Automatic translation of this blog page

Rabu, 02 Maret 2011

Vitamin A dari Ubi Jalar Merah


Jangan pernah lagi menyia-nyiakan ubi jalar merah, karena khasiatnya lebih dahsyat dari sekedar menjaga kesehatan mata. Sekelompok antioksidan yang tersimpan dalam ubi jalar merah mampu menghalangi laju perusakan sel oleh radikal bebas. Karenanya ubi jalar merah  dapat mencegah kemerosotan daya ingat dan kepikunan, penyakit jantung koroner, serta kanker. Plus bonus sehat lainnya termasuk membuat kita tetap awet muda.
.
Ubi merah mengandung trio antioksidan, yaitu betakaroten serta vitamin C dan E. Merah pertanda kaya betakaroten kita mengenal ada beberapa jenis ubi jalar. Yang paling umum adalah ubi jalar putih. Selain itu ada juga yang ungu maupun merah. Sekalipun disebut ubi jalar merah, sebenarnya warna daging buahnya adalah tidak merah, tapi kekuningan hingga jingga alias orange.
Mengapa pilih yang merah ? Dibanding ubi jalar putih, tekstur ubi jalar merah memang lebih berair dan kurang masir, tapi lebih lembut. Rasanya tidak semanis yang putih padahal kadar gulanya tidak berbeda. Ubi jalar putih mengandung 260 mkg (869 SI) betakaroten per 100 gram, ubi merah yang berwarna kuning emas tersimpan 2900 mkg (9675 SI) betakaroten, ubi merah yang berwarna jingga 9900 mkg (32967 SI). Makin pekat warna jingganya, makin tinggi kadar betakarotennya yang merupakan bahan pembentuk vitamin A dalam tubuh.
Sumber utama karbohidrat yang baik untuk penderita diabetes karena kandungan gulanya sederhana. Ubi jalar merah juga sangat kaya akan pro vitamin A atau retinol. Bayangkan, didalam 100 gr ubi jalar merah terkandung 2310 mcg (setara dengan 1 tablet vitamin A). Bahkan dibandingkan bayam dan kangkung, kandungan vitamin A ubi jalar merah masih setingkat lebih tinggi.
Untuk Kesehatan
Para ahli sering menganjurkan konsumsi ubi merah. Sebab, dalam 100 g ubi merah terkandung sekitar 14 mg betakaroten, yang ampuh melindungi tubuh dari molekul oksigen jahat (radikal bebas), selain 28 mg vitamin C dan 6 IU vitamin E.
Mengonsumsi ubi merah dan makanan lain yang kaya betakaroten dapat menetralkan molekul sebelum merusak berbagai bagian tubuh, seperti pembuluh darah dan organ mata. Cara ini juga ampuh melawan kanker dan penyakit jantung. Dr Morris dan kawan - kawan melakukan penelitian yang melibatkan 1900 responden. Hasilnya, mereka yang dalam darahnya banyak mengandung karotenoid, bukan hanya betakaroten tetapi juga lutein dan zeaxanthim, mempunyai risiko 72 persen lebih rendah terserang penyakit jantung.
Sebagian besar serat ubi jalar merah merupakan serat larut, yang bekerja serupa busa spon. Serat menyerap kelebihan lemak / kolestrol darah, sehingga kadar lemak / kolestrol dalam darah tetap aman terkendali. Serat alami oligosakarida yang tersimpan dalam ubi jalar merah ini sekarang menjadi komoditas bernilai dalam pemerkayaan produk pangan olahan, seperti susu. Selain itu sumber serat ubi merah sangat baik bagi diabetesi (penderita diabetes). Serat makanan secara langsung dapat membantu menurunkan gula darah karena diserap secara perlahan dan tidak semuanya menjadi glukosa dalam aliran darah. Ini artinya, dapat mengendalikan gula darah pada diabetesi.
Ubi merah juga baik dikonsumsi oleh mereka yang ingin menurunkan berat badan karena mengandung karbohidrat kompleks. Selain itu, juga vitamin B, folat, dan B6, yang bermanfaat untuk mendorong fungsi otak tetap maksimal.
Saat membeli ubi, pilihlah yang dagingnya berwarna orange dan bagian kulitnya berwarna merah. Makin kuat warnanya, makin banyak kadar betakarotennya. Kulit ubi jalar berwarna bermanfaat mencegah sembelit, membantu menyerap kelebihan lemak dalam darah, dan menghalangi munculnya sel kanker. Lebih istimewa lagi jika kulit ubi jalar dimasak dengan cara digoreng. Adanya minyak goreng justru mempermudah penyerapan betakaroten dan antosianinnya.
Kandungan lemak dalam ubi cukup rendah, sehingga perlu ditambahkan lemak saat pengolahannya. Penyerapan betakaroten oleh tubuh akan optimal bila terdapat lemak yang menyertainya. Jika demikian kenyataannya, kini jangan pernah lagi menganggap remeh ubi jalar merah. Nikmati kapan saja kita suka, sambil memupuk manfaatnya.(Tabloid Lezat/Dv/Ijs)

