Search This Blog

Loading...

Automatic translation of this blog page

Thursday, March 10, 2011

TIPS MENGELUARKAN RACUN TUBUH

Dunia modern dan kehidupan kota besar tidak dapat dipisahkan dari tantangan dan ancaman yang berasal dari luar diri kita, diantaranya adalah yang disebut polutan yaitu zat-zat yang menyebabkan polusi dan toksin yaitu zat-zat yang sifatnya beracun bagi tubuh manusia (polutan termasuk di dalam kategori toksin).

Bayangkan saja, asap knalpot kendaraan bermotor yang mengotori udara, limbah industri yang mencemari air, pupuk kimia yang menodai tanah, semuanya harus kita hadapi tiap harinya. Ditambah lagi zat pewarna, zat pengawet dan zat kimia lainnya yang ditambahkan pada makanan yang kita konsumsi. Semuanya itu betul-betul merupakan tantangan, bahkan ancaman, bagi ketahanan tubuh manusia. Pertanyaannya sekarang adalah, apa yang terjadi jika toksin dan polutan tersebut masuk ke dalam tubuh kita?
Toksin dan polutan sangat sulit, bahkan ada yang mustahil, untuk dihancurkan oleh tubuh kita, sehingga pada akhirnya tubuh kita mengakumulasi zat-zat tersebut lebih cepat dari kemampuannya mengeliminasinya. Efek jangka panjang dari akumulasi zat-zat beracun inilah yang mengkhawatirkan para pakar kesehatan seperti Dr. Elson Haas, MD, direktur dari Preventive Medical Center of Marin di San Rafael, California dan penulis buku The Detox Diet (Celestial Arts, 1996),dan Andrew Weil, MD, praktisi pengobatan spiritual-alternatif dan pengarang Spontaneous Healing (Fawcett Columbine, 1995). Keluhan-keluhan kesehatan yang ditimbulkan antara lain seperti sakit kepala, gangguan pada saluran pencernaan, muntah, lemas, pusing-pusing, kelelahan, nyeri otot dan persendian, serta depresi. Reaksi lebih serius dari akumulasi jangka panjang zat-zat racun di dalam tubuh kita termasuk kanker dan penyakit jantung. Tapi jangan kecil hati, "Jika tubuh kita berada dalam keadaan sehat, dengan fungsi kekebalan tubuh dan pembuangan yang baik, paparan terhadap polutan dan toksin setiap hari adalah bukan masalah," demikian Dr. Haas.
Tubuh secara alami membuang dan menetralisir toksin melalui proses detoksifikasi (disingkat, detoks). Detoks adalah proses mengeluarkan toksin dalam tubuh melalui urin, pernapasan, tinja, dan keringat dengan menggunakan empat organ utama yaitu, hati, ginjal, saluran pencernaan, dan kulit. Nah, melalui detoks inilah kita dapat mengoptimalkan proses pengeluaran racun-racun dari tubuh kita. Efek dari detoks yang optimal adalah sangat luar biasa : Tubuh Anda akan mencerna makanan secara lebih baik, kulit anda akan menjadi lebih bercahaya, sakit punggung, persendian ataupun rasa sakit kronik lainnya akan hilang dan vitalitas serta energi andapun akan meningkat.
Berikut adalah beberapa cara melakukan detoksifikasi yang paling populer dan telah diteliti secara ilmiah .
Cintailah air
Minumlah sedikitnya delapan gelas air tiap harinya. Air adalah unsur detoksifikasi yang paling penting. Air membantu mengeluarkan racun melalui kulit dan ginjal, juga keringat. Air melarutkan unsur-unsur kimia dalam darah, membersihkan darah dan membantu pertumbuhan dan perbaikan jaruingan tubuh. Kekurangan air akan mengakibatkan darah menjadi lengket dan kental, menyumbat dan meracuni sistem di dalam tubuh. Disamping air putih, air teh dan jus buah-buahan segar juga merupakan sumber air yang baik.
Gaya makan sehat
Banyak dari kita mengkonsumsi diet yang seringkali terdiri dari daging (rendang, sate, hamburger dsb), makanan berlemak (santan, gorengan), makanan yang telah diproses dan mengandung zat-zat kimia tambahan (biskuit, mie instan, coklat dll). Gaya makan seperti ini memberikan asupan toksin dan polutan dalam jumlah yang signifikan ke dalam tubuh kita, menjadikan proses detoks sangat krusial. Mengkonsumsi lebih banyak sayur dan buah-buahan mentah, dan mengurangi jenis makanan yang merugikan tubuh akan membantu detoks yang optimal. Buah-buahan, sayur-mayur, polong-polongan dan makanan dengan sedikit pengolahan lainnya (beras merah, roti gandum-penuh, havermouth) berkadar serat tinggi yang membantu penyerapan dan transportasi toksin dari tubuh. Jenis makanan ini juga memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi, yang lebih mudah dicerna dibanding protein ataupun lemak.
