Automatic translation of this blog page

Rabu, 09 Maret 2011

SLEDRI

SLEDRI OBAT DEMAM, RAMBUT RONTOK, REMATIK, HIPERTENSI, FRIGIDITAS, PRIA MANDUL, KB DAN MENGHALUSKAN KULIT WAJAH
Oleh Tarmizi, B.Sc.S.Pd
Sledri di Sumatera dikenal sebagai seledri dan seledari sedangkan di Jawa disebut saladri.   Nama  ilmiahnya Avium graveolins L  termasuk familia Apiaceae. Orang lebih mengenal sledri sebagai tanaman sayur atau bumbu, ternyata tanaman ini juga berkhasiat sebagai obat rematik.
Sosok tanaman
Seledri atau celery (begitu orang bule menyebutnya),  masih satu famli dengan wortel dan peterseli atau si seledri palsu. Ada tiga varietas seledri yang sudah dikenal, yaitu Socalinum atau seledri daun, Sylvestre Alef seledri potong dan Rapaceum yang berumbi. Socalinum disebut juga seledri cabut, karena memanennya langsung dicabut bersama akar-akarnya (Hargono 1985).
Tinggi tanaman hanya sekitar 30 cm dengan batang yang pendek dan lunak. Tangkai daun seperti berpelepah dan muncul dari pangkal batang sehingga nyaris tanaman ini seperti tak berbatang. Daunnya seperti berenda dan bunganya yang bewarna putih sangat menarik. Kalau ditanam dalam pot (seperti yang sering dilakukan ibu-ibu), tak kalah menarik dan indahnya.
Pemakaian seledri sebagai bumbu makanan sudah meluas. Penggunaannya sebagai obat ternyata pula sudah memasyarakat. Kebiasaan ini bukan hanya dilakukan penduduk di Indonesia, tapi juga di Eropa, sebagai obat rematik tradisional, yakni rematik yang kumat karena suhu dingin, bukan rematik karena sebab lain.
Kandungan kimianya
Akar seledri dikenal sebagai simplisia Apii graviolentis radix, herba seledri sebagai Apii graviolentis herba, buah seledri sebagai Apii graviolentis fructus. Akarnya mengadung asparagin, manit, zat pati, lendir, minyak atsiri, pentosan, glutamine dan tirosin. Herba seledri mengandung flavon glukoksida (apiin), manit, zat pahit, minyak atsiri, vitamin, kolin dan linase serta apiol yang menimbulkan aroma khas (pada daunnya).
khasiatnya
Akar seledri digunakan untuk memacu enzim pencernaan. Buahnya untuk pereda kejang. Herba seledri untuk memacu enzim pencernaan, peluruh air seni, peluruh haid, dan penambah nafsu makan. Daunnya yang mengandung apiol berkhasiat sebagai antipyreticum atau obat melawan demam (Depkes 1985).
Kalau seledri dimakan atau diminum sesuai takaran menurut resep, bisa meluruhkan air seni sehingga demam berkurang. Rasa cekot-cekot  kalau rematik lagi kumat, juga bisa hilang meski tidak segera. Karena itulah seledri terkenal sebagai obat rematik. Sebenarnya daun seledri hanya berkhasiat sebagai obat demam.
Obat demam
Untuk itu cukup dimakan 10 lembar daun seledri segar sebagai lalap. Kalau tak suka melalap daun seledri, cukup diseduh sebagai teh (Tarmizi 1995).
Obat rematik
Bonggol seledri yang lebih banyak mengandung apin dan apiol daripada daunnya, berkhasiat sebagai obat rematik. Untuk keperluan itu satu bonggol seledri ditumbuk halus lalu diperas sarinya. Sari ini diminum bersama secangkir air matang. Minumlah tiga kali tiap hari. Diperlukan waktu 2 bulan untuk menghilangkan rematik sama sekali.
Menghindari kerontokan rambut
          Untuk menjaga agar rambut tidak rontok dan tetap hitam mengkilap, gunakan saja daun seledri. Ambil 5-7 tangkai daun seledri, cuci bersih dan ditumbuk halus. Gosokkan ke rambut Anda sampai ke akarnya dan diamkan selama satu jam, kemudian dikeramas.
Lakukan perawatan seperti itu 2 kali dalam seminggu selama kira-kira 3 bulan. Enam bulan kemudian perawatan serupa dapat diulangi lagi. Atau jika Anda mau, lakukan sekali seminggu untuk selanjutnya.
Hipertensi
Seseorang dikatakan mempunyai tekanan darah tingg atau hipertensi bila tekanan darahnya di atas 140-159 mmHg sistolik dan 60-90 mmHg diastolik. Gejala umum tekanan darah tinggi adalah pusing, muka merah, sakit kepala, mimisan, tengkuk terasa pegal, dan lain-lain.