Manfaat Ubi Jalar dan Kedelai dapat Mencegah Pengeroposan Tulang (Osteoporosis)

Ubi jalar dan kedelai efektif mencegah osteoporosis atau pengeroposan tulang, karena mengandung kalsium yang cukup tinggi yang bermanfaat untuk memperkuat tulang. Osteoporosis merupakan masalah kesehatan di usia lanjut dan sudah menjadi perhatian dunia, termasuk Indonesia. Seiring dengan meningkatnya usia harapan hidup, penderita osteoporosis juga bertambah.
Kondisi itu tentu merugikan kualitas kehidupan, terutama bagi kaum wanita. Bagi wanita, menurunnya fungsi ovarium dapat menimbulkan proses osteoporosis, sejak usia 40 tahun, fungsi ovarium menurun sampai indung telur tidak berfungsi yang menjadikan wanita menopause atau tidak menstruasi lagi. Penurunan fungsi ovarium ini juga menyebabkan adanya gangguan metabolisme kolesterol dan trigliserid.
Osteoporosis menjadi penyakit sistemik dari tulang atau kerangka yang ditandai dengan menurunnya masa tulang dan rusaknya mikroarsitektur di dalam tulang bagian dalam sehingga menyebabkan terjadinya patang tulang. Ada beberapa penyebab osteoporosis, di antaranya aktivitas berat saat remaja sebelum terjadi menstruasi yang pertama.
Olah raga berlebihan saat tulang dan kerangka belum sempurna mendapat asupan hormonal menjadikan tidak tercapainya puncak masa tulang yang menyebabkan osteoporosis dini. Selain wanita, orang keturunan Asia dan Caucasian, dan orang dengan tubuh ramping atau kurus akan mempunyai faktor risiko tinggi mengidap osteoporosis.
Risiko itu akan meningkat jika seseorang memiliki riwayat keluarga patah tulang, peminum alkohol, perokok, dan asupan kalsium yang rendah pada diet, tubuh membutuhkan kalsium tinggi di mana 99 persen kalsium dari tubuh terdapat di dalam tulang dan 30 persen diperlukan bagi tulang sendiri. Kebutuhan kalsium bagi anak dan remaja mencapai 1.200 mg per hari, pria dan wanita sebanyak 1.000 mg saban hari.

Ubi Jalar, Makanan Kaya Manfaat yang Sering Diremehkan

ubi-jalar_largeNama ilmiah: ipomoea batatas
Nama daerah: Setilo (Lampung), gadong (Aceh), gadong enjolor (Batak), telo (Madura), kaselo (Bali), hui boiet (Sunda), ketela rambat (Jawa Tengah), katila (Dayak), katabang (Sumbawa), uwi (Bima), lame jawa (Makasar), patatas (Ambon), ima (Ternate).