Mengkonsentrasikan diet anda pada tataran rendah dalam rantai makanan memperkecil jumlah toksin dari lingkungan yang masuk ke dalam tubuh anda. Sebagai contoh : Unsur kimia beracun seperti Merkuri, yang dapat menyebabkan pembentukan radikal bebas, dibuang ke danau oleh industri kertas dan diserap oleh ganggang dan plankton, yang akan menyimpan merkuri tersebut dalam jumlah kecil. Kemudian ganggang dan plankton dimakan oleh ikan kecil, dan jumlah merkuri yang tersimpan dalam tubuh ikan kecil tersebut akan meningkat. Ikan kecil akan dimakan oleh ikan besar, dan ikan besar akan mengakumulasi kadar merkuri yang lebih tinggi lagi. Demikian seterusnya, hingga manusia yang menyantap ikan besar akan memperoleh asupan merkuri dalam jumlah paling tinggi. Hampir semua jenis makanan hewani berada pada jenjang yang tinggi dalam rantai makanan, sehingga memiliki kadar toksin dalam jumlah yang tinggi pula.
Melindungi diri dari radikal bebas
Radikal bebas mengakibatkan kerusakan sel yang pada ujungnya menimbulkan berbagai penyakit, seperti penuaan dini, penyakit jantung, artritis, kanker, katarak dsb. Radikal bebas adalah molekul yang tidak memiliki pasangan elektron, dan karena dalam keadaan normal elektron hadir secara berpasangan, radikal bebas memiliki tendensi untuk mencari pasangan elektronnya. Terkadang, radikal bebas ini mengambil elektron yang telah berpasangan, sehingga merobek membran sel dan merusak materi genetik, proses ini dikenal dengan nama oksidasi.
Sebagian radikal bebas terbentuk sebagai hasil dari proses metabolisme alami tubuh. Tapi sebagian lainnya terbentuk karena pengaruh faktor-faktor luar seperti polutan lingkungan, kurang olahraga, dan gaya makan yang tidak sehat. Enzim antioksidan dalam tubuh biasanya akan memerangi radikal bebas dalam jumlah normal. Jika jumlah radikal bebas melebihi jumlah yang dapat ditangani enzim tubuh, zat-zat antioksidan dari luar seperti, vitamin A, C, dan E akan turun tangan. Antioksidan mencegah pembentukan lebih lanjut radikal bebas dengan memberikan elektron untuk menstabilisasi radikal bebas. Antioksidan yang paling efeksif terdapat dalam makanan utuh dan alami. Untuk memastikan asupan antioksidan dalam jumlah cukup, konsumsilah sedikitnya lima porsi buah dan sayur tiap harinya. Sayangnya, mengingat tingginya jumlah toksin dan polutan yang telah mencemari lingkungan kita, Anda tidak selalu dapat mengandalkan perlindungan dari makanan saja.     Mengkonsumsi suplemen vitamin dan mineral memegang peran penting dalam membantu tubuh menghancurkan dan mengeluarkan unsur-unsur kimia beracun dari dalam tubuh. Andrew Weil, MD menganjurkan komposisi dan jumlah berikut:
Pagi hari : 1000-2000 mg Vitamin C dan 25000 beta karotin alami
Siang hari : 400-600 IU vitamin E alami dan 200-300 mcgr Selenium
Malam hari : 1000-2000 mg vitamin C
Sebelum tidur : 1000-2000 mg Vitamin C
· Olahraga, pijat dan perawatan kulit dan lain-lain Metode Detoks
Aktivitas fisik secara reguler akan membantu pengeluaran toksin melalui keringat. Olahraga, selain memacu tubuh untuk berkeringat, juga meningkatkan sirkulasi darah dan menstimulir sistem limpa. Olahraga juga bermanfaat untuk menurunkan tingkat stres dan depresi, menstabilkan emosi kita.
Pijat meningkatkan sirkulasi dari dan menuju jaringan tubuh dan membantu Anda menjadi relaks dan melepaskan stres. Menyikat kulit dalam keadaan kering sebelum mandi membantu membersihkan toksin dari pori-pori, dan juga merupakan stimulasi yang baik untuk sistem limpa dan sirkulasi. Cara ini juga melepaskan sel-sel kulit mati yang membuat kulit kelihatan kusam.
Sauna juga merupakan metode detoks yang efektif. Sauna membantu proses penyembuhan, menghilangkan demam, menimbulkan keringat. Cara pemansan tubuh seperti sauna meningkatkan metabolisme, dan aktivitas organ-organ vital dan kelenjar-kelenjar tubuh, mengoptimalkan proses detoks.


