Search This Blog

Loading...

Automatic translation of this blog page

Friday, June 20, 2014

Kecombrang I

KECOMBRANG OBAT SAKIT TELINGA, MEMPERBANYAK ASI, DEODORAN, PENCUCI DARAH DAN LUKA
Oleh Tarmizi, B.Sc., S.Pd


Kecombrang baru mekar
          Tanaman kecombrang atau dikenal juga sebagai puwar kinjung termasuk familia zingiberaceae (jahe-jahean). Di Sumatera kecombrang dikenal sebagai kola, tere, acemsitu, cekala, dan puwar kinjung. Masyarakat di Jawa menyebutnya  honje, rombeka, combrang, kecombrang, kecumbrang, dan cumbrang. Sementara itu di Sulawesi disebut atimengo, bubogu, dan katimbang. Orang Maluku mengenalnya sebagai salahawa dan petikala (Depkes RI, 1985).
Kecombrang
Amomum magnificum (1832).jpg
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Liliopsida
Ordo: Zingiberales
Famili: Zingiberaceae
Genus: Etlingera
Spesies: E. elatior
Nama binomial
Etlingera elatior
(Jack) R.M. Smith
Sinonim
  • Alpinia elatior Jack (1822)
  • Nicolaia speciosa (Blume) Horan. (1862)
  • Phaeomeria speciosa (Blume) Merrill (1922)
Sosok Tanaman  
            Tanaman hias ini mudah ditanam dan punya bunga cukup indah. Selain itu, bunganya pun enak disayur, lagipula berkasiat sebagai penghilang bau badan.
            Kecombrang masih digolongka tanaman liar. Memang ia dapat tumbuh di sembarang tempat terutama di daerah pegunungan. Di daerah dataran rendah pun kecombrang juga acap ditemui. Kecombrang punya nama ilmiah Nicolaia speciosa Horan, disebut juga Phaemoeria speciosa atau pula Elletaria speciosa.
            Tanaman famili jahe ini berupa herba setinggi 2-5 meter. Batang semunya tegak, hanya bergaris tengah 2-3 cm sehingga tampak kurus. Berpelepah dan membentuk rimpang hijau Daunnya tunggal, berbentuk lanset yang memanjang seperti pita sekitar 40-50 cm, selebar 8-10 cm. ujung dan pangkal daun runcing, dan hijau. Yang menarik adalah bunganya yang majemuk berbentuk bonggol muncul dari batang yang berada dalam tanah. Mahkota bunga bertajuk.  Warna bunganya yang merah jambu cukup indah bila dimanfaatkan sebagai bunga potong. Ini pula yang jadi penarik orang untuk memanfaatkannya sebagai tanaman penghias taman (Trubus 228, 1988).
buah kecombrang atau asdam patikala






            Buah kecombrang berbenuk panjang dan menggerombol. Dalam buahnya yang bewarna merah kecoklatan ini banyak sekali bijinya. Pembudidayaannya lebih mudah dilakukan dengan stek  atau tunas akar tinggalnya (anakan yang keluar dari akar tinggalnya). Patikala, demikian orang Maluku menyebut kecombrang, sangat mudah tumbuh dan berkembangbiak, serta tak perlu perawatan khusus.
            Di daerah pedesaan di Jawa, kecombrang alias honje biasanya ditanam di kebun-kebun sayur atau dibiarkan tumbuh sebagai tanaman liar, karena rombeka ini mudah tumbuh kalau terkena sinar matahari langsung, sedikit terlindung juga baik-baik saja tumbuhnya.
Kecombrang II

Tumbuhan Obat

Followers