Tekanan darah tinggi erat hubungannya dengan gaya hidup, terutarna gaya hidup yang berhubungan dengan emosi negatif. Emosi  akan menyebabkan energi terkuras, gerakan jantung menjadi cepat, dan tekanan darah menjadi tinggi. Selain itu, ada beberapa faktor risiko yang menyebabkan tekanan darah tinggi, antara lain: makanan yang tinggi kadar lemak dan garam, stres, obesitas, kebiasaan merokok, kurang bergerak, keturunan, dan lain-lain.
pengobatan:
·        100 gram seledri dijus, tambahkan madu secukupnya, lalu diminum.  lakukan secara  teratur 2 kali sehari
·        1 buah apel, 1 lobak yang kecil, air perasan yang dianibil dari  75 gram seledri, 1/2 buall jeruk keprok, dan gula pasir secukupnya dijus kemudian diminum. lakukan secara teratur 2 kali sehari.
·        Daun seledri 20 lembar direbus dengan 2 gelas air hingga tersisa ¾ bagian. Disaring dan diminum ¾ gelas, lakukan 2 kali sehari.
·        Direbus 16 batang seledri dengan 2 gelas air sampai mendidih. Setelah dingin diminum airnya 1 gelas dan ampasnya dimakan. Lakukan 2 kali sehari.
Pilihlah satu dari re4sep tersedia!
Frigiditas
          Frigiditas merupakan keadaan yang terjadi pada istri yang tidak tertarik/tidak ada nafsu birahi terhadap suami.
          Frigiditas umumnya disebabkan oleh faktor psikologis, misalnya rumah tangga yang tidak harmonis, tertekan, dan lain-lain (Hembing 2002).
Pengobatan:
·        50 gram seledri kecil dan 5 gram jinten dijus. Tambahkan air secukupnya, aduk-aduk, kemudian diminum, lakukan secara  teratur 2 kali sehari
Pria  mandul
          Seringkali bila tak kunjung dapat anak setelah lama berkeluarga, yang dituduh hanya istrilah yang mandul. Namun setelah diperiksa dan sisuami dikatakan mandul, maka lakukanlah berbagai usaha. Antara lain dengan ramuan tradisional berikut.
          Daun sledri 20 gram dihaluskan. Hati nanas dijus atau diblender sehingga diperoleh ½ gelas sarinya. Hancuran sledri bersama hati nanas diperas dan disaring untuk diminum. Tambahkan gula merah secukupnya dan diminum menjelang tidur malam. Berdoalah agar anda memperoleh keturunan yang baik.
Menghaluskan kulit wajah
          Ambil daun sledri secukupnya, diiris kecil-kecil lalu dimasukkan ke dalam mangkok yang berisi air mendidih dan biarkan 20 menit. Simpan dalam lemari es. Gunakan pada malam hari untuk mengoles muka. Paginya muka dibersihkan. Lakukan tiap malam (MB Rahimsah 1997).
Cepat lelah
          Jus berikut berkhasiat menghilangkan letih, cepat lalah, lesu, lemas dan jantung berdebar serta sering lupa.
          Susu cair segar 200 cc, nanas 100 gram, sledri 75 gram, madu 1 sendok teh. Nanas dan sledri dicuci lalu dijus, masukkan susu segar dan madu. Aduk rata dan diminum.
Obat KB
          1 buah nanas muda, 20 gram daun sirih, 1 buah jeruk ipis, 20 gram tapai ketan hitam, 5 gram kayu rapat, 5 gram jenitri. Daun sirih, kayu rapat dan jenitri ditumbuk. Nanas dan jeruk nipis diperas airnya dicampur dengan bahan yang ditumbuk tadi. Dimakan bersama tapai ketan hitam pada siang hari. (Tarmizi, B.ScS.Pd/ Universitas Negeri Padang)
Menanam sledri dalam pot
          Seledri mau  baik lddataran rendah dan dataran tinggi atau di pegunungan. Bila hendak ditanam dalam pot sebagai warung hidup atau sebagai tanaman hias, perlu pemberian humus agar tumbuh subur.  Media lain yang perlu ditambahkan adalah pasir, tanah kebun dan humus (perbandingan 1:1:2). Seledri menghendaki tanah yang netral, maka sebelumnya tanah dalam pot perlu diberi garam dapur seujung sendok teh dan diaduk dengan tanah (Slamet soseno 1993).
          Penanaman dapat dilakukan dengan bijinya atau dengan memisahkan rumpun anakannya. Selanjutnya pemupukan dilakuka setelah tanaman berumur sebulan, dengan urea atau ZA seujung sendok teh untuk tiap pot berdiameter 15 cm. agar terhindar dari virus mosaic yang biasa menyerang seledri, perlu diberi Benlate atau Dakne M-45. Pada  umur 3 bulan, daun seledri sudah dapat dimanfaatkan.
Tarmizi 2004


