Automatic translation of this blog page

Showing posts with label Kimia Terapan. Show all posts
Showing posts with label Kimia Terapan. Show all posts

Tuesday, October 22, 2019

Pembuatan Kerupuk Ikan dan Udang


"Proses pembuatan kerupuk ikan dan udang"
Terbit07 September 2007Dibaca54,710 kaliKomentar50 KomentarKategori:Kategori lainnya,Kuliner, Peluang BisnisIde Bisnis:, , ,
kerupuk udang Pembuatan Kerupuk Ikan dan UdangI. Langkah Kerja
A. Bahan Baku
Bahan baku yang digunakan adalah semua jenis ikan / udang. Jenis ikan yang
umum digunakan adalah tenggiri, belida, kakap, gabus dan sebagainya.
Untuk mendapatkan hasil yang baik, pada pembuatan kerupuk ikan dan udang dibutuhkan bahan baku daging ikan / udang yang masih segar. Bila bahan baku yang digunakan kurang baik kesegarannya akan mempengaruhi rasa, rupa dan bau yang dihasilkan.

B. Membuat Krupuk Ikan / udang
1. Bahan yang diperlukan :
-Daging ikan halus 500 gram
-Tepung tapioca 1 kg
-Telur bebek 6 butir
-Garam 1,5 ons
-Soda 0,25 ons
-Gula 500 gram
2. Cara Membuat Kerupuk Ikan / Udang
a. Persiapan
-Cuci ikan dan buatlah fillet
-Ambil daging ikan dengan cara di kerupuk menggunakan sendok
-Haluskan / giling daging ikan tersebut sampai halus
-Timbang daging ikan halus 500 gram
-Timbang bahan-bahan tambahan / bumbu yang diperlukan.
b. Membuat Adonan
Campurkan daging halus dengan garam, gula,soda dan telur sambil
diremas-remas. Kemudiam masukkan tepung tapioka sedikit demi sedikit sambil
diaduk hingga adonan rata dan tidak lengket di tangan (bila perlu dapat
diberi air).
c. Pembungkusan
Adonan yang telah lumat dicetak atau dibentuk silinder yang besarnya
menurut kebutuhan dan keinginan. Kemudian dibungkus dengan daun pisang atau plastik. Adonan dapat juga dapat dicetak menggunakan cetakan dari kaleng.
d. Pengukusan
Pengukusan dilakukan selama 1 – 2 jam sampai adonan matang. Untuk
mengetahui adonan tersebut matang dapat dilakukan dengan memasukkan lidi
pada adonan tersebut. Bila adonan tidak lengket pada lidi berarti adonan
tersebut sudah matang
e. Pemotongan
Adonan yang sudah matang dibiarkan dingin (simpan selama 1-2 hari).
Kemudian dipotong / diiris tipis-tipis ( ketebalan 1 – 2 mm)
f. Penjemuran
Irisan kerupuk diatur diatas rak / para-para penjemuran dan dijemur sampai kering.
sumber gambar: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/a/ac/Kerupuk_udang.JPG

Pembuatan Petis Ikan dan Udang


"Cara pembuatan petis dari ikan dan udang"
Terbit07 September 2007Dibaca14,495 kaliKomentar2 KomentarKategori:Kategori lainnya,Kuliner, Peluang BisnisIde Bisnis:,,, , 
petis 300x245 Pembuatan Petis Ikan dan UdangI. Langkah Kerja
A. Bahan Baku dan Bumbu
1.Petis udang /ikan adalah hasil pengolahan kaldu / sari udangatau
ikan yang diberi bumbu-bumbu,sehingga berbentuk pasta yang berwarna
cokelat kehitaman dan mempunyai aroma yang khas.
Petis dapat dibuat dari :
- Udang / ikan
- Sisa-sisa udang pemanfaatan limbah kepala dan kulit dan
- Sari ikan dari pembuatan pindang
2. Bumbu
Pada pembuatan petis ikan dan udang, bumbu-bumbu yang ditambahkan adalah gula merah / putih dan garam. Untuk mempercepat proses pengentalan dan memperbaiki konsentrasi dapat ditambah bahan-bahan pengental, seperti tepung beras, tapioka atau air tajin.
B. Proses Pengolahan
ada 2 cara pengolahan petis, yaitu yang berasal dari sari udang dan daging
udang / ikan
1.Cara pengolahan petis dari sari udang
a.Bersihkan dan cuci udang / sisa-sisa kepala dan kulit udang
b.Rebus dengan air hingga mendidih ( untuk 0,5 kg udang direbus
dalam 2 liter air selama 40 – 45% menit )
c.Saring air rebusan tersebut dan beri bumbu-bumbu, seperti : gula
dan garam
d.Panaskan kembali hingga mengental dan berbentuk pasta
e.Dinginkan dan masukkan dalam wadah plastik atau botol
2. Cara pengolahan dari daging udang / ikan
a.Udang dicuci bersih dan ditumbuk halus kemudian diremas-remas
dengan tangan sambil diberi air dan disaring
b.Lakukan pekerjaan ini sampai 3 kali
c.Sebagai pedoman, untuk 0,5 gr udang diperlukan 3 liter air yang
pengunaannya bertahap sebanyak 3 kali yang diperlakukan sama sepertu di
atas
d.Hasil saringan dipanaskan sambil diberi bumbu garam dan dan gula
merah secukupnya sampai mengental
e.Dinginkan dan tempatkan dalam wadah plastik / botol
C. Penyajian
Biasanya petis dikonsumsi sebagai bumbu sambal pada rujak buah /
sayur, sebagai teman makan tahu atau juga untuk bumbu tambahan pada
nasi goreng.
sumber gambar:

