Automatic translation of this blog page
Showing posts with label pegagan. Show all posts
Showing posts with label pegagan. Show all posts
Thursday, October 20, 2011
Hasil Penelitian Daun Pegagan (Antanan)
Label:buku, artikel, foto, slide
Antanan,
Daun,
Hasil Penelitian,
pegagan
Monday, October 18, 2010
PENYEMBUHAN IMSOMNIA
PENYEMBUHAN IMSOMNIA
Oleh Tarmizi, B.Sc, S.Pd
Setiap orang memerlukan tidur, karena pada saat tidur terjadi mekanisme penyesuaian dan pemulihan serta periode Istirahat yang berfungsi membentuk energi. Kebutuhan tidur tiap orang berbeda. Pada usia menengah, kebutuhan tidur yang normal 6-7,5 jam perhari. Ada sebagian orang yang susah tidur dan jam tidurnya lebih pendek. Keadaan yang demikian disebut Imsomnia atau gangguan tidur.
Insomnia secara umum digolongkan atas 3 macam yaitu Transient Imsomnia, Short term Insomnia, Long term Insomnia. Beberapa gejala yang mewarnai Insomnia adalah kesulitan dalam memasuki tidur, sering terbangun ketika malam dan bangun terlalu pagi. Gejala kedua dan ketiga hampir selalu terjadi bersama-sama dan dikaitkan dengan kemungkinan penyebab yang sama serta umumnya terjadi pada orang yang lebih tua, sedangkan kesulitan dalam memasuki tidur umumnya tedapat pada anak muda.
Bentuk insomnia dapat bervarlasi, mulai darl tidur yang tidak tenang, sampai kurang tidur dan sama sekali tak dapat tidur pulas. Hal ini mempengaruhi prduktivitas kerja, kreativitas, kesehatan, bahkan perkawinan dan kehidupan bekeluarga.
Menurut dr. W.M Roan, Bagian Psikiatri -RS Ongko Mulyo, beberapa gangguan agak berat, biasanya mengganggu tidur. Lebih-lebih gangguan, mental seperti kecemasan, depresi, atau gangguan jiwa berat seperti psikosis dan skizofenia akan memberikan gejala pertama berupa insomnia.
Untuk gangguan depresi, insomnia timbul saat pagi hari (dini hari). Penderita akan terbangun sekitar pukul 2 3 dan sulit terlelap lagi. Bahaya depresi yang lebih dalam dapat menimbulkan perasaan penderita seperti terpencil, yang tak jarang sampai ingin bunuh diri.
Untuk gangguan cemas, insomnia itu timbul saat mau tidur. Penderita biasanya akan gelisah dan tidak dapat cepat terlelap. Padahal normalnya dalam waktu paling lama 30 menit telah tertidur.
Pada gangguan jiwa berat seperti psikosis dan skizofenia, penderita biasanya terbangun pada tengah malam antara pukul 12 01 dan tidak dapat tertidur lagi menjelang pagi. Ada kalanya sama sekali gelisah dan bermalam malam tak dapat tidur.
Dalam mengatasi gangguan insomnia perlu dilakukan evaluasi medis psiklatri terlebih dahulu, baru dapat ditentukan terapinya yang tepat. Namun ada juga ada hal yang menggembirakan, bahwa hampir semua jenis insomnia dapat diatasi.
Penyebab Imsomnia.
Insomnia sering kali disebabkan oleh faktor kejiwaan atau emosional, seperti kecemasan, kesusahan, atau kegembiraan yang berlebihan. Penyebab lain yang sering juga ditemui iaiah terlalu banyak berfikir, stress akibat beban pekerjaan, beberapa masalah pribadi, dan bisa juga karena ketidaknyamanan lingkungan.
Mimpi merupakan bagian normal dari tidur. Mimpi yang biasa tidak akan teringat lagi setelah bangun. Tetapi mimpi buruk, mimpi yang menakutkan, dan mimpi yang sangat mengesankan akan sering teringat. Mimpi tersebut dapat Juga berupa akibat perbuatan kita di masa lampau, atau ambisi yang berlebihan. Karena itu perlu diselidiki penyebab mimpi yang menyebabkan penderita lemas dan mengantuk setelah bangun esoknya.
Gangguan sulit tidur dapat disebabkan oleh stres, perubahan pola hidup, lingkungan yang ramai, penyakit, terlalu lelah, urat saraf lemah, pertambahan usia, dan lain lain.
