Search This Blog

Loading...

Automatic translation of this blog page

Wednesday, February 9, 2011

ASMA DAN PENGOBATANNYA

Oleh Tarmizi, BSc, S.Pd

            Asma merupakan reaksi kronis atas ketidakberesan jalan napas. Hal ini merupakan sekresi lendir dan pembengkakan mukosa atau selaput lendir. Ketidakberesan ini bisa berpangkal pada zat alergen (penyebab alergi) yang datang dari luar tubuh, atau karena faktor dalam tubuh sendiri. Pada sebagian penderita khususnya anak-anak, kedua faktor ini kerap hadir secara bersamaan.
Asma adalah penyakit penyempitan saluran pernapasan semenJara waktu sehingga menjadi sulit bernapas. Gejala asma ditandai napas yang berat/sesak na as disertai napas berbunyi
hingga terjadi kegagalan pernapasan yang membahayakan.
Saat menarik napas, tekanan dalam dada menurun sehingga udara dapat masuk. Berkurangnya tekanan membantu mempertahankan agar saluran pernapasan tetap terbuka. Saat menghembuskan napas, tekanan di dalamnya meningkat sehingga mempengaruhi dinding saluran pernapasan dan cabangcabangnya sehingga menjadi pipih. Keadaan ini menyebabkan saluran pernapasan menjadi sempit sehingga sulit menghembuskan napas. Hal inilah yang menyebabkan penderita asma mengalami kesulitan saat menglienibuskan napas, yang biasanya juga disertai timbulnya suara.
Kondisi asma ini dapat menyerang semua tingkat umur, dan sebagian besar terjadi pada anak-anak di bawah umur 10 tahun. Kemungkinan terkena asma lebih diasebabkan faktor keturunan.  Hampir sepertiga penderita asma punya rekan sependeritaaan di dalam keluarganya, begitu pula bagi mereka yang orangtuanya penderita asma.
     Faktor pencetus timbulnya asma ini  antara lain karena serbuk tanaman, debu rumah atau binatang kecil sejenis tungau yang sering ada di rumah, serbuk kapuk dari bantal, bulu hewan piaraan, dan bahan tambahan pada makanan. Faktor internal penyebab asma diantaranya stres, kelelahan yang amat sangat, perubahan endokrin, perubahan suhu dan kelembaban. Sedangkan penyebab lain yaitu pemakaian aspirin dan obat-obatan antiradang.
Serangan akut penyakit ini biasanya berlangsung dengan beberapa gejala sekaligus atau simultan, dan lam kelamaan terasa kian parah, disertai pula dengan bunyi napas yang mencicit, juga batuk yang keras dan berat.Jika serangan akut datang, tetaplah usahakan agar proses pernapasan berjalan lancar. Upayakan agar sekresi alruran napas bisa dikeluarkan dengan lancar. Pasien didudukkan dengan posisi santai dan berikan air minum bening hangat. Hal ini meringankan serangan dan mempermudah bernapas.
Jika pasien biasa menggunakan  nebulizer, yakni alat penghirup asap untuk melegakan napas, boleh saja digunakan, asal tidak digunakan lebih dari 4 kali dalam 4 jam. Pemakaian nebulizer yang berlebihan justru akan melemahkan kondisi pasien. Usahakan agar penderita bernapas dengan tenang dan katakan padanya untuk menenangkan diri dan duduk pada posisi yang dirasa cukup nyaman untuk bernapas. 
     Untk mengurangi kemungkinan kambuhnya sesak napas akibat asma, sebaiknya penderita membiasakan diri bernapas dengan perlahan dan dalam. Usahakan agar mengeluarkan sekresi dengan membatukkannya secara baik, tarik napas dalam-dalam sambil membungkukkan badan dengan kedua tangan disilang di atas perut sebelum batuk. Jangan lupa pula sebaiknya penderita minum air 3 liter sehari. Pasien dan keluarganya harus tahu apa-apa yang dapat menimbulkan gejala asma, misalnya beberapa alergen, bau-bauan yang merangsang.
     Gejalanya nafas pendek/sesak nafas, badan pegal, kepala terasa berat, susah tidur dan sering batuk.
Penyebab:
Asma mempakan salah satu gangguan yang dapat disebabkan oleh faktor genetik atau karena alergi. Serangan dapat terjadi karena penderita menghirup serbuk sari ataupun debu rumall. Akan tetapi, kadang-kadang serangan dapat terjadi tanpa diketahui penyebabilya secara pasti. Serangan biasanya didahului oleh adanya infeksi pernapasan Nrang parah.
Hal-hal yang dapat memperburuk serangan asma antara lain: tekanan emosional, kelelahan, bau-bauan, asap rokok, perubahan suhu, kelembapan, dan lain-lain.
Pengobatan Asma:
·        015 gram bunga kenop segar direbus dengan 400 cc air hingga  tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.
·        30 gram akar putri malu/sikejUt direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, keniudian airnva diminurn selagi hangat.
·        Lobak putih secukupnya dijus hingga tertampung I mangkok, lalu ditim dan diminum.
·        Irisan jahe setebal 3 mrn ditempelkan dengan menggunakan koyo hangat/koyo cabe pada titik dazhui.
·        15 gram bunga melati direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.
·        60 gram rumput jukut pendul direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian air rebusannya diminum selagi hangat.
·        15 gram bunga melati dan 15 gram jahe direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat sebanyak 1/2 gelas.
·        Daun seledri 3 tangkai dan daun kapuk (randu) 9 lembar bersama gula enau dan garam sedikit ditumbuk jadi satu. Pindahkan ke dalam gelas dan tambahkan air ½ gelas, lalu diaduk. Diminum sebelum makan pagi. Lakukan bebrapa kali.
·        Bawang putih diiris kecil-kecil lalu direbus dengan 1 gelas air. Biarkan hingga airnya tingga ½ gelas. Ambil airnya dan tambahkan madu sesendok. Minumlah pagi dan sore, lakukan selam sepekan. Mandilah dengan air hangat, tidur yang cukup, jangan merokok, hindarkan udara dingin.
Pili salah satu resep tersebut, lakukan secara teratur 2 kah sehari. Selamat mencoba semoga Anda sembuh! Tarmizi, BSc, S.Pd
Sumber ide: Panasea No.86 Juli 94 dan Panasea No. 64, 1993; Ramuan Sorga, Bintang Usaha Jaya Yogyakarta; Penyembuhan Denganh Tanaman Obat, Komputindo Jakarta

Tumbuhan Obat

Followers