Search This Blog

Loading...

Automatic translation of this blog page

Wednesday, January 4, 2012

Sayuran Sumber Keshatan



Sayuran sering kali menjadi dilema bagi kita. Di satu sisi kita wajib mengkonsumsi serat dan zat gizi yang lazim didapat dari sayur-sayuran, terutama apabila kita ingin menjalani hidup yang sehat dan jauh dari berbagai penyakit. Tapi di sisi lain, kebanyakan sayuran memberikan rasa yang 'polos' sehingga butuh semacam energi lebih untuk dapat mengantarkannya masuk ke dalam perut. Kita sudah mencoba mengolahnya dengan direbus, dikukus, dibuat sup, tumisan, gado-gado, karedok sampai salad, tapi tetap saja suatu ketika kita akan merasa bosan dengan rasa yang begitu-begitu saja. Apalagi beberapa jenis sayuran akan lebih bermanfaat apabila dikonsumsi dalam kondisi mentah dan segar, karena itu tidak semua jenis sayuran boleh kita masak. Lalu, bagaimana cara yang lebih mudah (dan cepat!) supaya gizi dan serat bisa terpenuhi setiap hari? Satu masukan dari kami : kenapa tidak diminum saja?


Wortel

Jenis akar yang konon sangat disukai kelinci ini sangat kaya dengan zat gizi, mineral-mineral penting dan zat antioksidan. Diperkaya dengan kebaikan vitamin A, B dan C, plus zat besi, kalsium dan kalium, wortel memberi Anda daya peningkat vitalitas yang alami, dan juga mempertajam daya penglihatan. Antioksidan membantu sistem imun mengatasi pengaruh radikal bebas. Vitamin C adalah salah satu antioksidan yang paling efektif, dan juga membantu membangun jaringan sel yang sehat. Wortel juga dapat meningkatkan kesehatan kulit bagi mereka yang memiliki jerawat atau eksim. Plus, kandungan zat besinya meningkatkan jumlah sel darah yang dapat membantu mencerahkan kulit. Sifat ini pun sangat baik bagi Anda yang menderita anemia atau sedang merasa letih dan 'drop'.

Beta-karoten selalu dihubungkan dengan sayuran ini. Beta-karoten yang lazim muncul pada buah-buahan dan sayur-sayuran yang berwarna kuning atau jingga ini bisa meningkatkan kesehatan mata, termasuk meningkatkan daya penglihatan pada malam hari. Beta-karoten juga dipercaya dapat menghambat pertumbuhan tumor, terutama sel-sel kanker pada paru-paru dan pankreas akibat kebiasaan merokok.

Dalam bentuk jus, wortel membantu membangkitkan aktivitas usus dan meningkatkan pergerakan normal usus besar. Segelas jus di pagi hari akan menjadi awalan yang baik bagi sistem tubuh Anda. Blender satu atau dua buah wortel berukuran sedang dan minum segera. Zat-zat gizi yang penting akan hilang dalam waktu 20 menit setelah proses blending.


Mentimun

Mentimun memiliki kandungan air sampai 90 persen, sehingga efeknya dapat membantu 'menyiram' bakteri disepanjang usus dan dinding kandung kemih, dan membantu meringankan masalah urinari seperti sistitis. Sifat diuretiknya juga membantu meringankan retensi air. Dan karena kandungan airnya mampu membantu menghilangkan toksin dan asam urat melalui ginjal, maka mentimun sangat baik untuk penderita encok.

Dengan kandungan air yang tinggi, mentimun juga berfungsi sebagai 'makanan pelangsing' yang sempurna, karena memberikan efek mengenyangkan tapi memberikan jumlah kalori yang minim. Selain itu, mentimun juga diperkaya dengan zat-zat gizi seperti vitamin A dan C dan juga kalsium, kalium, mangan dan sulfur.