Untuk menghindari sulit tidur, harus dilakukan hal hal sebagai berikut: biasakan tidur pada jam yang ditentukan secara rutin (mulai tidur pada waktu yang sama setiap hari), usahakan tidur di tempat tidur yang nyaman, hindari stres, dan sebagainya.
Jika seseorang sudah merasakan gejala sulit tidur (insomnia), hendaknya diperhatikan indikasi-indikasi yang lain untuk mengetahui pokok penyakit yang sebenarnya, karena sering kali sulit tidur ini merupakan tanda adanya suatu penyakit.
Sejak zaman dahulu masyarakat telah menggunakan cara dan obat tradisional untuk mengatasi imsomnia. Rakyat Amerika memakan sepiring bawang merah bakar untuk mengatasi imsomnia. Sedangkan di Indonesia beberapa tanaman dapat dimanfaatkan untuk mengatasinya, antara lain :
• Daun kankung, dapat dimasak tumis atau lalapan sebanyak kebutuhan 2 kali sehari.
• Buah pala, ditumbuk sampai halus kemudian diseduh dengan segelas air panas, setelah suam suam kuku baru diminum dan lakukan 2 kali sehari.
• Akar dan daun kaki kuda, masing masing 0,5 genggam direbus dengan gelas air den biarkan mendidih hingga tinggal 1 2 gelas, setelah dingin disaring dan diminum segelas 2 kali sehari.
• Daun sangket, sediakan 3 genggam dan direbus dengan air sebanyak 2 ember sampai mendidih. Air rebusan dipakai untuk mandi, lakukan 2 kali sehari.
• 1 buah pisang masak (dipotong-potong), havennuth secukupnya, dan 1 gelas susu direbus sebentar. Setelah agak dingin dimakan.
• 60 gram kaktus yang sudah dikupas kulitnya dipotong-potong kemudian direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Setelah itu, airnya diminum selagi hangat.
• Kangkung secukupnya dicuci bersih, direbus atau ditumis, kemudian dimakan.
Pilih satu resep tersedia dan lakukan secara teratur 2 kali sehari.
Hindari pel tidur
Oba tidur punya dampak berbahaya bagi kesehatan. Sebab obat tidur hanya mengobati pengaruh dan bukan mengobati penyebab insonmnianya. Si penderita mestinya berusaha mengatasi masalah yang dihadapi. Jika masalahnya adalah putus cinta misalnya, maka perbaikilah hubungan dengan sang pacar (kekasih), bukan malahan menelan obat tidur. Obat tidur dan obat penenang lainnya tak akan menyebabkan seseorang tertidur dengan nyenyak dan tidak membantu mengembalikan pola tidur yang alami.
Tidurlah yang wajar
Kita tak perlu risau dengan jumlah jam tidur, yang penting kita merasa segar setelah bangun. Tidur yang nyenyak di saat gelombang-gelombang otak seseorang menjadi lambat sangatlah penting. kalau kita tidak tidur selama beberapa hari, kita hanya perlu menggantinya 20% dari keseluruhan jumlah tidur kita.
Penelitian menunjukkan, seseorang hanya memerlukan tidur selama putus 12-24 jam untuk mengganti saat-saat hilangnya waktu tidur secara tiba-tiba.
Pengaruh Obat (withdrawal effects)
Pengaruh obat yang menimbulkan keaktifan seperti vitamin, pengaruh kopi, teh dan alkohol ikut berperan. Perubahan lingkungan juga dapat menimbulkan kesulitan tidur.
Pekerja shift malam banyak yang menderita insomnia. Rasa sakit atau penyakit seperti rematik dan infeksi sering direfleksikan dalam kesulitan fidur. Depresi sering didagnosa sebagai insomnia. Karena penderita kurang mampu mempertahankan tidur nyenyak. Gejala lain adalah menurunnya berat badan, kurang nafsu makan, kurang semangat, kehilangan minat terhadap hal-hal yang menarik.
Alkohol termasuk kategori zat depressan. Mula-mula ia menimbulkan rasa kantuk, namun setelah kadar alkohol dalam darah mulai menurun akan menghilangkan rasa kantuk tadi. http://tarmiziblog.blogspot.com
Referensi :
Tarmizi, Apakah Anda Terkena Insomnia? (Harian Singgalang, 19 08¬-1999) Padang.