Pentingnya berpuasa
Mengkonsumsi makanan berat dan berlemak memerlukan banyak energi untuk proses pencernaan dan pembuangan, itulah sebabnya banyak dari kita merasa lelah dan mengantuk setelah makan. Para ahli detoksifikasi berpendapat bahwa berpuasa dengan jus adalah cara terbaik dan teraman untuk detoks. Cara ini memberikan asupan nutrisi penting dalam jumlah cukup tanpa memberikan beban pada sistem pencernaan tubuh.
Dr. Haas menganjurkan berpuasa dengan jus dalam jangka pendek (2-3 hari), dengan langkah-langkah sebagai berikut :
· Sedikitnya tiga hari sebelum memulai puasa, makanlah hanya makanan bergizi yang mudah dicerna. Hindari alkohol, kafein, dan gula.
· Minumlah cairan dalam jumlah banyak untuk membersihkan sistem tubuh anda, 10-15 gelas air putih dan jus buah-buahan serta jus sayur-sayuran tiap harinya.
· Anda tidak perlu mengkonsumsi suplemen vitamin ataupun mineral pada saat berpuasa.
Pada saat tubuh anda mulai mengeluarkan racun-racun dalam tubuh, Anda akan merasa pusing, lelah, dan pening, tergantung dari jumlah racun yang terdapat dalam tubuh anda. Beberapa orang tidak merasakan apa-apa.
· Anda akan merasa lapar, jadi cobalah untuk tidak memikirkannya. Lakukan aktivitas lain, seperti berjalan-jalan, tidur, membaca buku, menulis diary, dll, untuk mengalihkan perhatian anda dari rasa lapar.
· Menggunakan laksatif alami seperti lidah buaya, atau serbuk Psyllium pada saat berpuasa membantu proses eliminasi racun-racun dari dalam tubuh secara lebih efektif.
Akhiri masa berpuasa anda secara perlahan. Pada hari pertama, makanlah hanya sayuran rebus. Pada hari kedua, anda boleh makan nasi merah. Anda akan merasa sangat lapar, tapi berhati-hatilah untuk tidak makan terlalu banyak.
· Biasanya, pada hari ketiga Anda menyelesaikan puasa, Anda akan merasa lebih ringan, bersih, dan segar-bernergi.
Proses detoksifikasi yang termudah dapat dimulai dengan gaya makan sehat yang banyak mengkonsumsi buah2an dan sayu2an, serta olahraga secara teratur.
8 tips harian detoks berikut dapat membantu Anda mengeluarkan zat-zat sampah dan mengurangi akumulasi racun dalam tubuh:
1. Konsumsi cairan dalam jumlah yang banyak (jus buah, sup, dsb)
2. Mulailah membiasakan diri makan berbagai macam buah dan sayur
3. Kunyahlah makanan dengan seksama
4. Minum air putih sedikitnya 8 gelas sehari
5. Mengkonsumsi vitamin (terutama antioksidan)
6. Mengkonsumsi serat dalam jumlah cukup
7. Berolahraga sedikitnya tiga kali seminggu
8. Bagian penting dari proses detoks adalah berusaha untuk hidup santai dan menjauhi stres. (Tarmizi, B.Sc, S.Pd/Universitas Negeri Padang)

Racun-racun paling mematikan!