Pembuatan Abon Ikan


abon Pembuatan Abon IkanLangkah Kerja
A. Prinsip Pembuatan Abon Ikan
Pada prinsipnya abon ikan merupakan suatu metode pengawetan dengan kombinasi antara perebusan / pengukusan dan penggorengan serta penambahan bumbu-bumbu tertentu. Produk yang dihasilkan mempunyai tekstur yang lembut, rasa dan aroma yang khas. Abon ikan bisa digunakan untuk teman makan nasi, teman makan roti, dll
B. Bahan Baku
Biasanya abon dibuat dari daging sapi atau daging kerbau, akan tetapi di beberapa daerah Sulawesi, banyak dijumpai abon ikan. Pada umumnya abon ikan dapat dibuat dari daging ikan cakalang/ikan tongkol, ikan tuna dan ikan cucut. Bila menggunakan ikan cucut, setelah ikan disiangi kemudian dipotong-potong, sebaiknya direndam dalam air bersih (kalau bisa air yang mengalir) untuk menghilangkan bau amoniak (NH3)
C. Membuat Abon Ikan
1.Bahan dan Bumbu
- daging ikan yang sudah disuwiri 500 gram
- garam 3% 15 gram
- gula merah 150 gram
- ketumbar 10 gram
- bawang merah 75 gram
- laos 5 gram
- jahe 10 gram
- sereh 3 tangkai
- bawang putih 10 gram
2. Cara membuat abon ikan
a. Penyiangan
Ikan disiangi yaitu pada bagian isi perut dan kepala, bila perlu dipotong-potong untuk memudahkan pengukusan kemudian dicuci sampai bersih.
b.Pengukusan
Ikan dikukus sampai matang untuk memudahkan pengambilan daging dan memisahkan dari tulang dan duri, kemudian ditumbuk / dimemarkan hingga menjadi suwiran-suwiran / serpihan daging ikan.
c. Pemberian Bumbu
Bumbu-bumbu yang dihaluskan, kemudian dicampurkan dengan yang telah disuwir-suwir hingga merata.
d. Penggorengan
Daging ikan yang telah dicampur dengan bumbu kemudian digoreng dengan minyak, bisa juga menggunakan santan kelapa yang kental. Aduk-aduk sampai kering (terasa ringan bila daging diaduk-aduk) dan berwarna kuning kecokelatan.
e. Pengepresan
Abon yang sudah matang dimasukkan ke alat pengepres abon sampai minyaknya tuntas, kemudian diambil dengan menggunakan garpu.
sumber gambar: http://tidakmenarik.files.wordpress.com/2009/03/abon.jpg

Wednesday, July 13, 2016

Mie dan Jantungan

by Tarmizi BSc SPd MPd
Siapa yg tidak sukai makan mi instan sekian kali dalam satu minggu sepanjang kuliah? Sayangnya, rutinitas itu dapat menghadirkan sebagian konsekwensi kesehatan yang serius. Suatu studi baru dari The Journal of Nutrition memberikan, mengkonsumsi mi instan yang dimasak dengan memberikan air mendidih dari microwave saat sebelum makan bisa tingkatkan resiko dari keadaan menakutkan yang dimaksud sindrom kardiometabolik, yang bisa mengakibatkan penyakit jantung, diabetes, atau stroke. 

Populasi orang-orang Asia adalah mengkonsumsi mie paling banyak. Peneliti dari Baylor University. lihat info diet dari National Korea Kesehatan serta Survey Kontrol Gizi IV dari th. 2007 hingga 2009. Mereka mengidentifikasi dua pola makan paling utama, yakni yang pertama pola diet tradisional yang terbagi dalam tinggi beras, ikan, sayuran, buah, serta kentang. 