Didik Sudijanto, Pengobatan Alternatif pada Insomnia, Panasea No.85, Juli 1994) Jakarta.
Prof.Hembing WK, “Penyembuhan dengan Tumbuhan Obat”, Komputindo, 2003, jkt.
Tarmizi, B.Sc, S.Pd
Oleh Tarmizi, B.Sc, S.Pd
Setiap orang memerlukan tidur, karena pada saat tidur terjadi mekanisme penyesuaian dan pemulihan serta periode Istirahat yang berfungsi membentuk energi. Kebutuhan tidur tiap orang berbeda. Pada usia menengah, kebutuhan tidur yang normal 6-7,5 jam perhari. Ada sebagian orang yang susah tidur dan jam tidurnya lebih pendek. Keadaan yang demikian disebut Imsomnia atau gangguan tidur.
Insomnia secara umum digolongkan atas 3 macam yaitu Transient Imsomnia, Short term Insomnia, Long term Insomnia. Beberapa gejala yang mewarnai Insomnia adalah kesulitan dalam memasuki tidur, sering terbangun ketika malam dan bangun terlalu pagi. Gejala kedua dan ketiga hampir selalu terjadi bersama-sama dan dikaitkan dengan kemungkinan penyebab yang sama serta umumnya terjadi pada orang yang lebih tua, sedangkan kesulitan dalam memasuki tidur umumnya tedapat pada anak muda.
Bentuk insomnia dapat bervarlasi, mulai darl tidur yang tidak tenang, sampai kurang tidur dan sama sekali tak dapat tidur pulas. Hal ini mempengaruhi prduktivitas kerja, kreativitas, kesehatan, bahkan perkawinan dan kehidupan bekeluarga.
Menurut dr. W.M Roan, Bagian Psikiatri -RS Ongko Mulyo, beberapa gangguan agak berat, biasanya mengganggu tidur. Lebih-lebih gangguan, mental seperti kecemasan, depresi, atau gangguan jiwa berat seperti psikosis dan skizofenia akan memberikan gejala pertama berupa insomnia.
Untuk gangguan depresi, insomnia timbul saat pagi hari (dini hari). Penderita akan terbangun sekitar pukul 2 3 dan sulit terlelap lagi. Bahaya depresi yang lebih dalam dapat menimbulkan perasaan penderita seperti terpencil, yang tak jarang sampai ingin bunuh diri.
Untuk gangguan cemas, insomnia itu timbul saat mau tidur. Penderita biasanya akan gelisah dan tidak dapat cepat terlelap. Padahal normalnya dalam waktu paling lama 30 menit telah tertidur.
Pada gangguan jiwa berat seperti psikosis dan skizofenia, penderita biasanya terbangun pada tengah malam antara pukul 12 01 dan tidak dapat tertidur lagi menjelang pagi. Ada kalanya sama sekali gelisah dan bermalam malam tak dapat tidur.
Dalam mengatasi gangguan insomnia perlu dilakukan evaluasi medis psiklatri terlebih dahulu, baru dapat ditentukan terapinya yang tepat. Namun ada juga ada hal yang menggembirakan, bahwa hampir semua jenis insomnia dapat diatasi.
Penyebab Imsomnia.
Insomnia sering kali disebabkan oleh faktor kejiwaan atau emosional, seperti kecemasan, kesusahan, atau kegembiraan yang berlebihan. Penyebab lain yang sering juga ditemui iaiah terlalu banyak berfikir, stress akibat beban pekerjaan, beberapa masalah pribadi, dan bisa juga karena ketidaknyamanan lingkungan.
Mimpi merupakan bagian normal dari tidur. Mimpi yang biasa tidak akan teringat lagi setelah bangun. Tetapi mimpi buruk, mimpi yang menakutkan, dan mimpi yang sangat mengesankan akan sering teringat. Mimpi tersebut dapat Juga berupa akibat perbuatan kita di masa lampau, atau ambisi yang berlebihan. Karena itu perlu diselidiki penyebab mimpi yang menyebabkan penderita lemas dan mengantuk setelah bangun esoknya.
Gangguan sulit tidur dapat disebabkan oleh stres, perubahan pola hidup, lingkungan yang ramai, penyakit, terlalu lelah, urat saraf lemah, pertambahan usia, dan lain lain.
Untuk menghindari sulit tidur, harus dilakukan hal hal sebagai berikut: biasakan tidur pada jam yang ditentukan secara rutin (mulai tidur pada waktu yang sama setiap hari), usahakan tidur di tempat tidur yang nyaman, hindari stres, dan sebagainya.