Ubi jalar jarang masuk dalam daftar menu keluarga. Biasanya ubi jalar hanya diolah sebagai makanan selingan. Ada yang sekadar dikukus atau digoreng, ada pula yang dibuat keripik atau getuk.
Padahal, di sejumlah negara barat, ubi jalar justru menjadi primadona. Dalam perayaan hari besar seperti Natal dan Thanksgiving Day, warga Amerika lazim membuat sajian eksklusif dari ubi jalar. Ada cake, kue kering, pure pelengkap steak atau salad, es krim, puding, muffin, souffle, pancake, kroket, sup krim, atau sebagai taburan hidangan panggang.
Ubi jalar juga banyak dimanfaatkan masyarakat Jepang. Ubi yang masih sekeluarga dengan kentang ini diolah menjadi berbagai makanan menarik seperti permen, es krim, dan mie.
Cara pengolahan yang kurang variatif, disertai dengan stigma murahan membuat ubi jalar jarang dikonsumsi masyarakat Indonesia. Padahal selain memiliki kandungan gizi tinggi, tanaman ini juga dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
Ubi jalar banyak mengandung vitamin, mineral, fitokimia (antioksidan), dan serat (pektin, selulosa, hemiselulosa). Dalam 100 g ubi jalar terdapat 76 kalori yang terdiri dari 17,6 g karbohidrat, 1,57 g protein, 0,05 g lemak, 3 g serat, 30 mg kalsium, 0,61 mg zat besi, 25 mg magnesium, 0,30 mg seng, 0,6 mcg selenium, 337 mg kalium, 22,7 mg vitamin C, dan juga terdapat vitamin A, E, B-6, dan K, serta tidak mengandung kolesterol. Semua kandungan itu terdapat dalam umbi maupun daunnya.
Sebuah penelitian menyebutkan bahwa daun ubi jalar mengandung protein lebih tinggi dibanding dengan daun singkong. Kandungan serat kasar juga cukup tinggi dan ini berarti daun ubi jalar efektif untuk mencegah gangguan pencernaan, kegemukan, dan diabetes.
Beberapa manfaat ubi jalar

Kekebalan tubuh
Ubi jalar sangat kaya akan beta karoten, antioksidan utama, serta berbagai nutrisi lain seperti vitamin C, vitamin B kompleks, zat besi, dan fosfor. Hal ini menjadikan ubi jalar sebagai penguat imun yang hebat.
Peradangan
Ubi jalar mengandung antiperadangan, didukung dengan adanya betakaroten, vitamin C dan magnesium, maka ubi jalar sangat efektif dalam menyembuhkan peradangan baik internal maupun eksternal.
Bronchitis
Kandungan vitamin C, zat besi, dan nutrisi lainnya membantu menyembuhkan bronchitis. Ubi jalar juga dipercaya bisa menghangatkan tubuh (mungkin karena rasa manis serta nutrisi lainnya).
Arthritis
Kandungan betakaroten, magnesium, seng, dan vitamin B kompleks menjadikan ubi jalar sebagai pilihan yang tepat untuk mengatasi arthritis. Air rebusan ubi jalar bisa dioleskan pada persendian untuk meredakan sakit akibat arthritis.
Kanker
Kandungan betakaroten, antioksidan, antikarsinogen utama, dan vitamin C, sangat penting untuk menyembuhkan berbagai jenis kanker, terutama kanker kolon, usus halus, prostat, ginjal, dan kanker pada organ dalam lainnya.
Keseimbangan air
Serat dalam ubi jalar akan membantu menahan air, sehingga keseimbangan cairan dalam tubuh dapat dipertahankan.
Radang lambung
Ubi jalar menimbulkan efek nyaman di lambung dan usus halus. Vitamin B kompleks, vitamin C, betakaroten, kalium, dan kalsium sangat efektif meredakan radang lambung. Selain itu, serat yang dikandung ubi jalar bisa mencegah terjadinya konstipasi dan penimbunan asam, sehingga akan menurunkan kemungkinan terjadinya radang lambung. Antiperadangan dan kandungan yang menenangkan dari ubi jalar juga bisa mengurangi rasa sakit dan peradangan lambung.
Diabetes
Pengidap diabetes seringkali dihimbau untuk menghindari makanan yang manis. Hal ini tidak berlaku pada ubi jalar. Makanan satu ini sangat efektif dalam meregulasi kadar gula darah dengan membantu sekresi dan fungsi insulin. Tetapi, tidak berarti kalau pengidap diabetes bisa makan ubi jalar tanpa aturan. Tetapi, mereka bisa mengganti asupan nasi atau karbohidrat mereka dengan ubi jalar.
Penambahan berat badan
Ubi jalar mengandung karbohidrat kompleks disertai vitamin dan mineral yang mudah dicerna. Oleh sebab itu, ubi jalar merupakan sumber energi dan efektif untuk membangun otot. Bagi Anda yang tidak percaya diri karena tulang-tulang menonjol ke permukaan kulit, cobalah mengonsumsi makanan super ini. Cara ini tidak menghasilkan efek samping apa pun sehingga lebih aman daripada mengonsumsi suplemen pembangun otot.
Keuntungan lain
Ubi jalar efektif menghentikan ketergantungan pada rokok, minuman beralkohol, serta narkotika tertentu. Selain itu, ubi jalar sangat baik bagi kesehatan pembuluh darah vena dan arteri. Konsentrasi betakaroten yang tinggi serta fosfor sangat baik bagi kesehatan mata dan kardiovaskular.

