Automatic translation of this blog page

Wednesday, January 19, 2011

Selasih obat kepala pusing, kedengkik, radang susu, bau badan

Selasih obat kepala pusing, kedengkik, radang susu, bau badan
Oleh Tarmizi, B.Sc., S.Pd

Selasih alias kemangi  (Ocimum Bassilcum L.). mempunyai nama yang berbeda di berbagai daerah.

Selasih
Selasih Eropa (Ocimum basilicum)
Selasih Eropa (Ocimum basilicum)
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Lamiales
Famili: Lamiaceae
Genus: Ocimum
Spesies
Terdapat 35 jenis, di antaranya
Ocimum americanum
Ocimum basilicum
Ocimum campechianum
Ocimum gratissimum
Ocimum kilimandscharicum
Ocimum tenuiflorum
Daun Selasih/Kemangi
     Kemangi atau selasih (Ocimum basilicum) famili Labiate, tumbuh berupa semak semusim. Daun yang bewarna hijau-ungu ini mirip daun ruku-ruku dan kumis kucing. Tinggi tanaman selasih sekitar 60 cm. Batangnya berkayu bulat, bercabang banyak.Daunnya tunggal berhadapan, bulat dengan ujung dan pangkal meruncing, tepinya bergerigi, berbulu. Pertulangan daunnya menyirip, bewarna hijau. Bunga majemuk berbentuk malai.Daun kemangi sering digunakan untuk bumbu penyedap pepes ikan, karena aromanya berfungsi menghilangkan bau amis ikan.
     Sebagai obat, daun kemangi berfungsi sebagai peluruh kentut, pelururh haid, peluruh ASI, obat demam, obat sariawan, obat mual.Zat aktif yang terkandung pada daun kemangi antara lain saponin, flavonoid, tanin, dan minyak atsiri. Khasiatnya sebagai antiseptik.
Kandungan dan khasiatnya
     Selasih (Ocimum basillicum Linn) oleh para peracik jamu dikenal dengan nama simplisia Lamiaceae Basilici Herba, yaitu herba Selasih
Familia
Kandungan kimia
Selasih (Ocimum basilicum L.) mengandung zat berkhasiat antara lain : 0simen, pinen. terpin hidrat, sineol, metil kavikol, linalol, anetol, eugenol, timol, kamfer
Kegunaan
Biji selasih digunakan untuk obat pereda, pelembut kulit, peluruh air seni, peluruh keringat, pencahar.
Daun selasih dipakai sebagai peluruh dahak/.obat batuk, pelurull haid, peluruh kentut, pencegah mual, penambah nafsu makan, pengelat, pengobatan pasca persalinan, penurun panas, pereda kejang.
Daun kemangi
Kemangi atau selasih (Ocimum basilicum) famili Labiatae, tumbuh berupa semak semusim. Tinggi tanaman sekitar 60 cm. Batangnya berkayu bulat, bercabang banyak. Warnanya ungu.
Daun tunggal berhadapan, bulat. Ujung dan pangkal daun runcing, tepi bergerigi, berbulu. Pertulangan daun menyirip, warnanya hijau. Bunga majemuk berbentuk malai.
Daun kemangi sering digunakan sebagai bumbu penyedap pepes ikan, Karena aromannya berfungsi menghilangkan bau amis ikan.
 Sebagai obat daun kemangi berfungsi sebagai peluruh kentut, peluruh obat haid, peluruh air susu ibu, demam, obat sariawan, obat mual.
Zat aktif yang terkandung pada daun kemangi adalah saponin, flavonoida, tanin, dan minyak atsiri. Khasiatnya sebagai antiseptik.
   Segenggam daun kemangi yang dimakan sebagai lalap bersama nasi hangat, selain berfungsi sebagai perangsang nafsu makan, juga berkhasiat menghilangkan bau keringat tak sedap.
Obat radang susu
   akarlah tiga genggam daun selasih untuk diambil abunya. Abu itu diremas dengan air garam sebanyak 2 sendok makan. Setelah itu ditempelkan pada bahagian yang sakit dua kali sehari
Kemangi (Ocilmum bacillicum)
Kedengkik ( Tubuh yang mengurus)
Penyakit ini adalah penyakit anak-anak. Tanda-tandanya:
1. Berat badan kian lama kian berkurang.
2. Kotoran keras
3. Buang air besar tidak teratur
4. Mata sayu
5. Perut gembung.
Obatnya sebagai di bawah ini.
·         Gilinglah seperempat genggam daun kemangi. Jika telah halus diseduh denga ½ cangkir air panas dan madu 2 sendok makan. Diberikan kepada si penderita selagi suam-suam kuku.
Obat Kepala pusing
·         Cucilah 50 lembar daun kemangi kemudian dikunyah perlahan-lahan. Bila telah lumat ditelan. Setelah itu cepat-cepat meneguk air hangat segelas. Obat itu boleh dipakai sampai dua kali dalam sehari.
Bau badan
·         Segenggam daun kemangi yang dimakan sebagai lalap bersama nasi hangat, selain berfungsi sebagai perangsang nafsu makan, juga berkhasiat menghilangkan bau badan.
·         Daun kemangi secukupnya dikonsumsi setiap hari.
 Pilih satu resep tersebut dan lakukan secara teratur 2 kali sehari. Tarmizi, BSc
Referensi:  Trubus No.315 (Febr.1996), Tanaman Obat Indonesia 1 & 2 (1985), Tumbuhan Berguna Indonesia 1, Penyembuhan dengan Tanaman Obat 2003, Ramuan sorga 1997.
Selasih, Obati Stres dan Gangguan Pernapasan
Senin, 23 November 2009 | 09:36 WIB
KOMPAS.com - Stres? Minum Selasih! Biji selasih, selain nikmat dibuat minuman juga menyehatkan. Seluruh bagian tanaman ini berkhasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit, baik fisik maupun psikis.