Jika seseorang sudah merasakan gejala sulit tidur (insomnia), hendaknya diperhatikan indikasi-indikasi yang lain untuk mengetahui pokok penyakit yang sebenarnya, karena sering kali sulit tidur ini merupakan tanda adanya suatu penyakit.
Sejak zaman dahulu masyarakat telah menggunakan cara dan obat tradisional untuk mengatasi imsomnia. Rakyat Amerika memakan sepiring bawang merah bakar untuk mengatasi imsomnia. Sedangkan di Indonesia beberapa tanaman dapat dimanfaatkan untuk mengatasinya, antara lain :
• Daun kankung, dapat dimasak tumis atau lalapan sebanyak kebutuhan 2 kali sehari.
• Buah pala, ditumbuk sampai halus kemudian diseduh dengan segelas air panas, setelah suam suam kuku baru diminum dan lakukan 2 kali sehari.
• Akar dan daun kaki kuda, masing masing 0,5 genggam direbus dengan gelas air den biarkan mendidih hingga tinggal 1 2 gelas, setelah dingin disaring dan diminum segelas 2 kali sehari.
• Daun sangket, sediakan 3 genggam dan direbus dengan air sebanyak 2 ember sampai mendidih. Air rebusan dipakai untuk mandi, lakukan 2 kali sehari.
• 1 buah pisang masak (dipotong-potong), havennuth secukupnya, dan 1 gelas susu direbus sebentar. Setelah agak dingin dimakan.
• 60 gram kaktus yang sudah dikupas kulitnya dipotong-potong kemudian direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Setelah itu, airnya diminum selagi hangat.
• Kangkung secukupnya dicuci bersih, direbus atau ditumis, kemudian dimakan.
Pilih satu resep tersedia dan lakukan secara teratur 2 kali sehari.
Hindari pel tidur
Oba tidur punya dampak berbahaya bagi kesehatan. Sebab obat tidur hanya mengobati pengaruh dan bukan mengobati penyebab insonmnianya. Si penderita mestinya berusaha mengatasi masalah yang dihadapi. Jika masalahnya adalah putus cinta misalnya, maka perbaikilah hubungan dengan sang pacar (kekasih), bukan malahan menelan obat tidur. Obat tidur dan obat penenang lainnya tak akan menyebabkan seseorang tertidur dengan nyenyak dan tidak membantu mengembalikan pola tidur yang alami.
Tidurlah yang wajar
Kita tak perlu risau dengan jumlah jam tidur, yang penting kita merasa segar setelah bangun. Tidur yang nyenyak di saat gelombang-gelombang otak seseorang menjadi lambat sangatlah penting. kalau kita tidak tidur selama beberapa hari, kita hanya perlu menggantinya 20% dari keseluruhan jumlah tidur kita.
Penelitian menunjukkan, seseorang hanya memerlukan tidur selama putus 12-24 jam untuk mengganti saat-saat hilangnya waktu tidur secara tiba-tiba.
Pengaruh Obat (withdrawal effects)
Pengaruh obat yang menimbulkan keaktifan seperti vitamin, pengaruh kopi, teh dan alkohol ikut berperan. Perubahan lingkungan juga dapat menimbulkan kesulitan tidur.
Pekerja shift malam banyak yang menderita insomnia. Rasa sakit atau penyakit seperti rematik dan infeksi sering direfleksikan dalam kesulitan fidur. Depresi sering didagnosa sebagai insomnia. Karena penderita kurang mampu mempertahankan tidur nyenyak. Gejala lain adalah menurunnya berat badan, kurang nafsu makan, kurang semangat, kehilangan minat terhadap hal-hal yang menarik.
Alkohol termasuk kategori zat depressan. Mula-mula ia menimbulkan rasa kantuk, namun setelah kadar alkohol dalam darah mulai menurun akan menghilangkan rasa kantuk tadi. http://tarmiziblog.blogspot.com
Referensi :
Tarmizi, Apakah Anda Terkena Insomnia? (Harian Singgalang, 19 08¬-1999) Padang.
Didik Sudijanto, Pengobatan Alternatif pada Insomnia, Panasea No.85, Juli 1994) Jakarta.
Prof.Hembing WK, “Penyembuhan dengan Tumbuhan Obat”, Komputindo, 2003, jkt.
