Search This Blog

Loading...

Automatic translation of this blog page

Thursday, January 20, 2011

JARAK PAGAR OBAT GIGI, MENCRET, DAN RADANG TELINGA

JARAK  PAGAR OBAT GIGI, MENCRET, DAN RADANG TELINGA
Oleh Tarmizi, B.Sc. S.Pd

Jika kita mendengar orang menyebutkan tanaman obat jarak, maka kita akan 
berpikir jarak apakah yang dimaksudkan orang itu. Karena jarak yang berkhasiat obat itu ada 4 macam. Ada jarak (Ricinus communis L), jarak gurita (Jatropa multifida), jarak merah atau jarak kuburan. Jarak yang akan kita bahas ini adalah jarak pagar (Jatropha curcas L). Jarak pagar terasuk familia Euphobiaceae.
Di Sumatera dikenal sebagai nawaih, nawas, jirak, jarak, kalikih paga. Di Jawa disebut jarak kosta, jarak budge, jarak gundul, jarak iri, jarak pager, jarak cina, keleke, kalekhe paghar. Di Nusatenggara dikenal sebagai lulu nau, lulu ai fula, puku kase, paku luba, dan paku lunat.
Masyarakat Sulawesi menyebut jarak pagar sebagai jarak kosta, jarak pager, jarak wolanda, balaci, beaw, bintalo, blau, bindalo, tondo ntomene, tangang-tangan kali, tangang-tangang kanjoli, dan peleng kaliki. Orang di Maluku menyebutnya muun mav, malate, maka male, ai huwa kamala, ai hua kamaalo, ai kamala, jai hua kamalo,  balcai, kadoto, dan balacai hisa.
Sosok tanaman
            Tumbuhan perdu tegak setinggi 2 meter, banyak ditanam sebagai pagar. Berdaun lebar, berbentuk jantung tapi tepinya berlekuk. Tulang daun utamanya menonjol ke bawah. Bunganya muncul dari ketiak daun, terkumpul 2-5 pada tandan. Buhnya bulat, berdaging seperti buah pala dan berbagi tiga, yang muda bewarna hijau dan berubah kuning setelah masak. Setelah kering akan berubah menjadi hitam dan rengkah, berisi biji 3 buah yang juga bewarna hitam berbentuk lonjong. Perbanyakan tanaman bisa dengan stek atau pun dari bijinya.
Kandungan kimia jarak
 Biji jarak pagar dalam ramuan jamu ditulis sebagai simplisia Jatropha semen. Bijinya ini mengandung minyak lemak, kursin, dan toksalbumin. Kulit batangnya mengandung tanin, malam, resin, dan saponin.
Kegunaan jarak pagar
  Akar jarak pagar dipakai untuk peluruh dahak atau obat batuk. Bijinya untuk pencahar, dan penyebab muntah. Daunnya untuk peluruh dahak, pencegah kelumpuhan, dan perangsang kulit. Getahnya untuk penghenti pendarahan. Perlu sekali diingat bahwa bijinya bersifat racun. Makanya jangan minum minyak biji jarak sewaktu hamil!
Getahnya untuk sakit gigi.
            Ternyata, getah jarak pagar mampu menghilangkan rasa nyeri pada gigi. Bila gigi Anda mendadak nyut-nutan, jangan buru-buru pergi ke apotik atau warung penjual antibiotik penghilang nyeri. Coba lihat sekeliling rumah Anda, mungkin ada  pohon jarak. Kalau ada, potonglah bagian pangkal tangkai daun dan batang pohonnya. Ambil getahnya dan teteskan ke gigi yang sakit. Dijamin rasa sakitnya berangsur hilang.
            Menghilangkan nyeri gigi dengan getah jarak sudah dibuktikan secara ilmiah oleh Fazwishni Siregar dalam disertasinya dalam meraih gelar Doctor  di Fakultas Kedokteran Gigi UI, pada 15 Januari 2000. disertasi penelitiannya itu berjudul “Studi Biologi Getah Jarak .Pagar Terhadap Jaringan Gigi dan Jaringan Pendukung Gigi atau Periapeks”.
Daun jarak untuk kembung masuk angin
            Bila bayi Anda tiba-tiba mencret dan perutnya kembung akibat masuk angin, sebaiknya jangan buru-buru diberi obat apotik. Sebagai penyembuhannya cobalah resep berikut ini.
            Ambil daun jarak tiga atau empat lembar. Olesi minyak kelapa secukupnya daan kemudian dipanaskan di atas api sampai hangat-hangat kuku. Setelah itu ditempelkan pada perut bayi Anda. Dalam waktu yang relative singkat Insya Allah sakit perutnya akan segera sembuh.
Radang anak telinga
            Penyakit ini biasanya timbul akibat penderita mengidap influenza yang mendadak. Gejalanya dapat ditandai: suhu badan naik, sakit-sakit dalam telinga, merasa telinga seperti dipenuhi sesuatu, sedikit tuli dan berdengung.
            Obatnya secara tradisional sebagai berikut. Ambil getah batang jarak setengah sendok makan lalu diteteskan sebanyak 6 tetes ke anak telinga. Dalam sehari boleh dilakukan 6 kali. Selamat mencoba! (Tarmizi, B.Sc, S.Pd/Universitas Negeri Padang) .

Djoko Hargono. 1985. Jarak Pagar. Tanaman Obat Indonesia. Jakarta: Depkes RI
Tarmizi. 1995. Khasiat Jarak Pagar. Harian Indpenden Singgalang. Padang: Singgalang Press
Wikipedia Indonesia http://id.wikipedia.org/wiki/Jarak_pagar
Dari berbagai sumber

Tumbuhan Obat

Followers