Pemanfaatan tanaman untuk pengobatan, di antaranya selasih, sudah dilakukan masyarakat India sejak 5.000 tahun lalu. Seperti diketahui, kondisi sehat menurut kebudayaan India adalah keseimbangan antara tubuh dan pikiran.

Membangun keseimbangan itulah, salah satu khasiat tanaman yang dalam bahasa setempat disebut tulasi, tulsi, surasa, vishnu-priya, atau krishnamu. Selasih (Ocinum basilicum Linn.) disebutkan dalam situs indianherb, juga sangat kuat untuk mengurangi stres.

Seefektif Obat
Meskipun belum ada studi klinis mengenai efek psikologis selasih pada manusia, namun sudah banyak yang membuktikan khasiatnya sebagai pereda stres. Sebuah laporan mengumumkan hasil penelitian yang menunjukkan khasiat tanaman yang mirip kemangi ini sebagai penurun hormon stres. Juga tercatat adanya kesembuhan stres secara cepat. Penelitian pada binatang yang menguatkan bahwa selasih memiliki efek yang sama dengan obat-obatan stimulan dan antidepresi.

Di Cincinnati, AS, tercatat banyak pasien stres yang  mengalami kesembuhan setelah mengkonsumsi selasih. Seorang konselor klinis, Dr. Barbara Hensley, membenarkan efek herbal ini pada sejumlah pasiennya. Sebelumnya mereka telah mencoba herbal lain dan tidak berefek apa-apa.

Kecemasan dan depresi berat yang dialami salah seorang pasien Dr. Hensley jauh berkurang setelah beberapa hari mengkonsumsi selasih. "Sekitar 6-8 bulan kemudian kondisi mereka masih baik dan bisa lebih mudah berkonsentrasi,"ujarnya. Dr. Hensley merasa sangat terkesan oleh para pasiennya, sehingga dia mulai tertarik untuk mengkonsumsinya. Ia pun mengakui keampuhan selasih, dan kini merasa lebih berenergi, tidak cepat lelah dan stresnya berkurang.

Tak dijelaskan kandungan apa yang ada dalam tanaman selasih yang berefek pada penurunan stres. Unsur fitokimia yang dipunyai selasih sangat banyak. Di seluruh tanaman mengandung minyak menguap yang terdiri dari ocimene, alpa-pipene, cineole, eucalyptole, linalool, geraniol, methylchavicol, eugenole, dan lainnya. Sedangkan bijinya mengandung planteose, asam lemak yaitu asam palmitat, oleat, stearat, dan linoleat.

Ditambahkan oleh ahli tanaman obat dari Malang, Ir. Wahyu Suprapto, selasih mengandung minyak atsiri, sehingga tidak boleh digunakan oleh penderita rematik, karena bisa menimbulkan nyeri. Yang menonjol, katanya, adalah kandungan zat basilicin yang dibutuhkan tubuh untuk mempertahankan vitamin C. Vitamin ini penting dalam setiap kegiatan yang dilakukan tubuh manusia.

Penurun Gula Darah
Ada berbagai macam penyakit lain yang sanggup dihadapi selasih. Dalam farmakologi Cina dinyatakan kalau seluruh herba ini bisa merangsang penyerapan (absorpsi), peluruh keringat (diaporetik), peluruh kencing (diuretik), menghilangkan sakit (analgesik), melancarkan peredaran darah dan membersihkan racun.

Kemampuan lainnya yakni membunuh kuman (antiseptik), peluruh angin (carminativa), mematangkan bisul (maturativa), radang lambung, pencahar, TBC, dan menghentikan kegugupan.

Teh daun selasih biasa diminum untuk menyembuhkan segala jenis batuk, demam malaria, gangguan pencernaan, penambah napsu makan dan tak enak badan. Baik pula untuk gangguan pernapasan, mual, nyeri haid, pengobatan pascapersalinan, pembersih dan penguat jantung. Bijinya bermanfaat untuk meredakan panas dalam dan pelembut kulit.

Sebagai antiradang selasih memiliki efektivitas sama seperti aspirin dan ibuprofen. Yang lebih menguntungkan, tidak seperti obat-obat itu, selasih tidak mengiritasi perut. Itu karena pada herba ini terdapat unsur yang mencegah perlukaan dalam tubuh yang disebabkan obat-obatan.

Suatu penelitian pada marmut membuktikan kalau ekstrak daun selasih berefek antialergi dan antibakteri. Sebagai antibakteri, ia aktif melawan staphlococcus aureus dan mycoplasma tuberculosis, serta jamur. Untuk pemakaian luar, selasih efektif sebagai penyembuh luka, kelainan kulit, juga merupakan obat antinyamuk yang ampuh.

Tanaman ini juga bisa untuk mencegah kanker dan mengurangi kolesterol. Pada Diabetes Mellitus, terutama yang non-insulin dependent (NID DM), selasih dapat menurunkan kadar gula darah serta melindungi sel dalam pankreas yang memproduksi insulin, dari kerusakan.

Penelitian secara acak pada tahun 1996 menunjukkan adanya penurunan kadar gula darah puasa dan setelah makan yang bermakna, pada pasien NID-DM. Menurut riset yang dilakukan pada tikus, kandungan ethanol dalam selasih berkhasiat menurunkan kadar gula darah. Temuan lain yang mengagumkan, ternyata selasih mampu melindungi jaringan dalam tubuh dari kerusakan akibat radiasi. @Endang Saptorini

Tumbuhan Obat

Followers