Search This Blog

Loading...

Automatic translation of this blog page

Thursday, March 11, 2010

EMPEDU TANAH (Ampadu tanah, papaitan)


EMPEDU TANAH OBAT RADANG TENGGOROK, SINUSITIS, AMANDEL, MAAG, USUS BUNTU TYFUS, DAN DEMAM BERDARAH
Oleh Tarmizi, B.Sc, S.Pd



Radang Tenggorokan
Penderita radang tenggorokan akan merasakan sakit saat menelan, suara serak, batuk, sakit pada otot dan sendi, mengeluarkan ingus, dan mulut berbau kurang sedap. Sebagai akibat dari radang tenggorokan dapat pula muncul gejala-gejala seperti pembengkakan kelenjar getah bening di leher, demam, sakit kepala, nyeri perut, muntah-muntah, dan lain-lain.
Radang pada tenggorokan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri streptococcus. Radang tenggorokan lebih banyak dialami oleh orang yang tinggal di tenipat yang banyak terdapat debu, mengkonsumsi alkohol, batuk dalam waktu lania, alergi, pengcrunaan suara yang berlebihan, dan lain-lain.
Pengobatan:
• 30 gram empedu tanah/ sambiloto segar atau 15 gram empedu tanah/ sambiloto kering direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Air rebusannya diminum selagi hangat. lakukan secara teratur 2 kali sehari.
Sinusitis
Sinusitis adalah radang yang terjadi pada sinus (rongga pada organ kepala). Terdapat beberapa sinus di daerah kepala, namun sinusitis umumnya menyerang rongga pada dahi di atas kedua mata dan rongga rahang atas yang terletak di bawah hidung. Sinusitis menimbulkan gejala sakit kepala, nyeri pada pipi, sakit tenggorokan, batuk-batuk, bernanah sehingga menimbulkan bau napas yang tidak sedap.
Sinus dilapisi oleh selaput yang menghasilkan lendir yang berfungsi melindungi alat pernapasan agar tidak kekeringan. Saat kondisi tubuh normal, lendir sinus akan mengalir keluar masuk tanpa hambatan. Saat flu atau alergi, sinus menjadi mampat, schingga bakteri dan virus dapat berkumpul di sini, dan jika tidak segera diatasi akan menjadi infeksi.
Pengobatan:
• 30 gram empedu tanah/ sambiloto segar dijus lalu diteteskan ke lubang hidung sebanyak 3 tetesan. lakukan secara teratur 2 kali sehari.
Radang Amandel/Tonsil
Amandel/tonsil adalah dua tonjolan daging kecil yang terletak pada kerongkongan di kanan dan kiri tekak, di belakang kedua ujung lipatan belakang mulut. Tonsil berfungsi Untuk membuat trombosit, yaitu sejenis sel darah putih yang bertugas membunuh kuman yang masuk ke dalam tubuh melalui mulut.
Peradangan yang terjadi pada tonsil disebabkan oleli kuman dan virus yang masuk melalui mulut sehingga menyebabkan amandel membengkak dan merah serta gatal, sakit pada kerongkongan, sakit saat menelan, demam, sakit kepala, muntah, sakit perut, lemas, dan tidak bersemangat. Jika pembengkakan sudah terlalu besar, akan menyatu dan dapat menghalangi jalan pernapasan.
Pengobatan:
• 30 gram empedu tanah/ sambiloto segar dan 10 lembar daun cocor bebek segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Setelah disaring, gunakan airnya untuk berkumur-kumur.
Radang Lambung /Maag
Maag merupakan iritasi atau infeksi yang menyebabkan dinding lambung menjadi merah, bengkak, berdarah, dan berparut.
Tukak lambung/peptic ulcer merupakan luka yang terjadi pada lapisan mukosa usofagus bagian bawah, lambung, dan usus. Gejala yang mengawali tukak lambung adalah rasa perih yang menggigi-gigit pada perut bagian atas.
Maag disebabkan pola makan yang tidak teratur dan jenis bahan makanan yang kurang baik. Kebiasaan mengkonsumsi bahan makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin juga dapat menimbulkan peradangan pada lambung. Beberapa hal yang dapat menyebabkan iritasi lambung adalah: alkohol, obat-obatan tertentu yang dapat mengiritasi lambung, kafein, dan lain-lain.
Rasa perih juga terasa saat perut kosong dan biasanya mereda setelah menelan makanan. Selain itu, dapat juga akibat setelah mengkonsumsi makanan yang merangsang sekresi lambung, seperti: makanan yang masam, makanan yang pedas, alkohol, dan lain-lain.
Pengobatan:
• 30 gram empedu tanah/ sambiloto, daun lidah buaya secukupnya (dikupas dan dipotong potong), 15 gram adas, dan 10 gram jahe direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat. lakukan secara teratur 2 kali sehari.
Radang Usus Buntu
Gejala yang menyertai radang usus buntu adalah rasa nyeri atau kram di sekeliling pusar atau bagian atas perut, hilangnya nafsu makan, mual, dan muntah, yang kemudian akan berlanjut dengan timbulnya rasa nyeri yang hebat di bagian kanan bawah perut. Pada kejadian yang parah, radang usus buntu akan menimbulkan pecahnya usus buntu sehingga bakteri akan terlepas ke dalam rongga perut dan menimbulkan radang selaput perut.
Radang usus buntu dapat disebabkan oleh penyumbatan, biji, buah, atau unsur lain dalam makanan.
herba  empedu tanah berbunga putih

