Search This Blog

Loading...

Automatic translation of this blog page

Wednesday, July 13, 2016

Terhindar dari kanker prostat

BUKAN rahasia lagi jika pria yang gemar makan sayuran lebih mungkin

terhindar dari kanker prostat. Lebih jauh, para peneliti menduga bahwa

bahan kimia dalam brokoli dan kembang kol dapat membantu dokter

mengobati penyakit tersebut.

Penelitian awal soal khasiat brokoli, kembang kol, dan sejenisnya untuk

pengobatan kanker prostat akan diarahkan pada pembuatan obat sayuran

yang dapat digunakan.

"Ini karya awal yang menarik, tapi jauh dari sesuatu yang terjadi di dalam

tabung tes untuk tahu persis apa yang terjadi pada manusia," kata Dr

Durado Brooks, direktur prostat dan kanker kolorektal pada American

Cancer Society.

Lebih banyak buah dan sayuran, kurang risiko kanker prostat

Angka kejadian kanker prostat telah meningkat dalam 10-20 tahun terakhir

di negara-negara Asia. Sejumlah perawatan tersedia, tapi efek samping

umumnya termasuk inkontinensia (pengeluaran urin tak disadari) dan

impotensi.

“Tingkat kanker prostat lebih rendah di negara-negara yang penduduknya

makan banyak buah dan sayuran, meskipun kaitan pasti antara pola makan

dan penyakit tersebut belum jelas,” kata Brooks, seperti dikutip dari

Health24.

Para peneliti dari University of California di Berkeley memutuskan untuk

menyelidiki perlawanan terhadap kanker pada bahan kimia dalam sayuran,

seperti brokoli, kembang kol, kale, kubis, dan tauge.

"Kami menyadari bahwa apa yang hilang adalah studi komprehensif soal

bagaimana senyawa-senyawa alami memengaruhi pertumbuhan dan fungsi

reproduksi sel-sel kanker," kata rekan penulis studi Gary Firestone, profesor

molekul dan sel biologi di University of California, Berkeley.

Para peneliti menemukan bahwa bahan kimia yang dikenal sebagai 3,3 '- diindolylmethane (DIM)—didapat setelah mengonsumsi sayuran—muncul

untuk mencegah pertumbuhan sel kanker payudara. Bahan kimia ini

selanjutnya berbalik mencegah pertumbuhan sel kanker prostat.

Para peneliti menemukan bahwa sel-sel kanker prostat yang diobati dengan

DIM tumbuh 70 persen lebih lambat dibandingkan sel yang tidak diobati.

Bahan kimia menghentikan sel kanker dari menerima sinyal testosteron

“Bahan kimia DIM muncul untuk mencegah sel kanker menerima sinyal dari

hormon testosteron. Hal ini yang pada gilirannya mencegah sel-sel

tumbuh,“ kata Firestone.

Sebaliknya, hormon terapi untuk pasien kanker prostat dirancang untuk

mencegah testosteron bisa mencapai sel terdepan.

"Anda memotong sinyal yang membuat sel-sel kanker prostat tumbuh," ujar

Firestone.

Ada kemungkinan bahwa bahan kimia tersebut dapat digunakan dalam

kombinasi dengan terapi hormon, dengan membiarkan dokter mengurangi

efek samping dari penurunan kadar testosteron.

Obat sayuran akan sangat murah dan mudah didapat

Memproduksi obat-obatan dari sayuran mungkin mudah dan murah.

"Ada banyak brokoli dan kubis, dan Anda dapat memeroleh banyak bahan

kimia ini dengan harga sangat murah," imbuh Firestone.

Namun, Brooks menegaskan, pengobatan hormon kurang umum di kalangan

pasien daripada perawatan kanker prostat lainnya, seperti bedah dan

radiasi.

“Penelitian bahan kimia yang berasal dari sayuran mungkin lebih penting

dalam hal pencegahan. Senyawa ini lebih penting untuk pencegahan kanker

prostat pada tahap awal perkembangannya, bukan pada tahap ketika

kanker sudah stadium lanjut," kata Satya Narayan, profesor anatomi dan sel

biologi di University of Florida.

Penelitian yang telah dipublikasikan di Journal of Biological Chemistry ini

masih belum menjelaskan berapa banyak sayuran yang harus dikonsumsi

pria untuk melindungi diri dari kanker prostat.

Tumbuhan Obat

Followers