POISON



Berikut racun-racunnya:


Sianida


Spoiler for sianida
Cyanide
Sianida terkadang masih suka digunakan di pertambangan untuk mengekstraksi emas dan perak. Hal ini yang masih menjadi kontroversi terhadap keselamatan pertambangan emas dan perak, karena kebocoran sianida bisa mempengaruhi kesehatan manusia dan makhluk hidup disekitarnya.

Sianida merupakan racun yang berpotensi mematikan, karena zat ini membuat tubuh tidak dapat menggunakan oksigen untuk mempertahankan tubuhnya. Zat ini bisa berbentuk gas seperti hidrogen sianida atau dalam bentuk kristal seperti potasium sianida atau sodium sianida.

Gas sianida dapat diserap melalui inhalasi (paru-paru), kulit atau ingesti (mulut menuju perut) dan didistribusikan ke seluruh tubuh. Jika zat ini masuk ke dalam tubuh bisa menghambat kerja enzim tertentu di dalam sel, mengganggu penggunaan oksigen oleh sel dan dapat menyebabkan kematian sel. Pada dosis tertentu, zat ini dapat menyebabkan kematian dalam waktu 15 menit saja akibat kekurangan oksigen.

Racun sianida biasanya dioleskan pada pinggir gelas, botol minum atau disuntikkan ke dalam batu es. Sianida hanya bereaksi sebagai hidrogen sianida bebas, oleh karena itu garam-garam yang ditelan harus bertemu dengan air atau asam lambung sebelum membebaskan asam hidro-sianida, proses ini hanya butuh waktu beberapa detik.

Penggunaan racun sianida untuk bunuh diri digunakan tokoh kontroversial Nazi, Hitler yang diduga minum kapsul sianida sebelum menembakkan kepalanya.



Arsenik


Spoiler for Arsenik
Arseunic
Zat lain yang juga populer digunakan untuk kejahatan adalah arsenik yang merupakan unsur paling umum ke-20 di kerak bumi. Arsenik terjadi dalam berbagai bentuk, tapi zat ini akan sangat beracun apabila sebagai ion terutama jika bereaksi dengan kandungan sulfur dari enzim tertentu.

Seseorang yang terpapar zat ini dalam dosis yang tidak mematikan, kedepannya dapat menyebabkan keracunan kronis dan karsinogenik (zat penyebab kanker). Karenanya arsenik masih menjadi perdebatan terhadap keselamatan pekerja di industri yang masih menggunakan arsenik seperti insektisida atau perusahaan pembasmi gulma serta ekstraksi bijih timah dan tembaga.

Gejala-gejala keracunan arsenik akut dapat terjadi dalam dua bentuk. Pertama mengakibatkan kelumpuhan parah yang dapat terjadi dalam waktu 1-2 jam dan biasanya sering ditandai dengan tanda-tanda mengigau atau kegilaan. Sedangkan yang kedua dalam gangguan pencernaan seperti mual, sakit kepala, nyeri hebat, muntah dan diare.

Zat arsenik dapat mematikan dengan cara merusak sistem pencernaan orang tersebut sehingga menyebabkan kematian karena shock. Beberapa tokoh yang pernah keracunan arsenik adalah Napoleon Bonaparte dan Munir.

Jika berada dalam bentuk unsur, maka arsenik tidak berbahaya. Tapi jika dalam bentuk oksidanya yaitu arsen dioksida, maka bersifat racun yang berbentuk serbuk putih serta larut dalam air.

Arsenik tidak berasa dan sukar untuk dideteksi. Makanan atau minuman yang dicampur arsenik tidak akan berasa. Senyawa ini dulu disebut ‘bubuk warisan’ karena digunakan untuk membunuh orang agar bisa mendapatkan warisannya dan kematiannya biasanya dianggap wajar.

Hal ini pula yang terjadi pada Napoleon Bonaparte, kaisar Perancis ini sebelumnya diyakini meninggal akibat kanker lambung. Tapi setelah hampir seratus tahun baru diketahui bahwa ia meninggal akibat keracunan arsenik berdasarkan analisis rambutnya yang mengandung arsenik dengan dosis diambang batas aman.