Pengobatan:
Pada serangan awal radang usus buntu dapat digunakan resep tradisional, namun sebaiknya diatasi melalui operasi untuk membuang usus buntu yang terinfeksi.
• 30 gram empedu tanah/ sambiloto dan daun lidah buava secukupnya (dikupas kulit luarnya) direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat. lakukan secara teratur 2 kali sehari.
Tifus (Typus Abdominalis)
Tifus atau disebut juga typus abdominalis merupakan penyakit menular yang menyerang bagian usus. Biasanya ditandai dengan gejala awal seperti panas yang semakin lama semakin tinggi, lesu, sakit kepala, tidak nafsu makan, keluar darah dari hidung, pegal pada bagian pinggang, buang air besar tidak teratur, dan gejala yang paling menonjol adalah demam dan sakit perut.
Typus abdminalis disebabkan oleh bakteri Salmonella typhy yang menyerang usus sehingga terjadi luka pada usus.
Pengobatan:
• 30 gram empedu tanah/ sambiloto direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat. lakukan secara teratur 2 x sehari.
Demam Berdarah
Gejala dari demam berdarah adalah demam yang terjadi secara tiba-tiba, sakit perut, batuk, kerongkongan sakit, dan sesak napas. Pada kulit penderita timbul bintik-bintik merah Yang kadang kala diikuti dengan berak darah, perdarahan dari hidung, dan perdarahan pada bagian putih mata.
Demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dengan perantaraan nyamuk aedes aegypti dan Aedes albopictus.
Pengobatan:
• Jika demam tinggi: 60 gram daun empedu tanah/ sambiloto direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian disaring dan diminum selagi hangat. lakukan secara teratur 2 x sehari.
EMPEDU TANAH OBAT MALARIA, RADANG SENDI, INFEKSI GINJAL, SALURAN KENCING, KANDUNG EMPEDU, PAYUDARA, JERAWAT, DAN MATA MERAH
Oleh Tarmizi, B.Sc

