Automatic translation of this blog page

Wednesday, August 18, 2010

PEMANFAATAN BUAH, TONGKOL DAN RAMBUT JAGUNG SEBAGAI OBAT


PEMANFAATAN BUAH, TONGKOL DAN RAMBUT JAGUNG SEBAGAI OBAT

oleh Tarmizi, BSc






Rambut jagung yang selalu terbuang ternyata berkhasiat memperlancar keluarnya air seni. Bahkan khasiat itu sudah teruji secara klinik. Siapa saja tentu kenal jagung, yakni tanaman semusim yang punya nama Latin Zea Mays ini banyak tumbuh di pelosok tanah air. Jagung dibudidayakan terutama untuk diambil bijinya yang dimanfaatkan sebagai bahan pangan.

Jagung (Zea mays) termasuk ke dalam keluarga Poaceae.Di Sumatera nama lain dari jagung adalah eyako, jagong, jaung, jagul dan jagueng. Di Jawa disebut jagung, jagong, jenggel, jhaghung, bhuntebhun. Di Kalimantan sebagai jagung, jagong, katawung, boja, jele, pagung, coli dan jelai baha, sementara di Nusatenggara disebut jagung, jago, wataru, kamborung, terae jawa, latung, wata, fatah, watah, pelak, pena dan batar. Di Maluku disebut slaru, kastela, ara kastera, bara kastera, jagong, kilate, jagumu, jango, biskutu dan pastela. Di Sulawesi disebut toigu, batos, binte, binde, birale, warele dan dale, sedangkan di tarigi, kastera, kasera, kawokin, kati buro dan meru.

Sosok tanaman

Jagung merupakan tanaman setahun suku rumput-rumputan Gramineae. Tingginya antara 60 cm sampai 300 cm. Jagung dapat ditanam di lahan persawahan ataupun di halaman. Tanaman ini mempunayi daun berpelepah, dengan helaian merupakan pita. Bunga jantan letaknya terpisah dari bunga betina. Bunga jantan berbentuk bulir yang terdapat pada ujung batang. Sedangkan bunga betina jagung berbentuk tongkol yang ada di ketiak daun.

Tongkol muda sering dibuat lalapan rebus, sayur atau acar. Tongkol tuanya sering direbus atau dibakar. Daun pelindung tongkol yang sudah mengering sering digunakan sebagai pembungkus rokok dan makanan. Sementara daun dan batangnya digunakan sebagai pakan ternak.

Bagian tanaman jagung yang kurang mendapat perhatian adalah kepala putik yang dikenal dengan sebutan rambut jagung. Rambut jagung sering dibuang karena menyampah saja. Ternyata rambut jagung ini berkhasiat sebagai obat pelancar keluarnya air seni.

Telah diuji klinis

Selama ini secara tradisional masyarakat sudah sering menggunakan tongkol muda jagung sebagai obat pelancar air seni atau diuretik. Akan tetapi sesungguhnya rambut jagung pun mempunyai khasiat yang tak kalah baiknya.

Hal itu telah dibuktikan oleh peneliti dari Chinese Medicinal Material Research Centre,The Chinese University of Hongkong. Rambut jagung yang banyak mengandung kalium nitrat dan alkaloid ini telah di uji secara klinis ternyata bisa di pakai sebagai pelancar keluarnya air seni dan penurun tekanan darah tinggi. Sayang, penelitian di Hongkong itu belum berhasil mengungkap zat mana yang berkhasiat sebagai diuretik dan bagaimana proses pengobatannya. Dari uji klinis itu diketahui ,hasil rebusan dari 50 gram rambut jagung yang di cacah dalan 50 cc air,jika di minum dua kali sehari, bisa memperlancar keluarnya air kecil.

Kandungan kimianya

Biji jagung mengandung senyawa kimia zeaksantin, protein, asam maizenik, asam heksafosfor dan gula. Rambut jagung mengandung galaktan, xilan, dekstrosa, saponin, zat pati, flavon, harsa, minyak atsiri, minyak lemak, zat pahit, alantoin, pentosan obat kencing batu

Disamping itu ,terbukti pula,jika air rebusan dari 15 gram rambut jagung segar cacah dalam 150 cc air, yang di minum setiap hari selama 2 bulan akan dapat menurunkan tekanan darah penderita penyakit tekanan darah tinggi.Pengujian yang di lakukan terhadap relawan penderita tekanan darah tinggi di laboratorium milik Universitas Hongkong ini mendapatkan, tekanan darah mereka turun dari 170/90 menjadi 130/70 mm Hg. Bahkan ,ketika penelitian ini di teruskan sampai tujuh bulan ,tekanan darah mereka menjadi normal dan stabil.

Pengobatan lanjutan untuk penderita tekanan darah tinggi ini di teruskan sampai 7 bulan . Mereka tetap harus minum rebusan rambut jagung tiga kali sehari, pada pagi, siang dan sore. Banyaknya,50 cc per hari.

Jagung muda

Dalam dunia kesehatan, jagung muda besar nian peranannya untuk penyakit batu ginjal. Bagi yang sudah terbiasa menantap sayur jagung muda, dengan sendirinya jarang terkena batu ginjal. Karena dengan makan sayur jaugung muda sama artinya kita mencegah timbulnya penyakit batu ginjal.

Perlu diketahui bahwa jagung muda mengandung asam maisenat, minyak lemak, damar, glukosa, dan garam mineral. Barangkali karena kandungan inilah jagung muda menjadi berkhasiat.

Bagaimana dengan yang sudah terkena penyakit batu ginjal? Alangkah baiknya kalau mau menyantap sayur jagung muda untuk tujuan menyembuhkan penyakit batu ginjal. Caranya dengan menyediakan lima tongkol jagung muda yang dikupas, direbus dengan air 3 gelas dan biarkan mendidih hinga airnya tinggal separoh. Air rebusan jagung muda ini disaring dan diminum 3 x ½ gelas untuk pagi siang dan malam.

Untuk bekas cacar

Ambil beberapa buah jagung muda kemudian diparut hingga lembut. Selanjutnya dioleskan parutan itu ke bekas cacar tiap pagi dan sore. Cara ini dilakukan selama beberapa hari.

Untuk Kencing batu

Penyakit kencing batu dapat dilihat dari gejalanya, yaitu sakit waktu kencing, kencing bercampur darah, kencing bercampur batu. Untu obatnya Ambil teras dari 6 tonghkol jagung, dicuci lalu dimasak dengan air minum 5 gelas. Biarkan terus mendidih hingga airnya tinggal separohnya. Air rebusan ini setelah dingin diminum tiga kali sehari, tiap minum tigeperempat gelas.

Mengatasi hipertensi

Rambut jagung biasanya digunakan untuk obat hipertensi dalam bentuk air rebusan. Jika penderita hipertensi minum air rebusan rambut jagung tiap hari tiga kali, dalam masa 2 bulan Insya Allah tekanan darah penderita akan turun sekitar 30 mm Hg. Menurut hasil penelitian Styles dan Ceska, yang diduga sebagai faktor penurun tekanan darah dalam rambut jagung adalah kelompok senyawa falavanoid jenis gingketin. Selamat mencoba! (Tarmizi)

Tumbuhan Obat

Followers