Beberapa resep pengobatan dengan ubi jalar

Bisul
10 g daun ubi jalar yang masih segar ditumbuk sampai lumat lalu ditempelkan pada bisul.
Demam berdarah
Satu ikat daun ubi jalar direbus dengan satu liter air, setelah dingin, saring dan minum air rebusan sebagai pengganti air minum kira-kira satu liter setiap hari.
Rabun ayam
Setengah kepal ubi jalar merah dicuci bersih dan diparut, campur dengan 3 sendok makan air masak dan 2 sendok makan madu. Kemudian diperas dan disaring. Minumlah air ramuan yang sudah disaring tersebut 3 x sehari sampai sembuh.
Mabuk perjalanan
Ambil ubi jalar secukupnya, cuci bersih, dan makanlah sedikit demi sedikit selama dalam perjalanan.
Diabetes melitus (kencing manis)
100 g ubi jalar, 15 g kulit labu bligo (benincasa hispida), dan 50 g biji alpukat direbus dengan 1.000 cc air hingga tersisa 500 cc, saring dan diminum airnya, sedangkan ubinya dimakan.
Sakit tenggorokan
Minum air seduhan bubuk ubi jalar putih. Bubuk ini didapatkan dari ubi yang dikeringkan dan ditumbuk hingga halus.
Cacingan dan susah buang air besar
Daun ubi jalar dijus lalu diminum. Dapat juga dilakukan dengan merebus daun ubi jalar dan meminumnya.
ubi-jalar-merah 
UBI JALAR MERAH
Kita mengenal ada beberapa jenis ubi jalar. Yang paling umum adalah ubi jalar putih. Selain itu ada juga yang ungu maupun merah. Meskipun disebut ubi jalar merah, sebenarnya warna daging buahnya tidak selalu merah, tetapi kuning hingga jingga atau oranye. Mengapa pilih yang merah?. Dibanding ubi jalar putih, tekstur ubi jalar merah lebih berair dan kurang masir, tetapi lebih lembut. Rasanya tidak semanis yang putih padahal kadar gulanya tidak berbeda. Semakin pekat warna ubi jalar berarti semakin tinggi kadar betakarotennya. Betakaroten merupakan bahan pembentuk vitamin A dalam tubuh.
Secangkir ubi jalar merah kukus yang telah dilumatkan mengandung betakaroten setara dengan kandungan dengan 23 cangkir brokoli. Pengolahan ubi jalar merah hanya merusak 10% kadar betakaroten, sedangkan penggorengan atau pemanggangan dalam oven hanya merusak 20% kadar betakarotennya. Penjemuran menghilangkan 40%  kandungan betakaroten. Menyantap seporsi ubi jalar merah kukus/rebus sudah memenuhi anjuran kecukupan vitamin A  dalam sehari. Dibandingkan bayam dan kangkung, kandungan vitamin A ubi jalar merah masih setingkat lebih tinggi.
Didukung pasukan zat gizi lain selain betakaroten, warna jingga pada ubi jalar juga memberi isyarat akan tingginya kandungan senyawa lutein dan zeaxantin, pasangan antioksidan karotenoid. Keduanya termasuk pigmen warna sejenis klorofil pembentuk vitamin A. Lutein dan zeaxantin merupakan senyawa aktif yang memiliki peran penting menghalangi proses perusakan sel.
Ubi jalar merah juga kaya vitamin E. Dua pertiga cangkir ubi jalar merah kukus yang dilumatkan dapat memenuhi asupan vitamin E dalam sehari. Zat gizi lain yang terdapat dalam ubi jalar merah adalah kalium, fosfor, mangan, dan vitamin B6.
Jika dimakan mentah ubi jalar merah dapat menyumbang cukup vitamin C. Makan 1 buah sedang ubi jalar merah mentah sudah memenuhi 42% anjuran kecukupan vitamin C sehari. Dibanding dengan havermut (oatmeal), ubi jalar merah lebih kaya serat, khususnya oligosakarida. Menyantap ubi jalar merah 2 - 3 kali seminggu membantu kecukupan serat, apalagi jika dimakan bersama kulitnya.