Tarmizi, B.Sc, S.Pd
Hepatitis dan Ramuan Tradisional
Mengenal Vaksinasi Hepatitis dan Ramuan Tradisional
Beberapa tahun belakangan ini banyak media massa yang memberitakan tentang banyaknya peradangan hati yang bersifat akut yang menyerang masyarakat dunia umumnya dan Indonesia umumnya.
Hepatitis
Hepatitis yaitu peradangan pada hati. Gejalanya adalah lemah, otot dan sendi sakit, sakit kepala, nafsu makan berkurang, sariawan, pusing, muntah-muntah, demam, air kencing keruh, kulit dan putih mata bewarna kuning, serta kelenjar getah bening bengkak. Hepatitis disebabkan oleh virus.
Hati merupakan salah satu alat tubuh yang paling besar adalah pusat dari metabolisme tubuh. Dalam hati terjadi proses sintesa, modifikasi, penyimpanan, pemecahan serta berbagai ekskresi dari berbagai zat yang dibutuhkan untuk hidup. Secara garis besarnya, fungsi hati dapat dibagi menjadi 4 macam, yaitu:
1. Fungsi vaskuler, yaitu menimbun dan melakukan filtrasi (penyaringan) darah.
2. Fungsi ekskretorik, yaitu membentuk empedu dan mengekskresi kannya ke dalam usus. Hati mengekskresikan zat-zat yang berasal dari dalam sel hati misalnya bilirubin, kolesterol, garam empedu dan zat lain ke dalam empedu. Disamping itu ke dalam empedu juga diekskresikan zat-zat yang berasal dari luar tubuh, misalnya logam-logam berat, zat-zat tertentu dan sebagainya.
3. Fungsi metabolik, yaitu melakukan metabolisme karbohidrat, protein, lemak,vitamin dan juga untuk produksi tenaga.
4. Fungsi pertahanan tubuh, dimana hati dapat melakukan detoksifikasi (penawar racun) dari bahan-bahan yang mengandung racun dengan jalan konyugasi, reduksi, oksidasi, hidroksilasi dan lain-lain.
Peradangan hati bisa terjadi karena berjenis-jenis infeksi dari virus, parasit, gangguan peredaran darah, terbentuknya batu dalam saluran empedu, kerusakan karena zat beracun dan bermacam-macam tumor. Peradangan hati yang bersifat akut dikenal dengan istilah hepatitis. Penyebab hepatitis ada beberapa macam seperti adanya infeksi pada sel hati yang disebabkan oleh virus. atau keracunan hati akibat zat-zat racun, seperti karbon tetra klorida (CCl4), klorpromozin dan dan zat lain yang biasa digunakan sebagai campuran obat atau dipakai dalam suatu industri.
Salah satu jenis hepatitis yang paling berat adalah hepatitis B yang disebabkan oleh virus hepatitis b (HBV).
VAKSIN HEPATITIS
Hepatitis adalah penyakit infeksi akut dengan gejala utama berhubungan erat dengan adanya kerusakan jaringan hati. Biasanya penyakit ini disebabkan oleh virus yaitu virus hepatitis A, B, C dan virus-virus lain. Seseorang bila sudah pernah terkena penyakit hepatitis, tubuhnya alkan melakukan perlawanan dengan menghasilkan antibodi. Ada juga pada kondisi tertentu tubuh tidak dapat membentuk antibodi.
Jadi apabila Anda dari hasil laboratorium dan dokter mengatakan tidak perlu vaksinasi, berati liter antibodi Anda cukup saat ini. Biasanya antibodi tersebut bertahan 3-5 tahun. Jadi, tidak semua orang yang pernah terkena hepatitis tidak perlu vaksinasi, hal tersebut tergantung tinggi rendahnya liter antibodi yang diperoleh.
Hepatitis A atau Hepatitis Infectiosa dengan Hepatitis B atau Hepatitis serum jelas ada perbedaan, antara lain:
1. Gejala: Pada hepatitis A gejala pada umumnya adalah mendadak demam tinggi. Sedangkan pada hepatitis B, demam perlahan-lahan.
2. Cara Penularan: Hepatitis A ditularkan melalui mulut dan darah. Sedangkan hepatitis B melalul darah.
3. Virus: Pada hepatitis A virus ditemukan dalam darah dan kotoran, sedangkan pada hepatitis B selain dalam darah virus juga ditemukan pada cairan tubuh seperti ludah dan keringat. Dengan demikian penularan melalui alat makan penderita kalau sudah bersih tentu saja tidak menular.