Sedang, pola yang ke-2 yakni daging serta makanan cepat saji pola yang terbagi dalam, daging yang tinggi, soda, makanan gorengan, serta makanan kenyamanan seperti mie instan serta ramen. Tak mengherankan, product makanan yang ke-2 dihubungkan dengan tingkat obesitas yang lebih tinggi serta tingkat cholesterol jahat. Sedang product makanan yang pertama dihubungkan dengan pembacaan desakan darah yang tambah baik serta resiko yang lebih rendah dari obesitas, namun tak tunjukkan jalinan yang pasti dengan resiko meningkatkan sindrom kardiometabolik. 

Tetapi, saat peneliti mengecek angka-angka untuk mengkonsumsi mie instan terutama, mereka temukan bahwa konsumsi mie sekurang-kurangnya 2 x dalam minggu dihubungkan dengan insiden 68 % lebih tinggi dari sindrom metabolik di kelompok wanita, bahkan juga sesudah sesuai untuk aspek-faktor lain seperti konsumsi natrium, estrogen, serta lingkar pinggang. Konsumsi mie satu minggu sekali dihubungkan dengan prevalensi 26 % lebih tinggi dari keadaan itu. Itu bermakna, mie bikin wanita rawan terserang jantung. Resiko ini tak ada pada laki-laki.

Beberapa peneliti menyampaikan, penambahan resiko kemungkinan hasil dari kalori tinggi, karbohidrat olahan, lemak jemu, serta kandungan natrium umumnya diketemukan dalam mie instan. Wanita terutama mungkin saja rawan pada dampak kesehatan negatif lantaran hormon yang memengaruhi wanita dengan cara tak seimbang serta ketidaksamaan metabolik. 

Umpamanya, kimia Bisphenol A (BPA), diketemukan dalam wadah styrofoam kerap dipakai untuk paket mie instan. Untuk beberapa wanita dainjurkan janganlah terllau kerap mengkonsumi mie lantaran mie bikin wanita rawan terserang jantung. (intisari-online/womenshealthmag. com)

Tuesday, June 30, 2015

Membuat Bumbu dan Resep Tahu Campur

Resep Tahu Campur Spesial
Cara  Spesial Khas Lamongan, Surabaya dan Magelang. Seperti yang sudah kita ketahui bersama, tahu adalah salah satu makanan khas negara kita dan banyak mengandung protein nabati dan kandungan zat lain yang dibutuhkan tubuh. Selain harganya yang sangat terjangkau hampir semua kalangan masyarakat, makanan satu ini juga bisa dijadikan masakan yang nikmat dan lezat. Salah satu variasi resep tahu yang cukup terkenal

Sunday, July 6, 2014

PEMBUATAN ZUURKOOL DARI KOOL PUTIH

oleh Tarmizi, B.Sc, S.Pd



Kool dapat diolah menjadi makanan yang cukup lezat yang di-namakan zuurkool. Pembuatannya melalui proses fermentasi laktat. Untuk mendapatkan zuurkool yang bermutu tinggi, wadah yang dipergunakan selama proses fermentasi harus terbuat dari plastik.Suasana fermentasi berlangsung dalam keadaan anaerobik. yang paling penting, bahan yang digunakan berkualitas baik dan bersih.

Zuurkool dapat diminum sebagai minuman segar yang banyak mengandung vitamin C, disamping itu juga dapat disimpan dalam jangka waktu yang lebih lama. Produk dari kool yang diperoleh melalui fermentasi ini mempunyai aroma yang khas, rasa asam dan sedikit asin.

Tuesday, May 13, 2014

Gula jagung





Gula merupakan salah satu bahan makanan pokok di Indonesia. Rata – rata manusia di Indonesia mengkonsumsi gula sebanyak 12 – 15 kg per tahun. Dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk, tentu kebutuhan akan gula akan semakin meningkat pula. Di Indonesia gula kristal yang konsumsi sehari – hari didominasi oleh gula tebu. Gula kristal ini dibuat dan diproses dari tanaman tebu. Bagi penduduk di daerah pedesaan Jawa tentu sudah sangat kenal dengan Tebu ini. Tanaman ini merupakan jenis tanaman semusim yang dipanen atau ditebang satu tahun sekali..
Pernah kah anda membayangkan bagaimana membuat gula dari Tebu ?? lain hal nya dengan beras atau jagung atau bahan pokok lain. Proses pembuatan gula dari tebu memerlukan beberapa tahapan dan proses kimia serta mekanis. Kalau beras yang kita makan hanya dilakukan proses penggilingan dari gabah menjadi beras beda dengan pembuatan gula dari tebu yang harus dilakukan dalam skala pabrik. Untuk mengetahui langkah pembuatan gula dari tebu dapat anda lihat di diagram di bawah :