Seledri dan khasiatnya

Seledri (Apium graveolens L.) sudah lama dikenal sebagai obat hipertensi. Tanaman yang juga terlihat cantik jika ditanam dalam pot ini lebih dulu dimanfaatkan sebagai bumbu masakan. Daun seledri biasa dipakai untuk memperkaya cita rasa sajian atau kaldu. Sup kacang merah dan bubur ayam kurang lengkap rasanya jika tanpa taburan daun seledri di dalamnya. Di Eropa, batang seledri yang besar sering dibuat sebagai salad dengan saus mayones atau bechamel (saus berbahan dasar susu) sebagai isi roti sandwich.


Tanaman yang sudah dikenal sejak sejarah awal Mesir, Yunani dan Romawi ini sebenarnya termasuk jenis sayuran yang diambil batangnya. Meski demikian dalam kesusastraan kuno terdapat dokumen yang menyebutkan seledri atau tanaman sejenisnya telah ditanam guna keperluan pengobatan sejak 850 Sebelum Masehi. Biji tanaman asli lembah sungai Mediterranian ini digunakan oleh tabib Ayurveda kuno untuk mengobati demam, flu, penyakit pencernaan, beberapa tipe arthritis, penyakit limpa dan hati.

Berdasarkan penelitian, tanaman keluarga Apiaceae ini mengandung natrium yang berfungsi sebagai pelarut untuk melepaskan deposit kalsium yang menyangkut di ginjal dan sendi. Ia juga mengandung magnesium yang berfungsi menghilangkan stres. Daun seledri mengandung protein, belerang, kalsium, besi, fosfor, vitamin A, B1 dan C. Berdasarkan hasil penelitian, seledri juga mengandung psoralen, zat kimia yang menghancurkan radikal bebas biang penyebab kanker.

Masyarakat pedesaan telah lama memanfaatkan seledri sebagai obat untuk menurunkan panas dengan cara mengoleskan tumbukan daun seledri ke kepala anak yang terserang demam. Air perasan seledri yang mempunyai sifat mendinginkan dipercaya dapat mendinginkan kepala. Berdasarkan pengalaman beberapa orang, air perasan daun seledri dapat sekaligus menyuburkan dan menghitamkan rambut serta tidak mempunyai efek samping.

Nama Lain :

Celery (Inggris), Celeri (Perancis), Seleri (Italia); Selinon, Parsley (Jerman), Seledri (Indonesia); Sledri (Jawa), Saledri (Sunda);

Tumbuh :

Seledri (Apium graveolens) dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun tinggi. Tumbuhan seledri dikatageorikan sebagai sayuran, perkebunan seledri di Indonesia terdapat di Brastagi, Sumatera Utara dan di Jawa Barat tersebar di Pacet, Pangalengan dan Cipanas yang berhawa sejuk.

Kandungan :

Seledri mempunyai banyak kandungan gizi antara lain, (per 100 gr):

kalori sebanyak 20 kalori,
protein 1 gram
lemak 0,1 gram
hidrat arang 4,6 gram
kalsium 50 mg
fosfor 40 mg
besi 1 mg
Vitamin A 130 SI
Vitamin B1 0,03 mg
Vitamin C 11 mg Dan 63% bagian dapat dimakan.

