Automatic translation of this blog page

Tuesday, January 3, 2012

KOLESTEROL ADALAH ZAT GIZI DAN TAK PERLU DITAKUTKAN


oleh Tarmizi, BSc, S.Pd

 
kolesterol
          Kolesterol yang terlanjur mendapat julukan zat berbahaya sesungguhnya punya fungsi penting untuk kesehatan seseorang. Kolesterol dalam tubuh terdapat dalam beberapa organ penting. Lantas, keadaan yang bagaimana yang dapat membahayakan?
          Bahaya kolesterol terhadap kesehatan sudah sering dibahas. Namun pengertian kolsterolnya sendiri masih jarang sekali dibicarakan, bahkan manfaat kolesterol sebagai salah satu zat gizi masih jarang disinggung. Kolesterol seolah-olah merupakan"momok yang menakutkan". Apalagi jika dihubungkan dengan kematian akibat penyakit jantung yang erat kaitannya dengan zat tersebut. Keadaan seperti itu menjadikan kolesterol dijuluki sebagai zat "pembunuh" yang perlu dihindari.(Moh. Rachmat, 1993).
          pada tahun 2000 lalu penyakit jantung menjadi biang penyebab kematian peringkat pertama, baik di negara maju maupun negara berkembang. Prediksi ini memang sangat beralasan. Terbukti di Indonesia penyakit jantung ini tahun 1993 menduduki peringkat ketiga penyebab kematian. Bahkan di Jakarta saat ini  telah menjadi pembunuh urutan pertama.(Rochman Supriyono, 1994).
KOLESTEROL
          Ditinjau dari sudut kimia, kolesterol diklasifikasikan ke dalam golonaan lemak yang berkomponen alkol steroid. Zat ini sebagian besar berfungsi sebagai sumber kalori serta memberikan nilai tambah terhadap cita-rasa makanan. Kolesterol hanya terdapat pada produk hewani. Zat ini bersama protein digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan.
          Walaupun kolesterol terdapat dalam. makanan, namun zat ini juga dapat dibentuk sendiri dalam tubuh manusia dan hewan kecuali beberapa kecoa. Di dalam tubuh, zat ini dibentuk pada hati dan dinding usus.
          Dalam keadaan normal, kolesterol dibentuk oleh tubuh dua kali jumlah zat ini di dalam makanan yang dikonsumsi. Kolesterol yang dikonsumai diubah menjadi jaringan, hormon, dan vitamin yang kemudian beredar dalam hati untuk diubah menjadi asam empedu dan garamnya.
          Biasanya bila terjadi gangguan dalam konsumsi kolesterol, maka akan terjadi mekanisme untuk mempertahankan keseimbangan kolesterol dengan semua faktor di atas sebagai mekanisme pertahanannya.
KOLESTEROL PUNYA FUNGSI PENTING
          Kolesterol di dalam tubuh diproduksi untuk menjalankan berbagai fungsi. Fungsi-fungsi itu antara lain memproduksi vitamin D, menghasilkan getah lambung, melindungi eel saraf, melindungi dinding sel, menghasilkan berbagai hormon yang antara lain sebagai bahan pembentuk hormon kelamin testosteron, dan ternyata  mengandung lesitin, sejenis protein yang telah terbukti sangat dibutuhkan oleh balita untuk pertumbuhan dan perkembangan sel otak.
          Selain sebagai sumber kalori, kolesterol juga berfungsi memberikan nilai tambah terhadap cita-rasa makanan. Berdasarkan beberapa hasil penelitian yang dilakukan para ahli, ditemukan pula hubungan antara kehadiran kolesterol dengan zat gizi lainnya. Kolesterol dipadu dengan protein, seng, Vitamin E, magnesium dan mangan di dalam tubuh, berhubungan dengan vitalitas seseorang. Penelitian membuktikant kaum vegetarian yang pantang makan produk hewani (hanya menyantap pangan nabati), kadar kolesterolnya rendah. Bagi kaum lelaki, rendahnya kadar kolesterol akan menurunkan produkai testesteron (mani) dan akibatnya menurunkan libido (gairah seksual) dan akan dilecehkan kaum wanita.