Sunday, March 16, 2014

Pembuatan Mie

Oleh Tarmizi

Mie merupakan makanan berbahan dasar tepung yang merupakan sumber karbohidrat. Makanan ini sangat terkenal di Indonesia, namun dipercaya berasal dari Cina. Sekarang banyak beredar mie instan di pasaran, sayangnya mie yang beredar di pasaran kurang baik kalau dikonsumsi setiap hari. Cara aman dalam mengkonsumsi mie adalah dengan membuat mie itu sendiri.
Mi atau mie adalah adonan tipis dan panjang yang telah digulung, dikeringkan, dan dimasak dalam air mendidih. Istilah ini juga merujuk kepada mi kering yang harus dimasak kembali dengan dicelupkan dalam air. Orang Italia, Tionghoa, dan Arab telah mengklaim bangsa mereka sebagai pencipta mi, meskipun tulisan tertua mengenai mi berasal dari Dinasti Han Timur, antara tahun 25 dan 220 Masehi. Pada Oktober 2005, mi tertua yang diperkirakan berusia 4.000 tahun ditemukan di Qinghai, Tiongkok.

Tuesday, October 30, 2012

Pembuatan Sardencis


Sarden  merupakan ikan laut yang terdiri dari beberapa spesies dari famili Clupeidae. Ikan ini mampu bertahan hingga kedalaman lebih dari 1.000 meter. Ikan ini cocok digunakan sebagai makanan dihidangkan dengan saus cabe atau saus tomat. Beberapa spesies mackerel yang lebih besar, seperti mackerel sirip biru (bluefin mackerel), dapat menaikkan suhu darahnya di atas suhu air dengan aktivitas ototnya. Hal ini menyebabkan mereka dapat hidup di air yang lebih dingin dan dapat bertahan dalam kondisi yang beragam. Sarden adalah ikan yang memiliki nilai komersial sedang.

Pembuatan Tahu


Tahu adalah makanan yang dibuat dari kacang kedelai yang difermentasikan dan diambil sarinya. Berbeda dengan tempe yang asli dari Indonesia, tahu berasal dari Cina, seperti halnya kecap, tauco, bakpau, dan bakso. Tahu adalah kata serapan dari bahasa Hokkian (tauhu) (Hanzi: 豆腐, hanyu pinyin: doufu) yang secara harfiah berarti "kedelai yang difermentasi". Tahu pertama kali muncul di Tiongkok sejak zaman Dinasti Han sekitar 2200 tahun lalu. Penemunya adalah Liu An (Hanzi: 劉安) yang merupakan seorang bangsawan, cucu dari Kaisar Han Gaozu, Liu Bang yang mendirikan Dinasti Han.

Monday, September 3, 2012

Pembuatan Kecap air kelapa dan air kedelai



Kecap air kelapa adalah pemanfaatan dari buah kelapa yang memang merupakan komoditi yang dapat diandalkan di Indonesia, namun pemanfaatannya masih terbatas dan kebanyakan diprioritaskan untuk kelapa yang juga berlimpah untuk pembuatan minyak kelapa, kopra dan lainnya sehingga masih belum banyak alternatif untuk mengoptimalkan pemanfaatan air kelapa untuk menjadi suatu produk yang murah dan pembuatannya mudah yaitu kecap manis dan asin.

Kecap Ikan


Kecap ikan (fish sauce) adalah cairan yang diperoleh dari fermentasi ikan dengan garam.



Kecap ikan

Pembuatan Ragi Tapai

Ragi atau fermen merupakan zat yang menyebabkan fermentasi. Ragi biasanya mengandung mikroorganisme  yang melakukan fermentasi dan media biakan bagi mikroorganisme tersebut. Media biakan ini dapat berbentuk butiran-butiran kecil atau cairan nutrien. Ragi umumnya digunakan dalam industri makanan untuk membuat makanan dan minuman hasil fermentasi seperti acar, tempe, tapai, roti, dan bir.Mikroorganisme yang digunakan di dalam ragi umumnya terdiri atas berbagai bakteri dan fungi (khamir dan kapang), yaitu Rhizopus, Aspergillus, Mucor, Amylomyces, Endomycopsis, Saccharomyces, Hansenula anomala,, Lactobacillus, Acetobacter, dan sebagainya.

Tumbuhan Obat

Followers