4. Masa Inkubasi: Membedakan keduanya bila hanya dari gejala saja memang agak sulit dibedakan, tetapi bisa dibedakan juga dari masa inkubasinya. Hepatitis A adalah 4 minggu, sedangkan hepatitis B 9 minggu.
Perbedaan lain adalah pencegahan dengan imunoglobulin pada hepatitis A memberi pengaruh yang baik sedangkan hepatitis B masih diragukan kegunaannya. (Dr Tati Hermes Kiemas, 2004)
Gejala
Untuk mengenal gejalanya kita lihat contoh kasus berikut. Dwi Cahyono berusia 23 tahun di Tulungagung dan telah menderita hepatilis B selama 3 tahun. Akhir-akhir ini staminanya menurun, mengantuk, dan sakit pinggang saat jongkok atau duduk.
Obat tradisional
Penyakit hepatitis B untuk sembuh harus berobat teratur dan telili, serta berpantangan makan ikan, makanan berlemak (jeroan, goregan). Hindari minuman beralkohol, kopi, dan teh kental. Berikut kombinasi resep yang dapat digunakan.
Pengobatan secara tradisional
Sebagai pengobatan alternatif, dapat dicoba ramuan tradisional berikut ini.
• 60 gram daun serut (mirten) segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian diminum selagi hangat.
• 30 gram akar sawi tanah dan 30 gram temu lawak yang sudah diiris-iris direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat. (Hembing, 2003)
• 25 gram temu lawak, 25 gram kunyit, dan 30 gram empedu tanah (papaitan/sambiloto) direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian air rebusannya diminum selagi hangat.
• 25 gram bangle dan 15 gram temu lawak (diiris-iris) direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu diminum selagi hangat.
• 60 gram akar bunga tasbih segar direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.
• 15 gram batang bugenvil direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian diminum selagi hangat. (Tarmizi, 1997)
• Temulawak tua sebesar telur itik 1 rimpang, sidukung anak (meniran) 3 batang dengan akarnya. Temulawak dikupas, diris tipis dan meniran dicuci bersih. dicampur keduanya dan direbus dengan 5 gelas air hingga tersisa 3 gelas. Ramuan diminum ¾ gelas, lakukan 3 kali sehari (pagi, siang dan sore).(R. Broto Sudibyo, 2002)
• Daun kaki kuda (pegagan) 1 genggam, daun empedu tanah segar (sambiloto) 11 lembar, daun sendok 7 lembar. Semua bahan dicuci bersih dan direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 ½ gelas. Ramuan diminum ¾ gelas, lakukan 1 kali sehari sebelum tidur malam.
Pilih satu resep dan lakukan secara teratur 2 kali sehari, jika telah sampai1 kiur (10-12 hari), pengobatan dihentikan selama 3 hari. Setelah itu pengobatan boleh dilanjutkan lagi. Untuk sembuh perlu berobat rutin dan berpantangan makan ikan, makanan berlemak (jeroan, gorengan). Hindari minuman beralkohol, kopi dan teh kental. Selamat mencoba semoga sembuh! (Tarmizi, BSc, SPd/ Universitas Negeri Padang)
Referensi: 1) Drs. Djoko Hargono, "Tanaman Obat Indonesia Jilid I & II," 1985, Dirjen Pengawasan Obat dan Makanan - Depkes RI. Jakarta.; 2) Dra. H.Cir," Obat-obat Peninggalan Nenek Moyang," 1982, Ikhwan Jakarta.; 3) Dra. Balkiah S & Anawati," Aneka Resep Obat Kuno Warisan Nenek Moyang," Anugerah Surabaya.; 4) DJoko Hargono"Khasiat Daun Kelor," (Majalah Trubus No. 242,1990. Yayasan sosial Tani Membangun, jakarta.; 5) Prof. Hembing WK, Penyembuhan dengan Tanaman Obat, Komputindo, Jakarta, 2003.; 6) Marah Maradjo & Ir.Saleh Widodo," Flora Indonesia, Tanaman Rempah-rempah," 1985, PT Gita Citra, Jakarta.7) R. Broto Sudibyo, Trubus No 392, 2002). 8) Dr Tati Hermes Kiemas, Sartika no. 018, Mei 2004)
Beberapa tahun belakangan ini banyak media massa yang memberitakan tentang banyaknya peradangan hati yang bersifat akut yang menyerang masyarakat dunia umumnya dan Indonesia umumnya.