Khasiat ubi jalar merah sebagai obat mata telah terbukti di Kabupaten Jayawijaya. Awalnya 0,5 % penduduknya menderita bercak bitot (xeroftalmia), bercak putih kapur pada kornea mata. Penyakit kekurangan vitamin A ini dapat menyebabkan kebutaan. Setelah kebiasaan mereka menyantap ubi jalar merah berikut daunnya tak ada lagi penderita.
Manfaat lain ubi jalar merah mengendalikan produksi hormon melatonin yang menghasilkan kelenjar pineal di dalam otak. Melatonin merupakan antioksidan yang menjaga kesehatan sel dan sistem saraf otak, sekaligus mereparasinya jika ada kerusakan. Kurang asupan vitamin A dapat menghambat produksi melatonin dan menurunkan fungsi saraf otak, sehingga muncul gangguan tidur dan berkurangnya daya ingat. Keterbatasan produksi melatonin dapat menyebabkan turunnya produksi hormon endokrin yang mengakibatkan sistem kekebalan tubuh merosot. Kondisi ini memudahkan terjadinya infeksi dan mempercepat laju proses penuaan.
Ubi jalar merah yang mengandung vitamin A & E berlimpah dapat mengoptimumkan produksi hormon melatonin. Rajin makan ubi jalar merah dapat meningkatkan ketajaman daya ingat, kesegaran kulit, dan organ tetap terjaga. Kombinasi vitamin A (betakaroten) dan vitamin E dalam ubi jalar merah dapat menghalau stroke dan serangan jantung. Betakaroten mencegah stroke sementara vitamin E mencegah terjadinya penyumbatan dalam saluran pembuluh darah, sehingga munculnya serangan jantung dapat dicegah.
Keistimewaan ubi ini juga terletak pada kandungan seratnya yang sangat tinggi. Bagus untuk mencegah kanker saluran pencernaan dan mengikat zat karsinogen penyebab kanker di dalam tubuh. Sebagian besar serat ubi jalar merah merupakan serat larut yang bekerja seperti busa spon. Serat menyerap kelebihan lemak/kolesterol darah, sehingga kadar lemak/kolesterol dalam darah tetap aman. Serat alami oligosakarida yang tersimpan dalam ubi jalar merah ini sekarang menjadi komoditas bernilai dalam produk pangan olahan seperti susu. Selain mencegah sembelit, oligosakarida dapat memudahkan buang angin. Pada orang yang sangat sensitif, oligosakarida dapat mengakibatkan kembung. Ubi jalar merah merupakan umbi-umbian yang mengandung senyawa antioksidan paling komplit. Selain vitamin A, C, dan E, ubi jalar merah juga mengandung vitamin B6 (piridoksin) yang berperan penting dalam menyokong kekebalan tubuh.
Di luar perkiraan banyak orang ubi jalar merah dengan kandungan vitamin B6-nya mampu mengendalikan jerawat musiman yang muncul menjelang menstruasi. Agaknya hampir semua zat gizi yang terkandung dalam ubi jalar merah mendukung kemampuannya memerangi serangan jantung koroner. Kesimpulan sebuah hasil penelitian menyebutkan kalium dalam ubi jalar merah memangkas 40% risiko penderita hipertensi terserang stroke fatal. Sementara tekanan darah yang berlebihan pun merosot hingga 25 %.
Sumber:
1.    http://www.suaramerdeka.com/harian/0705/07/ragam01.htm
2.    http://www.rullysyumanda.org/humanipedia/health-news/441-khasiat-ubi-jalar.html
3.    http://warnadunia.com/manfaat-khasiat-dan-kandungan-ubi-jalar/
4.    http://akusangpelangi.blogspot.com/2009/02/manfaat-dan-khasiat-ubi-jalar.html
5.    http://tanamanobat.org/468/ketela/
6.    http://budiboga.blogspot.com/2006/07/kandungan-gizi-ubi-jalar-merah-vitamin.html
7.    http://abiaqila.multiply.com/journal/item/51/circulationofqifor_health_KETELA_RAMBAT_obat_DBD_paling_ampuh.