Daun seledri juga banyak mengandung apiin, di samping substansi diuretik yang bermanfaat untuk menambah jumlah air kencing.

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Hipertensi, Sakit mata, Reumatik;

Cara guna:

1. Hipertensi
Bahan: daun seledri secukupnya
Cara membuat: diperas dengan air masak secukupnya kemudian
disaring;

Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari 2 sendok makan, dan
dilakukan secara teratur.

Catatan : penggunaan berlebihan berbahaya!

2. berguna untuk obat mata yang memiliki khasiat mengatasi sakit mata
kering.

Bahan: 2 tangkai daun seledri, 2 tangkai daun bayam, 1 tangkai
daun kemangi.

Cara membuat: semua bahan tersebut ditumbuk bersama kemudian
diseduh dengan 1 gelas air panas dan disaring.

Cara menggunakan: di minum biasa.

3. Reumatik

Bahan: 1 tangkai daun seledri

Cara menggunakan: dimakan sebagai lalapan setiap kali makan.


Seledri (Apium graveolens L.)

1. Nama Tanaman
Nama daerah: Di Sunda terkenal terkenal dengan nama saladri dan di Jawa terkenal dengan nama seledri.
3.Morfologi Tanaman
Batang : Tidak berkayu, beralus, beruas, bercabang, tegak, hijau pucat.
Daun : Tipis majemuk, daun muda melebar atau meluas dari dasar, hijau mengkilat, segmen dengan hijau pucat, tangkai di semua atau kebayakan daun merupakan sarung.
Daun bunga: Putih kehijauan atau putih kekuningan ½ -3/4 mm panjangnya.
Bunga : Tunggal, dengan tangkai yang jelas, sisi kelopak yang tersembunyi, daun bunga putih kehijauan atau merah jambu pucat dengan ujung yang bengkok. Bunga betina majemuk yang jelas,tidak bertangkai atau bertangkai pendek, sering mempunyai daun berhadapan atau berbatasan dengan tirai bunga.
Tirai bunga: Tidak bertangkai atau dengan tangkai bunga tidak lebih dari 2 cm panjangnya.
Buah : Panjangnya sekitar 3 mm, batang angular, berlekuk, sangat aromatik.
Akar : Tebal
4.Habitat dan Penyebaran
Berasal dari Eropa Selatan, sekarang ada dimana-mana banyak ditanam orang untuk diambil daun, akar, dan buahnya.
5.Kandungan kimia
Seluruh herba seledri mengandung glikosida apiin (glikosida flavon), isoquersetin, dan umbelliferon. Juga mengandung mannite, inosite, asparagine, glutamine, choline, linamarose, pro vitamin A, vitamin C, dan B. Kandungan asam-asam dalam minyak atsiri pada biji antara lain : asam-asam resin, asam-asam lemak terutama palmitat, oleat, linoleat, dan petroselinat. Senyawa kumarin lain ditemukan dalam biji, yaitu bergapten, seselin, isomperatorin, osthenol, dan isopimpinelin (Sudarsono dkk., 1996).
6.Kegunaan dan khasiat

Secara tradisional tanaman seledri diguanakan sebagai pemacu enzim pencernaan atau sebagai penambah nafsu makan, peluruh air seni, dan penurun tekanan darah. Di samping itu digunakan pula untuk memperlancar keluarya air seni, mengurangi rasa sakit pada rematik dan gout, juga digenakan sebagai anti kejang. Selebihnya daun dan batang seledri digunakan sebagai sayur dan lalap untuk penyedap masakan (Sudarsono dkk., 1996).
Daftar Pustaka
Sudarsono, Pudjoanto, A., Gunawan, D., Wahyuono, S., Donatus, I. A., Drajad, M., Wibowo, S., dan Ngatidjan, 1996, Tumbuhan Obat, Hasil Penelitian, Sifat-sifat dan Penggunaan, 44-52, Pusat Penelitian Obat Tradisional, UGM, Yogyakarta.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Entri Populer Pekan Ini

Universitas Negeri Padang, Padang Ekspress

Loading...