Hepatitis
Hepatitis yaitu peradangan pada hati. Gejalanya adalah lemah, otot dan sendi sakit, sakit kepala, nafsu makan berkurang, sariawan, pusing, muntah-muntah, demam, air kencing keruh, kulit dan putih mata bewarna kuning, serta kelenjar getah bening bengkak. Hepatitis disebabkan oleh virus.
Hati merupakan salah satu alat tubuh yang paling besar adalah pusat dari metabolisme tubuh. Dalam hati terjadi proses sintesa, modifikasi, penyimpanan, pemecahan serta berbagai ekskresi dari berbagai zat yang dibutuhkan untuk hidup. Secara garis besarnya, fungsi hati dapat dibagi menjadi 4 macam, yaitu:
1. Fungsi vaskuler, yaitu menimbun dan melakukan filtrasi (penyaringan) darah.
2. Fungsi ekskretorik, yaitu membentuk empedu dan mengekskresi kannya ke dalam usus. Hati mengekskresikan zat-zat yang berasal dari dalam sel hati misalnya bilirubin, kolesterol, garam empedu dan zat lain ke dalam empedu. Disamping itu ke dalam empedu juga diekskresikan zat-zat yang berasal dari luar tubuh, misalnya logam-logam berat, zat-zat tertentu dan sebagainya.
3. Fungsi metabolik, yaitu melakukan metabolisme karbohidrat, protein, lemak,vitamin dan juga untuk produksi tenaga.
4. Fungsi pertahanan tubuh, dimana hati dapat melakukan detoksifikasi (penawar racun) dari bahan-bahan yang mengandung racun dengan jalan konyugasi, reduksi, oksidasi, hidroksilasi dan lain-lain.
Peradangan hati bisa terjadi karena berjenis-jenis infeksi dari virus, parasit, gangguan peredaran darah, terbentuknya batu dalam saluran empedu, kerusakan karena zat beracun dan bermacam-macam tumor. Peradangan hati yang bersifat akut dikenal dengan istilah hepatitis. Penyebab hepatitis ada beberapa macam seperti adanya infeksi pada sel hati yang disebabkan oleh virus. atau keracunan hati akibat zat-zat racun, seperti karbon tetra klorida (CCl4), klorpromozin dan dan zat lain yang biasa digunakan sebagai campuran obat atau dipakai dalam suatu industri.
Salah satu jenis hepatitis yang paling berat adalah hepatitis B yang disebabkan oleh virus hepatitis b (HBV).
VAKSIN HEPATITIS
Hepatitis adalah penyakit infeksi akut dengan gejala utama berhubungan erat dengan adanya kerusakan jaringan hati. Biasanya penyakit ini disebabkan oleh virus yaitu virus hepatitis A, B, C dan virus-virus lain. Seseorang bila sudah pernah terkena penyakit hepatitis, tubuhnya alkan melakukan perlawanan dengan menghasilkan antibodi. Ada juga pada kondisi tertentu tubuh tidak dapat membentuk antibodi.
Jadi apabila Anda dari hasil laboratorium dan dokter mengatakan tidak perlu vaksinasi, berati liter antibodi Anda cukup saat ini. Biasanya antibodi tersebut bertahan 3-5 tahun. Jadi, tidak semua orang yang pernah terkena hepatitis tidak perlu vaksinasi, hal tersebut tergantung tinggi rendahnya liter antibodi yang diperoleh.
Hepatitis A atau Hepatitis Infectiosa dengan Hepatitis B atau Hepatitis serum jelas ada perbedaan, antara lain:
1. Gejala: Pada hepatitis A gejala pada umumnya adalah mendadak demam tinggi. Sedangkan pada hepatitis B, demam perlahan-lahan.
2. Cara Penularan: Hepatitis A ditularkan melalui mulut dan darah. Sedangkan hepatitis B melalul darah.
3. Virus: Pada hepatitis A virus ditemukan dalam darah dan kotoran, sedangkan pada hepatitis B selain dalam darah virus juga ditemukan pada cairan tubuh seperti ludah dan keringat. Dengan demikian penularan melalui alat makan penderita kalau sudah bersih tentu saja tidak menular.