Jangan sepelekan ubijalar, terutama yang berwarna merah. Paul van Jaarsveld dan Sherry Tanumihardjo dari Departemen Ilmu Gizi, Universitas Wisconsin, Amerika Serikat, mengungkapkan Ipomoea batatas meningkatkan kinerja mata.
Dalam membuktikan khasiatnya, penelitian ini melibatkan 180 anak. Sebanyak 90 anak diberi ubi jalar merah. Selebihnya ubi jalar putih. Setelah dua bulan, kemudian anak yang makan ubi jalar merah,  menunjukkan bahwa jumlah vitamin A yang tersimpan dalam hati meningkat 10%. Peningkatan itu menyebabkan mata sehat. Sedangkan ubi jalar putih tidak memberi efek terhadap peningkatan vitamin A.
Sebaiknya berikan 125 g ubi jalar merah per hari kepada anak berusia 5-10 tahun. Untuk menjaga kesehatan mata mereka. Tapi jangan khawatir, ubi jalar merah ini juga bermanfaat bagi orang dewasa.
Konon ini rahasia awet muda Oom Liem. Sarapan Bubur ayam dengan Ubi Jalar Merah Rebus 2-3 kali seminggu...?!

Bagi Kesehatan Sekarang jangan pernah lagi menyia-nyiakan ubi jalar merah, karena khasiatnya lebih dahsyat dari sekedar menjaga kesehatan mata. Sekelompok antioksidan yang tersimpan dalam ubi jalar merah mampu menghalangi laju perusakan sel oleh radikal bebas. Karenanya ubi jalar merah dapat mencegah kemerosotan daya ingat dan kepikunan, penyakit jantung koroner, serta kanker.

Plus bonus sehat lainnya termasuk membuat kita tetap awet muda. Ubi jalar yang termasuk umbi-umbian murah ini jarang masuk dalam menu keluarga kita, padahal di dapur Barat, ubi jalar merupakan primadona. Pada perayaan hari besar besar, seperti Natal dan Thanksgiving Day, penduduk AS lazim membuat sajian eksklusif dari ubi jalar seperti cake, kue kering, pure pelengkap steak atau salad, es krim, puding, muffin, souffle, pancake, kroket, sup krim, maupun sebagai taburan hidangan panggang.

"Merah" pertanda kaya Betakaroten Kita mengenal ada beberapa jenis ubi jalar. Yang paling umum adalah ubi jalar putih. Selain itu ada juga yang ungu maupun merah. Sekalipun disebut ubi jalar merah, sebenarnya warna daging buahnya adalah tidak merah, tapi kekuningan hingga jingga alias orange. Mengapa pilih yang merah? Dibanding ubi jalar putih,tekstur ubi jalar merah memang lebih berair dan kurang masir (sandy), tapi lebih lembut. Rasanya tidak semanis yang putih padahal kadar gulanya tidak berbeda. Ubi jalar putih mengandung 260 mkg (869 SI) betakaroten per 100 gram, ubi merah yang berwarna kuning emas tersimpan 2900 mkg (9675 SI) betakaroten, ubi merah yang berwarna jingga 9900 mkg (32967 SI).

Makin pekat warna jingganya. makin tinggi kadar betakarotennya yang merupakan bahan pembentuk vitamin A dalam tubuh.

Secangkir ubi jalar merah kukus yang telah dilumatkan menyimpan 50000 SI betakaroten, setara dengan kandungan betakaroten dalam 23 cangkir brokoli, yang menggembirakan perebusan hanya merusak 10% kadar betakaroten, sedangkan penggorengan atau pemanggangan dalam oven hanya 20%. Namun penjemuran menghilangkan hampir separuh kandungan betakaroten, sekitar 40%. Menyantap seporsi ubi jalar merah kukus /rebus sudah memenuhi anjuran kecukupan vitamin A 2100 - 3600 mkg sehari.

Didukung Pasukan Zat Gizi Lain Selain betakaroten, warna jingga pada ubi jalar juga memberi isyarat akan tingginya kandungan senyawa lutein dan zeaxantin, pasangan antioksidan karotenoid. Keduanya termasuk pigmen warna sejenis klorofil merupakan pembentuk vitamin A. Lutein dan zeaxantin merupakan senyawa aktif yang memiliki peran penting menghalangi proses perusakan sel. Ubi jalar merah juga kaya vitamin E.