Strychnine


Spoiler for Strychnine
Strychnine
Salah satu dari bentuk racun yang lebih populer pada awal abad kedua puluh. Strychnine menyerang sistem saraf pusat dan menyebabkan reaksi refleks berlebihan. Dengan dosis yang benar korban bisa mati dalam waktu sepuluh sampai dua puluh menit – karena mengalami penderitaan dan sakaratul maut dead

Strychnine adalah senjata pembunuhan di novel Agatha Christie – Misteri Affair di Styles. Strychnineini merupakan racun yang bertindak cepat, pengobatan yang efektif sekarang mungkin tidak ada dan itu hanya dapat dilihat sebagai senjata pembunuh yang efisien dalam fiksi dan sangat kuno menunjukkan misteri pembunuhan.


Tetrodoksin


Spoiler for Tetrodoksin


Zat ini biasanya terdapat di dalam ikan puffer (ikan buntal) dan bisa menyebabkan keracunan tetrodotoksin neurotoksin, ikan ini banyak terdapat di Asia terutama di Jepang. Dosis 1-2 gram tetrodoksin murni bisa mematikan dan diperkirakan efeknya melebihi sianida.

Toksin ini akan terkonsentrasi di hati, organ kelamin dan kulit binatang. Selain itu zat ini akan tetap stabil jika terkena suhu tinggi dan larut dalam air.

Zat ini berbentuk heterosiklik kecil dan molekul organiknya dapat bekerja secara langsung di saluran elektrik natrium yang aktif di jaringan saraf. Karenanya orang yang keracunan zat ini disebabkan oleh kerusakan saraf.

Orang yang keracunan tetrodoksin biasanya setelah mengonsumsi ikan puffer atau ikan buntal dalam jumlah tertentu. Namun terkadang racun ini ditemukan dalam bentuk bubuk obat yang dimasukkan ke dalam aliran darah atau melalui luka yang terbuka. Jika diberi dosis tetrodoksi dalam jumlah mematikan yaitu lebih dari 1 mg, bisa menyebabkan kematian.



Bisa Ular


Spoiler for Ular

Bisa ular… Yup! Pastinya temen” udah pada tahu kan… saatnya

Tidak semua jenis ular berbisa gan…tapi temen” harus pegang prinsip, kalo “G tau itu ular berbisa atau nggak, lebih baik jangan didekati” no

Gigitan ular yang beracun bergantung pada banyak faktor, bervariasi dari lamanya waktu berlalu. Ular yang paling beracun adalah ular beludak (viper), kobra dan adders. Gejala keracunan ular meliputi pembengkakan, kegagalan organ, muntah, pendarahan dari mata dan hidung dan gusi serta sakit jelas di lokasi gigitan ular.




Hemlock


Nama latin: maculatum conium
Nama Alternatif: baldiran, racun berang-berang, cowbane, Bennet herbal, peterseli racun
Formulir Tersedia: daun

Poison Hemlock - maculatum conium - Bagian dari nama latin ramuan's - conium - adalah dari arti kata kerja Yunani 'untuk berputar sekitar "yang mengacu pada vertigo berpengalaman sebagai gejala keracunan hemlock. Hemlock adalah tanaman SANGAT BERACUN. Hemlock telah digunakan dalam menghilangkan rasa sakit dan adalah obat tradisional untuk kanker. Hal ini digunakan secara eksternal pada krim, salep, dan lotion untuk mengobati tumor, mastitis, dan wasir.

Aromaterapi & Kesehatan Uses: Sebuah tanaman beracun. Meredakan rasa sakit dan merupakan obat tradisional untuk kanker. Digunakan eksternal dalam krim, salep, dan lotion untuk mengobati tumor, mastitis, dan wasir. [/spoiler]


Botulisme


Spoiler for botulisme
Botulisme adalah penyakit infeksi paling berbahaya yang disebabkan oleh bakteri Clostridium botulinum. Racun dari bakteri ini dikenal paling kuat sehingga dilarang penggunaannya sebagai senjata biologis dalam peperangan.

Infeksi racun ini menyebabkan kelumpuhan akut pada kedua sisi saraf tubuh (saraf karnial) dan saraf yang melakukan kontrol otomatis serta kesadaran dalam tubuh.

Selain itu bakteri ini dikenal sebagai bakteri anaerob yaitu dapat bertahan hidup, mereproduksi dirinya sendiri serta menghasilkan racun yang paling mematikan dan efektif pada tingkat oksigen yang sangat rendah. Racun dari bakteri ini akan menyerang sistem saraf dan membuat seseorang meninggal dengan rasa sakitnya.