4. Masa Inkubasi: Membedakan keduanya bila hanya dari gejala saja memang agak sulit dibedakan, tetapi bisa dibedakan juga dari masa inkubasinya. Hepatitis A adalah 4 minggu, sedangkan hepatitis B 9 minggu.
Perbedaan lain adalah pencegahan dengan imunoglobulin pada hepatitis A memberi pengaruh yang baik sedangkan hepatitis B masih diragukan kegunaannya. (Dr Tati Hermes Kiemas, 2004)
Gejala
Untuk mengenal gejalanya kita lihat contoh kasus berikut. Dwi Cahyono berusia 23 tahun di Tulungagung dan telah menderita hepatilis B selama 3 tahun. Akhir-akhir ini staminanya menurun, mengantuk, dan sakit pinggang saat jongkok atau duduk.
Obat tradisional
Penyakit hepatitis B untuk sembuh harus berobat teratur dan telili, serta berpantangan makan ikan, makanan berlemak (jeroan, goregan). Hindari minuman beralkohol, kopi, dan teh kental. Berikut kombinasi resep yang dapat digunakan.
Pengobatan secara tradisional
Sebagai pengobatan alternatif, dapat dicoba ramuan tradisional berikut ini.
• 60 gram daun serut (mirten) segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian diminum selagi hangat.
• 30 gram akar sawi tanah dan 30 gram temu lawak yang sudah diiris-iris direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat. (Hembing, 2003)
• 25 gram temu lawak, 25 gram kunyit, dan 30 gram empedu tanah (papaitan/sambiloto) direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian air rebusannya diminum selagi hangat.
• 25 gram bangle dan 15 gram temu lawak (diiris-iris) direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu diminum selagi hangat.
• 60 gram akar bunga tasbih segar direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.
• 15 gram batang bugenvil direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian diminum selagi hangat. (Tarmizi, 1997)
• Temulawak tua sebesar telur itik 1 rimpang, sidukung anak (meniran) 3 batang dengan akarnya. Temulawak dikupas, diris tipis dan meniran dicuci bersih. dicampur keduanya dan direbus dengan 5 gelas air hingga tersisa 3 gelas. Ramuan diminum ¾ gelas, lakukan 3 kali sehari (pagi, siang dan sore).(R. Broto Sudibyo, 2002)
• Daun kaki kuda (pegagan) 1 genggam, daun empedu tanah segar (sambiloto) 11 lembar, daun sendok 7 lembar. Semua bahan dicuci bersih dan direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 ½ gelas. Ramuan diminum ¾ gelas, lakukan 1 kali sehari sebelum tidur malam.
Pilih satu resep dan lakukan secara teratur 2 kali sehari, jika telah sampai1 kiur (10-12 hari), pengobatan dihentikan selama 3 hari. Setelah itu pengobatan boleh dilanjutkan lagi. Untuk sembuh perlu berobat rutin dan berpantangan makan ikan, makanan berlemak (jeroan, gorengan). Hindari minuman beralkohol, kopi dan teh kental. Selamat mencoba semoga sembuh! (Tarmizi, BSc, SPd/ Universitas Negeri Padang)
Referensi: 1) Drs. Djoko Hargono, "Tanaman Obat Indonesia Jilid I & II," 1985, Dirjen Pengawasan Obat dan Makanan - Depkes RI. Jakarta.; 2) Dra. H.Cir," Obat-obat Peninggalan Nenek Moyang," 1982, Ikhwan Jakarta.; 3) Dra. Balkiah S & Anawati," Aneka Resep Obat Kuno Warisan Nenek Moyang," Anugerah Surabaya.; 4) DJoko Hargono"Khasiat Daun Kelor," (Majalah Trubus No. 242,1990. Yayasan sosial Tani Membangun, jakarta.; 5) Prof. Hembing WK, Penyembuhan dengan Tanaman Obat, Komputindo, Jakarta, 2003.; 6) Marah Maradjo & Ir.Saleh Widodo," Flora Indonesia, Tanaman Rempah-rempah," 1985, PT Gita Citra, Jakarta.7) R. Broto Sudibyo, Trubus No 392, 2002). 8) Dr Tati Hermes Kiemas, Sartika no. 018, Mei 2004)
Subscribe to:
Posts (Atom)
Entri Populer Pekan Ini
Link dalam Blog ini
| Buku & Artikel | Riset/Penelitian | Labor | Galery Foto |
| Buku Praktik Kimia | | Foto Kegiatan laboratorium Video dan Slide |