          Vitamin D yang bekerja bahu-membahu dengan kalsium, yang berfungsi pula untuk pengobatan penyakit tulang, dibentuk dari kolesterol hewani. Dua persen komposisi otak anak terdiri dari kolesterol dan ini ada kaitannya dengan tingkat intelegensia anak yang sedang tumbuh kembang. Bukti lain dari fungsi kolesterol adalah pendapat umum, bahwa jika pria ingin lebih "perkasa” maka banyak-banyaklah mengkonsumsi telur setengah matang. Kenapa begitu? Karena ternyata dalam bagian kuning telur terdapat banyak kolesterol.
KOLESTEROL DAN KESEHATAN
          Untuk menggambarkan kolesterol secara sederhana, dapat disebutkan bahwa kolesterol adalah zat gizi golongan lemak pada setiap sel hidup di dalam tubuh. Semua minyak dan lemak terdiri 0,1 sampai 2 persen sterol. Sterol adalah senyawa turunan atau derivat dari fenantren yang merapakan alkohol monohidrik yang berhubungan dengan asam empedu.
         Kolesterol adalah karakter dari sterol yang terdapat pada minyak hewani atau lemaknya. Sedangkan sitosterol adalah karakter sterol dari minyak atau lemak tumbuhan. Secara khusus lemak terpusat pada hati, ginjal, kelenjer adrenalin dan otak, meski secara merata terdapat dalam sel-sel sekujur tubuh dari kepala hingga kaki. Dapat disimpulkan, betapa besarnya peranan yang dijalankan oleh kolesterol dalam kehidupan manusia.
MAKANAN SUMBER KOLESTEROL
          Bahan makanan yang tinggi kadar kolesterolnya hanya akan berpengaruh meningkatkan kadar kolesterol darah pada mereka yang memiliki respons tinggi. Dengan kata lain, jika seseorang mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung kolesterol tinggi seperti telur, jerohan (hati, limfa, usus dan bagian dalam lainnya)t otakt daging, susu dan ikan laut, tidak dengan sendirinya akan meningkatkan kadar kolesterol dalam darahnya. Hal ini bisa dimungkinkan karena secara amum tubuh memiliki mekanisme pengimbang asupan makanan berkolesterol itu dengan mensintesanya dalam jumlah yang kecil pada hati. Selebihnya, dalam. jumlah yang besar akan disalurkan ke luar.
KOLESTEROL DAPAT MEMBAHAYAKAN
          Ada sementara orang yang kadar kolesterol darahnya akan naik bila mengkonsumsi makanan berkolesterol tinggi. Akan tetapi perlu diingat bahwa hal itu lebih banyak disebabkan oleh tubuh mereka yang tidak cukup mengimbangi metabolisme tersebut.
          Pada dasarnya, tubuh memproduksi kolesterol dalam jumlah yang diperlukan. Namun demikian sering kali orang memiliki kadar kolesterol berlebihan. Hal ini disebabkan oleh adanya beberapa faktor penyebab yang antara lain karena kurang gerak atau olahraga, dan adanya asupan kalori yang berlebihan.
          Seseorang yang kurang gerak, umumnya cenderung memiliki berat badan yang berlebihan, demikian pula pada mereka yang tingkat asupan kalorinya tinggi atau melebihi kebutuhan. Keadaan yang demikian itu akan dapat mengakibatkan peningkatan kadar kolesterol dalam darah. Bila sudah demikian keadaannya maka berbagai penyakit akan mudah menghampiri. Penyakit yang siap menghadang antara lain adalah infark jantung, jantung koroner, hipertensi dan arteroklerosis.