Malaria
Malaria merupakan penyakit mewabah, yang biasanya diawali dengan gejala sakit kepala, lesu diikuti demam tinggi dan menggigil, serta keluar banyak keringat.
Malaria disebabkan oleh protozoa dari jenis plasmodium lewat perantaraan gigitan nyamuk awpheles sp. Empat jenis plasmodium Penyebab malaria adalah plasmodium falcifaritm menyebabkan malaria tropika, plasmodium vivax menyebabkan malaria tertiana, plasmodium ovale menyebabkan malaria ovale, dan plasmodium malariv yang menyebabkan malaria kuartana. Demam dan sakit kepalit yang dirasakan disebabkan oleh darah merah yang pecah setelah parasit menjadi banyak. Pelepasan Protozoa dalam darah ini menyebabkan demam yang terjadi secara periodik.
Pengobatan:
• 30 gram daun empedu tanah/ sambiloto direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc air, kemudian airnya diminum selagi hangat. lakukan secara teratur 2 kali sehari.
Radang Sendi (Artritis)
Radang sendi merupakan gangguan yang biasa terjadi pada orang tua yang disebabkan oleh proses menua. Pada osteoarthritis sendi-sendi kehilangan pembungkus halus kartilago atau terdapat pertumbuhan tulang di sekitar sendi, sehingga mengganggu gerakan dan menimbulkan rasa sakit.
Pada artritis jenis artritis reatoid, terjadi peradangan pada persendian sehingga persendian menjadi bengkak dan sakit. lika tidak segera teratasi, dapat terjadi kelainan bentuk, terutama pada jari-jari dan tangan. Artritis jenis ini gejalanya adalah rasa lelah, berat badan turun, kulit sembap, sendi berwarna merah dan peka terhadap sentuhan, kaku dan sakit pada persendian yang biasanya juga disertai perasaan dingin yang disebabkan oleh gangguan sirkulasi darah.
Artritis umumnya disebabkan oleh proses menua, namun dapat juga disebabkan oleh kecelakaan dan kelebihan berat badan.
Pengobatan:
• 30 gram empedu tanah/ sambiloto dan 30 gram temu lawak direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat. lakukan secara teratur 2 kali sehari.
Infeksi Ginjal
Infeksi ginjal hampir selalu dimulai dengan infeksi saluran kencing bagian bawah. Jika salah satu ginjal yang terinfeksi, gejala yang menyertainya adalah rasa sakit berada di satu sisi, meluas hingga ke pangkal paha. Namun jika yang terinfeksi kedua ginjal, rasa sakit terasa di kedua sisi pinggang.
Jika salah satu ginjal yang terinfeksi, gejala yang menyertainya adalah rasa sakit berada di satu. sisi, meluas hingga ke pangkal paha. Namun jika yang terinfeksi kedua ginjal, rasa sakit terasa di kedua sisi pinggang.kristal yang disebut sebagai batu ginjal,
Pengobatan:
• 30 gram empedu tanah/ sambiloto dan 50 gram akar alang-alang direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian air rebusannya diminum selagi hangat. lakukan secara teratur 2 kali sehari
Radang Saluran Kencing
Gejala radang saluran kenchig adalah rasa nyeri setiap kali buang air kecil dan frekuensi buang air kecil meningkat (anyanganyangan).
Radang saluran kencing terjadi karena masuknya bakteri ke dalam saluran kencing (uretra) melalui Hang vagina. Radang saluran kencing lebih banyak menyerang wanita karena pada wanita jarak antara anus dan pretra begitu dekat sehingga bakteri mudah sekali menyeberang dari anus menuju uretra melalui liang vagina dan menimbulkan infeksi.
Pengobatan:
• 30 gram empedu tanah/ sambiloto, 30 gram daun kumis kucing, dan 30 gram daun sendok direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat. lakukan secara teratur 2 kali sehari, jika telah sampai 10-12 hari, pengobatan dihentikan selama 3 hari, kemudian boleh dilanjutkan lagi.
Radang Kandung Empedu
Gejala pada radang kantung empedu adalah rasa sangat sakit yang hilang-timbul pada sebelah kanan atas perut, yang kemudian menialar ke bahu kanan.
Radang empedu biasanya diawali oleh batu empedu yang kemudian menyebabkan iritasi pada dinding kantung empedu, yang kemudian menyebabkan infeksi. Bila hal ini tidak teratasi, akan menyebabkan kantung empedu tidak berfungsi dengan baik.
Pengobatan:
• 30 gram empedu tanah/ sambiloto segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc,disaring dan kemudian airnya diminum selagi hangat.
Radang Payudara (Mastitis)
Radang payudara merupakan hal yang banyak terjadi pada ibu nenyusui. Gejala yang menyertai radang payudara adalah rasa lakit pada. salah satu payudara dan payudara menjadi bengkak.
Jika hal ini tidak segera diatasi, payudara akan tampak berwarna keunguan dan terasa sakit sekali.
Radang payudara dapat terjadi karena tersumbatnya saluran susu akibat pengosongan yang tidak tuntas sehingga. air susu mengalir kembali ke saluran-saluran susu.
Pengobatan:
• 30 gram empedu tanah/ sambiloto, 30 gram daun dewa, dan 15 gram tapak dara direbus dengan 1 liter air hingga tersisa ½ liter, kemudian airnya diminum selagi hangat.
jerawat (Acne)
jerawat nierupakan peradangan yang disertai sumbatan pada kelenjar minyak kulit sehingga minyak di kulit tidak dapat keluar, nfenggumpal di dalam saluran, membengkak, dan terkadang disertai timbulnya nanah. Jerawat merdpakan gangguan umum yang sering terjadi pada kulit, terutama kulit muka. Meski jerawat biasa muncul pada remaja, golongan usia yang lain juga dapat terkena jerawat.
Jerawat yang timbul pada remaja disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon yang menyebabkan pengeluaran kelenjar minyak yang berlebihan yang kemudian mengeras dan menyumbat saluran.
Pengobatan:
• 30 gram empedu tanah/ sambiloto, 30 gram daun dewa, dan 15 gram tapak dara direbus dengan 1 liter air hingga tersisa ½ liter, kemudian airnya diminum selagi hangat.
Mata Merah
Mata merah merupakan gejala adanya peradangan pada membran halus yang berbatasan dengan pelupuk mata (konjungtiva). Gejala awal dari radang mata adalah rasa terbakar dan gatal pada mata. Bagian putih mata menjadi kemerahan dan mata mengeluarkan banyak cairan. Pada kondisi tertentu, lama kelamaan air mata akan bercampur dengan nanah sehingga bulu mata menjadi lengket.
Radang mata kadang kala bersifat sangat menular dan dapat berjangkit secara epidemis. Meskipun gangguan ini tidak berbahaya, jika tidak segera teratasi akan mengakibatkan peradangan kronis yang dapat merusak saraf mata.
Radang mata dapat disebabkan oleh masuknya debu atau
benda asing lain ke dalam mata atau dapat juga disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus.
Pengobatan:
• 30 gram empedu tanah/ sambiloto direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Tunggu sampai airnya hangat, kemudian diminum. lakukan secara teratur 2 kali sehari (Tarmizi di Laboratorium Kimia Organik Universitas Negeri Padang 2004).
Ramuan lainnya