Tapi, kemampuannya untuk mendinginkan tubuhlah yang memberikan sifat khas pada mentimun. Campuran air dan jus mentimun dapat menurunkan demam dan mendinginkan kulit, misalnya biang keringat akibat udara panas.

Di India, raita, yaitu salad mentimun dan yoghurt, dikonsumsi tiap waktu makan untuk mengimbangi rasa masakan yang pedas dan untuk mendinginkan perut. Gazpacho, yaitu sup mentimun yang dihancurkan, adalah masakan populer di Spanyol.

Untuk mendapatkan manfaat utuh dari mentimun, sertakan kulitnya saat memblender. Jika jus mentimun terasa terlalu 'polos' untuk diminum, tambahkan yoghurt untuk meningkatkan rasanya.
Tomat

Buah yang sering dijuluki 'love apple' - apel cinta - ini adalah salah satu sayuran yang rasanya enak untuk dimakan begitu saja. Ada banyak varietas tomat, mulai yang rasanya masam sampai manis. Sebagai minuman, tomat rasanya menyegarkan dan biji-bijinya memberikan serat alami.

Kaya akan vitamin antioksidan dan mineral, tomat adalah pejuang ampuh dalam melawan toksin- toksin. Tomat dipersenjatai dengan vitamin A, C dan E serta asam folat dan zat besi, yang merupakan senjata efektif untuk melawan infeksi dan meningkatkan energi.

Tomat yang bergizi tinggi ini juga baik untuk pengganti makan. Sayuran ini cukup mengenyangkan dibandingkan mentimun. Untuk lebih menikmati jus tomat tapi ingin menghindari gula, resep berikut bisa dicoba. Blender dua buah tomat merah dengan tiga sendok teh perasan lemon, satu sendok teh saus Worchestershire (dapat diperoleh di supermarket), sejumput kecil merica dan daun thymi. Anda akan menyukai jus tomat rasa italia ini!


Kubis

Dalam dunia alternatif, kubis sering disebut 'dokternya kaum miskin' dan 'a gift from heaven - hadiah dari surga' karena sifatnya. Kubis merah memiliki kandungan vitamin C terbanyak dan merupakan sumber kalium dan asam folat.

Kalium membantu mengatur keseimbangan air dalam tubuh dan bertanggung jawab dalam mengendalikan impuls syaraf dan kontraksi otot. Beberapa tahun yang lalu, orang mengkonsumsi kubis mentah untuk mengobati gangguan syaraf. Saat ini, kubis mentah lebih sering digunakan untuk membantu melawan infeksi virus seperti demam dan flu.

Kubis mentah tidak memiliki rasa dan bau yang menyenangkan karena kandungan sulfurnya. Tapi sulfur memiliki sifat antiseptik, antibiotik dan disinfektan. Sulfur juga memberikan kontribusi dalam pembentukan kolagen, yang membantu membentuk tulang, tendon dan jaringan ikat pada kulit.

Jika Anda tahan bau dan rasanya, jus kubis hijau ataupun kubis merah mentah ini baik untuk obat kumur antiseptik apabila Anda mengalami nyeri tenggorokan ataupun sariawan. Kelemahan dari kubis adalah sifatnya yang dapat menimbulkan gas pada perut, sehingga menyebabkan kembung.

Empat jenis sayuran di atas adalah sebagian contoh dari jenis sayuran yang bisa dibuat jus. Sebenarnya, jenis sayuran apapun pada dasarnya dapat dibuat jus, misalnya seledri dan brokoli. Yang menjadi hambatan dalam mengkonsumsi jus sayuran umumnya terletak pada rasa yang 'khas sayuran mentah'. Tapi mengingat jus ini bisa menghemat waktu Anda dalam mengkonsumsi sayuran, Anda cukup tenggak saja tanpa harus mengunyah berlama-lama, bentuk konsumsi sayuran yang satu ini memang patut untuk dicoba. Nah, selamat mencoba dan bereksperimen dengan sayuran favorit Anda!

Tumbuhan Obat

Followers