Keracunan botulisme biasanya akibat makanan yang dikonsumsi atau melalui suntikan ke dalam tubuh yang dapat merusak sistem saraf serta melumpuhkan otot dengan menghambat pelepasan neurotransmitter acetycholine dari saraf. http://archive.kaskus.us/thread/6188905


Zat-zat Racun di dalam Sebatang Rokok

Perhatikanlah gambar sebatang rokok berikut ini. Zat apa saja yang terkandung dalam sebatang rokok? Menurut Dokter Spesialis Pam Tjandra Yoga Utama yang berpraktik di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta, ada ribuan zat racun yang terkandung dalam sebatang rokok.
Meski demikian, bahaya merokok bukan saja akan mengenai si perokok, tetapi juga orang lain yang tidak merokok, yang berada di sekitarnya. Mereka sering disebut dengan istilah “perokok pasif”. Oleh karena itu, jika di sekitarmu ada orang yang sedang merokok—entah itu orang tua, saudara, atau teman — tegurlah agar menjauh darimu, atau bila itu terjadi di tempat umum, berusahalah menjauh dari kemungkinan ikut mengisap asap rokok.
Begitu juga kalau si perokok itu adalah tante atau saudaramu yang sedang hamil, kamu juga harus berani menegurnya. Jangan takut dibilang sok tahu, sebab hasil dari sebuah penelitian terhadap 4.000 anak berumur 0-5 tahun menunjukkan bahwa anak-anak yang orang tuanya mengisap rokok 10 batang sehari, menyebabkan peningkatan jumlah kasus asma serta mempercepat munculnya gejala asma pada anak-anaknya.
Begitu juga anak yang kembali dari rumah sakit setelah perawatan asma akut, penyembuhannya akan terganggu karena orang tua yang merokok. Asap rokok tidak hanya memberikan efek negatif terhadap anak-anak yang telah lahir, tapi juga pada janin yang masih ada di dalam rahim.
Mengana? Karena mengisap asap rokok orang lain, bahaya yang ditimbulkannya lebih besar daripada bagi si perokok itu sendiri. Maksudnya begini. Sebatang rokok yang sedang dibakar akan menghasilkan asap utama dan asap sampingan. Asap utama adalah asap rokok yang terisap langsung dan masuk ke paru-paru perokok, sebelum kemudian diembuskan kembali.
Asap sampingan adalah asap rokok yang dihasilkan oleh Ujung rokok yang terbakar. Asap sampingan ini akan mengganggu kesehatan karena mengandung zat-zat berbahaya, di antaranya adalah tar, karbonmonoksida (CO), dan nikotin.
• Tar mengandung bahan kimia yang beracun, merusak sel paru-paru dan meyebabkan kanker.
• Karhonnionoksida adalah gas beracun yang dapat mengakibatkan berkurangnya kemampuan darah membawa oksigen.
• Nikotin merupakan salah satu jenis obat perangsang yang dapat merusak jantung dan sirkulasi darah, nikotin membuat pemakainya kecanduan.
Gangguan kesehatan apa saja yang bisa kamu alami?
• Alergi: Asap rokok bisa menjadi factor pemicu terjadinya alergi sehingga kamu akan mengalami batuk-batuk, pusirtg, iritasi mata, sampai sesak napas.
• Angina: Nyeri dada akibat penyempitan pembuluh darah pada jantung.
• Asma: Mengalami kesulitan bernapas.
Di samping itu, merokok juga berpotensi menyebabkan kanker paru-paru dan dalam waktu lama menyebabkan gangguan organ lainnya.
Referensi
Keren Tanpa Narkoba
Oleh Weka Gunawan
This entry was posted in Kesehatan and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. racun rokok, bahaya merokok dan zat zat terkandung dlm merokok, racun, bahaya merokok dan zat-zat yang terkandung didalam rokok dan penyakit yang ditimbulkan, gambar racun di dalam rokok, zat-zat yang terdapat dalam sebatang rokok jika dibakar, zat-zat yang ada didalam rokok jika dibakar, zat yang dihasilkan rokok bila dibakar, Zat Racun di dalam Rokok, spesifikasi bahaya rokok, racun yang berada di rumah, pengertian rokok dan zat - zat yang terkandung, merokok perhatikanlah orang di sekitarmu, gambar zat-zat yang terkandung dalam rokok, gambar sebatang rokok

Tumbuhan Obat

Followers