SAMBILOTO (Andrographis paniculata) | Tanaman termasuk familia Acanthaceae. Tanaman sering ditemukan tumbuh liar di tempat terbuka, seperti tepi jalan, ladang, atau tanah kosong yang terbengkelai, juga di pekarangan. Daerah penyebarannya dari dataran rendah sampai ketinggian 700 m di atas permukaan laut.
Untuk pengembangbiakannya cukup mudah, petik buah yang sudah tua, ambil bijinya, dan semaikan.

Nama lain :

papaitan (Sumatera), ki oray, ki peurat, ki ular, takilo, bidara, sadilata, sambilata, takila (Jawa)

Tanaman ini mengandung :

Laktone: deoxy-andrographolide, andrographolide, 14-deoxy-11, neoandrographolide, 12-didehydroandrographolide, dan homoandrographolide. Flavonoid: alkane, ketone, dan aldehyde.

Kegunaan :

Tifus:

Petik 10-15 lembar daun sambiloto segar. Tambahkan air secukupnya dan rebus hingga mendidih. Untuk mengatasi rasa daun yang amat pahit, sewaktu meminum dapat dicampur dengan madu.

TBC paru-paru:

Daun sambiloto segar dikeringkan, lalu digiling halus hingga menjadi bubuk. Setelah itu, ditambah sedikit madu dan dibuat bulatan-bulatan pil berdiameter sekitar 0,5 cm. Sebaliknya pil ini diminum dengan air matang 2-3 kali sehari. Sekali minum dapat 15-30 pil.

Batuk rejan atau pertusis:

Tiga lembar daun sambiloto diseduh dengan air panas dan tambahkan sedikit madu. Minum larutan ini 3 kali sehari.

Kencing nanah:

Petik 3 batang sambiloto berikut daun-daunnya. Cuci bersih lalu rebuslah dengan 4 gelas air minum hingga tersisa 2,25 gelas saja. Dinginkan air terlebih dahulu, baru disaring. Jika hendak diminum tambahkan madu seperlunya. Lakukan 3 kali sehari masing-masing 3/4 gelas.

Demam:

Daun sambiloto segar ditempelkan ke badan atau dahi penderita.

Penambah nafsu makan:

Siapkan daun sambiloto 10 helai. Selain itu, siapkan pula kulit dan batang tanamannya sebanyak 50 g. Bahan-bahan ini dicuci hingga bersih, kemudian rebus dengan 3000 cc air. Airnya cukup diminum segelas sehari. Untuk menghilangkan rasa pahit dapat ditambahkan sedikit madu.

Hidung berlendir, sakit gigi:

Sebanyal 9-15 g tanaman segar direbus dan lainnya diminum.

Obat tetes telinga:

Tanaman segar dilumatkan dan diperas airnya. Teteskan air tersebut ke telinga.

BERITA DAN WACANA

Loading...

Tumbuhan Obat

Followers