Search This Blog

Loading...

Automatic translation of this blog page

Thursday, January 5, 2012

AKAR TIKUS ALIAS PULEPANDAK SEBAGAI OBAT HIPERTENSI DAN ANTI BISA




Oleh Tarmizi, B.Sc. S.Pd

Di Indonesia: Pulepandak (Raurolfiaserpentina Benth.) yang termasuk  Familia Apocynaceae ini dikenal masyarakat di Sumatera sebagai  Akar tikus, sedangkan di Jawa disebut  Pule pandak.
        Akar Pulepandak dikenal oleh para peracik jamu dengan ama simplisia Rativolfiae Radix.


Kandungan  kimia zat berkhasiat obat dari Rativolfiae Radix (Akar Pulepandak) anra lain:  Alkaloid, ajmalin, ajmalinin, Ajmalisin,  serpentin, serpentinin. alsto­nin, serin, rauvomitin
     Kegunaan Akar pulepandak antara lain untuk  mempermudah persalinan,  obat cacing, penurun panas, penurun tekanan darah, pereda kejang.
Akarnya juga bersifat Racun
Pulepandak (Rauvolfia serpentina) sudah banyak dikenal masyarakat sebagai tanaman obat, yaitu untuk tekanan darah tinggi dan gangguan saraf tertentu. Kini ada pula tanaman lain yang khasiatnya sama, yaitu (Rauvolfia verticillata). Kedua jenis tanaman tersebut sudah dikoleksi di Kebun Raya Bogor.
Kedua jenis tanaman obat yang masih berkerabat itu berpenampilan hampir sama. Bahkan dalam buku Inventaris Tanaman Obat Indonesia Depkes, keduanya sama disebut pulepandak.
            Dalam buku Tumbuhan Berguna Indonesia,.Heyne menyebut genus Rauvolfia dengan Ratiwolfia. Sedangkan Becker dalam Flora of Java‑lah yang menarnakan anggota Apocynaceae ini sebagai Rauvolfia, sekaligus membaginva atas 2 spesies  Rauvolfia serpentina dan Rauvolfia verticillata berdasarkan rnorfologi bunga dan buah. (TRUBUS 328  Maret 1997).
Batang hampir sama dengan pulepandak. beruas‑ruas. dan dari setiap ruas muncul tiga lembar daun, Di alam, Rauvolfia verticillata tumbuh sampai ketinggian 1.500 meter dpl. Habitatnya berupa daerah pantai dan daerah perbukitan. ,Meski tergolong tanaman semak, tingginya bisa mencapai 15 m. Sementara pule pandak "asli" hanya setinggi satu meter.
            R. verticulata diduga merupakan tanaman asli India. Daerah penyebarannya meliputi  Sri Lanka, Miyanmar, Cina Selatan, Hongkong, Taiwan, Indocina, Semenanjung, Malalaka, Kalimantan utara, Sumatera. dan Jawa. la tergolong jenis tanaman "bandel" karena bisa tumbuh di berbagai tipe habitat.
            Bunga R. ver ticillata mirip bunga kamboja, berbentuk tabung dengan lima lembar daun mahkota yang saling bertumpang-tindih dan terpuntir ke arah Kiri seperti baling-baling. Buahnya berbentuk, oval dengan ujung yang hampir lancip, terletak berpasangan dua‑dua. tetapi satu dengan lainnya tidak saling berlekatan.
Daunnya berbentuk lonjong dengan ujung agak runcing, bewarna hijau scgar.
Bentuk daun R. serpentine mirip pule pandak, tetapi lebih besar besar dibanding R verticillata.
Kandungan fitokimia relatif
Penelitian  fitokimia yang telah dilakukan terhadap R, verticillata banyak ditujukan pada kandungan alkaloida, terutama resorfin. Akar R. veriticillata yang berasal dari Semenanjung Malaya berdasarkan penelitian memperhhatkan kandungan reserpin sebesar
0,05%. Jumlah ini sekitar sepertiga jumlah kandungan reserpin pada akar R. serpentina. Nammun angka tersebut sifatnya tidak mutlak Karena ada beberapa faktor lain yang mempengaruhi kandungan fitokimia dan jenis rauvolvia.
Alkaloida lain yang terkandung dalam akar R. verticillata adalah perikin. sarpigin, dan isoreserpilin.
Menurut hasil penelitian. semakin dekat kekerabatan tanaman maka fitokimia yang dikandungnya hampir sama. Jumlah kandungan fitokimia terulama alkaloida sangat
dipengaruhi oleh fase pertumbuhan. tanaman. dan kondisi lingkungan. Hasil pengujian kandungan alkaloida pada spesies vang sama dengan fase pertumbuhan berbeda menampakkan perbedaan. Pada fase vegetatif. kandungan alkaloida ternyata lebih rendah dibanding,kan pada fase pembungaan atau awal berbuah. Selain itu, banyak sedikitnya alkaloida juga dipengaruhi oleh kondisi fisik tanah tempat tanaman tumbuh dan berkembang.
Akarnya berkhasiat
Seperti halnya pulepandak. bagian tananian R.verticillpta yang berperan sebagai obat darah tinggi adalah akarnya. Tanaman ini bersifat hipertensor (nenjadi obat darah tinggi) cukup  kuat. Berdasarkan pada hasil penelitian yang menunjukkan akarnya mengandung, reserpin.
Reserpin merupakan alkaloida yang bersifat menurunkan tekanan darah tinggi.
            Di Cina selain untuk obat darah tinggi, kerabat pule pandak ini juga dimantaatkan sebagai obat malaria dan tifus Di Sumatera ta lebih dikenal dengan nama salung-salung. Salung-Salung digunakan untuk antiracun. Seperti menetralkan racun akibat gigitan ular berbisa atau sengatan kalajengking(Drs. R. Hendrian,1997).
            Pemanfaatan tanaman itu secara tradisional yang biasa dilakukan baik untuk menyembuhkan darah tinggi, malaria, maupun tifus adalah dengan cara menyeduh kulit akarnya. Namun, sampai saat ini belum diperoleh informasi baku mengenai dosisnya yang tepat. Secara komersial pemanfaatan R. verticillata memang belum cukup dikenal. Belum banyak industri jamu maupun obat-obatan yang menggunakan   sebagai bahan baku. Melihat kegunaannya yang mirip pulepandak tidak berlebihan jika dikembangkan menjadi tanaman obat potensial.

Tumbuhan Obat

Followers