Dari 2/3 cangkir ubi merah kukus yang dilumatkan diperoleh asupan vitamin E untuk memenuhi kebutuhan sehari. Satu buah sedang (100 g) ubi jalar merah kukus hanya mengandung 118 kalori, 1/4 kalori sepotong black forest cake. Zat gizi lain dalam ubi jalar merah adalah kalium, fosfor, mangan dan vitamin B6. Jika dimakan mentah ubi jalar merah menyumbang cukup vitamin C.

Makan 1 buah sedang ubi jalar merah mentah sudah memenuhi 42 % anjuran kecukupan vitamin C sehari. Dibanding dengan havermut (oatmeal), ubi jalar merah lebih kaya serat, khususnya oligosakarida. Menyantap ubi jalar merah 2 - 3 kali seminggu membantu kecukupan serat. Apabila dimakan bersama kulitnya menyumbang serat lebih banyak lagi.

Khasiat Betakaroten Si Provitamin A Khasiat ubi jalar merah sebagai "obat mata" telah terbukti di Kabupaten Jayawijaya. Awalnya 0.5 % penduduknya menderita bercak bitot (xeroftalmia) , bercak putih kapur pada kornea mata. Penyakit kekurangan vitamin A ini dapat menyebabkan kebutaan. Setelah kebiasaan mereka menyantap ubi jalar merah berikut daunnya tak ada lagi penderita. Manfaat lain ubi jalar merah mengendalikan produksi hormon melatonin yang menghasilkan kelenjar pineal di dalam otak. Melatonin merupakan antioksidan andal yang menjaga kesehatan sel dan sistem saraf otak, sekaligus mereparasinya jika ada kerusakan. Kurang asupan vitamin A menghambat produksi melatonin dan menurunkan fungsi saraf otak sehingga muncul gangguan tidur dan berkurangnya daya ingat. Keterbatasan produksi melatonin berbuntut menurunkan produksi hormon endokrin, sehingga sistem kekebalan tubuh merosot. Kondisi ini memudahkan terjadinya infeksi dan mempercepat laju proses penuaan. Ubi jalar merah yang berlimpah vitamin A & E dapat mengoptimumkan produksi hormon melatonin. Dengan rajin makan ubi jalar merah, ketajaman daya ingat dankesegaran kulit serta organ tetap terjaga. Yang unik, kombinasi vitamin A (betakaroten) dan vitamin E dalam ubi jalar merah bekerja sama menghalau stroke dan serangan jantung.

Betakarotennya mencegah stroke sementara vitamin E ubi jalar merah mecegah terjadinya penyumbatan dalam saluran pembuluh darah, sehingga munculnya serangan jantung dapat dicegah. Manfaat tersebut didukung pula oleh kandungan serat dalam ubi jalar
merah. Sebagian besar serat ubi jalar merah merupakan serat larut, yang bekerja serupabusa spon. Serat menyerap kelebihan lemak/ kolesterol darah, sehingga kadar lemak/ kolesterol dalam darah tetap aman terkendali. Serat alami oligosakarida yang tersimpan dalam ubi jalar merah ini sekarang menjadi komoditas bernilai dalam pemerkayaan produk pangan olahan, seperti susu.

Selain mencegah sembelit, oligosakarida memudahkan buang angin. Hanya pada orang yang sangat sensitif oligosakarida mengakibatkan kembung. Tak Layak Disepelekan Ubi jalar merah merupakan umbi-umbian yang mengandung senyawa antioksidan paling komplet.Selain vitamin A, C, dan E, ubi jalar merah juga berlimpah vitamin B6 )piridoksin) yang berperan penting dalam menyokong kekebalan tubuh. Di luar perkiraan banyak orang
ubi jalar merah dengan kandungan vitamin B6-nya mampu mengendalikan jerawat musiman yang muncul menjelang menstruasi. Agaknya hampir semua zat gizi yang terkandung dalam ubi jalar merah mendukung kemampuannya memerangi serangan jantung koroner. Kesimpulan sebuah hasil penelitian menyebutkan kalium dalam ubi merah memangkas 40% resiko penderita hipertensi terserang stroke fatal.

Sementara tekanan darah yang berlebihan pun merosot 25 %. Jika demikian kenyataannya, kini jangan pernah lagi menganggap remeh ubi jalar merah. Nikmati kapan saja kita suka, sambil memupuk manfaatnya.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Entri Populer Pekan Ini

Universitas Negeri Padang, Padang Ekspress

Loading...