MENGURANGI KELEBIHAN KADAR KOLESTEROL DARAH
          Pengaruh pengurangan konsumsi kolesterol akan memberikan hanya sedikit sekali terhadap penurunan kadar kolesterol dalam darah, jika dibandingkan dengan penurunan kalori dan penurunan konsumsi lemak jenuh.
          Hasil penelitian, kolesterol yang dikonsumsi berisiko tingkat ketiga terhadap penyakit jantung. Artinya untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah, pertama yang harus dilakukan mengurangi masukan kalori, kedua mengurangi makan lemak jenuh dan baru tahap berikutnya mengurangi pangan yang berkolesterol tinggi. Kendati Anda pantang kolesterol, jika pasokan kalori dan lemak jenuh berlebihan, tetap saja kolesterol darah Anda melonjak. Hal ini disebabkan tubuh masih dapat membentuk kolesterol dengan pangan non-kolesterol.
          Telah dibuktikan vitamin C yang banyak terdapat dalam buah dan sayuran sangat berperan pula menciutkan kadar kolesterol darah. Vitamin C yang disebut juga dengan asam askorbat ini bertindak sebagai sponsor perubahan kolesterol menjadi asam empedu dan garam empedu di dalam hati. Contoh buah yang kaya vitamin C seperti jambu monyet, jambu biji, mangga muda, pepaya, jeruk. Sedangkan sayuran antara lain daun singkong, daun melinjo, daun lobak, sawi, bayam,dan daun katu. Dilaporkan juga bahwa mengkonsumsi minyak kelapa, minyak sawit dan minyak kacang juga dapat memerosotkan kolesterol darah.
          Bila bahan pangan yang mengandung kolesterol dikombinasikan dengan minyak yang mengandung asam lemak tak jenuh, akan mengurangi kadar kolesterol dalam darah. Sebaliknya, bila dikonsumsi bersama lemak yang hanya mengandung lemak jenuh, misalnya telur mata sapi akan meningkatkan kolesterol darah.
          Jadi jelaslah, bahwa kolesterol bukan suatu bahan yang menakutkan dan harus dihindari sama sekali. Kolesterol merupakan salah satu gizi yang dibutuhkan tubuh,baik pada masa balita, remaja maupun dewasa. Hanya saja perlu diingat bagi mereka yang punya kelainan metabolisme di dalam tubuhnya harus membatasi asupan kolesterol.
          Bagi mereka yang normal, jangan pula mengkonsumsi secara berlebihan. Karena bukan saja kolesterol, semua zat gizi jika. keberadaannya tak seimbang dengan kebutuhan, kekurangan atau kelebihan, akan mengakibatkan suatu penyakit. Jauh sebelum para ilmuwan di bidang gizi meneliti, Nabi Muhammad SAW telah mengajari umatnya. dengan sabdanya "Makanlah sebelum merasa lapar dan berhentilah makan sebelum kenyang."
          Penafsiran sederhana tentang ucapan Nabi itu yakni kita harus senantiasa makan dalam jumlah yang diperlukan. Sehingga terhindar dari penyakit akibat kekurangan atau kelebihan gizi. Kini para ahli gizi menerjemahkannya dengan istilah “gizi seimbang" dengan pola makan "Empat sehat lima sempurna.
Tarmizi, BSc, S.Pd UNP
Andi, "Jantung koroner dan asteroklerosis " Buletin 019 Mey 1994, FPMIPA IKIP Padang
Moch. Rachmat, "Kolesterol bukan barang haram" (Majalah Panasea No.65 Oktober 1993), PT Media Harapan Muda., Jakarta
Rochman Supriyono "Kiat Mendepak Kolesterol" (Majalah Panasea. No.68 November 1993), PT Media Harapan Muda, Jakarta
Tarmizi, “Kiat menampik dampak kolesterol,” Harian Singgalang, 17-10-1997, Singgalang Pres, Padang

No comments:

Post a Comment

Tumbuhan Obat

Followers