Search This Blog

Loading...

Automatic translation of this blog page

Tuesday, May 8, 2012

PENYAKIT KUTIL KELAMIN DAPAT MENULAR



Oleh Tarmizi, BSc, S.Pd

          Kutil kelamin dengan nama keren kondilomata akuminata (KA) disebabkan oleh virus papiloma humanus (VPH) yang termasuk kelompok virus papova: Virus ini menginfeksi pada genitalia (alat kelamin), akhir-akhir ini menarik perhatian karena insidennya cenderung meningkat dan hubungannya dengan keganasan.
          Kondilomata akuminata (KA) telah dikenal sejak dulu dengan nama figs atau condyloma. Semenjak itu berbagai istilah telah dipakai untuk kelainan kulit ini seperti vegereal warts, venereal vegetation, gonorheal warts, dan condylomata acuminata. Yang terakhir ini merupakan istilah modern yang berarti pointed condyloma.
Jumlahnya meningkat
          Di Inggeris, kutil kelamin merupakan penyakit wajib lapor, ada tahun 1971 jumlah penderita adalah 8.916 pria dan 4.814 wanita. Jumlah ini meningkat pada tahun 1980 menjadi 16.760 pria dan 9.384 wanita (oriel, 1986). Laporan Centers for Disease Control dari Amerika menunjukkan kenaikan 5 kali lipat antara 1966-1981. Sedangkan di kilinik-klinik dijumapi rata-rata 3-4 kasus diantara 100 kunjungan penderita pria.
Dapat menular
          Walaupun sejak dulu sudah diduga bahwa penyakit ini menular, tetapi baru pada tahun 1984 terdapat bukti bahwa penyakit ini merupakan penyakit ditularkan lewat hubungan seksual. Penderita pada umumnya dari kelompok umur yang sudah matang segi aktivitas seksualnya, terutama kelompok umur 16-25 tahun. Penyakit kutil kelamin sering dijumpai bersama penyakit menular seksual lainnya seperti klamida trakomatis dan vaginitis, dimana penyakit-penyakit ini mengeluarkan sekret dan mempercepat pertumbuhan virus (Cholis, 1990).
          Menurut beberapa ahli, kutil kelamin punya kemungkinan untuk berubah bentuk keganasan dan diperkirakan 15% karsinoma penis dan 5% karsinoma vulva terjadi bersama-sama. dengan kutil kelamin.
          Peneliti Bagian Penyakit kutil kelamin FK-Unibraw melaporkan, selama tahun 1986-1988 didapatkan penderita kutil kelamin sebanyak 54 orang, terdiri dari 28 pria dan 26 wanita yang merupakan 3,39% dari seluruh penderita. PHS yang diperiksa dalam periode tersebut. Sementara. itu bagian penyakit kulit dan kelamin FK-Unand melaporkan 5 orang penderita dari seluruh penderita PHS yang diperiksa selama periode Mei 1987-Mei 1989, terdiri dari 4 pria dan 1 wanita.
          Pada anak, kondiloma vulva kadang dijumpai, tetapi kondiloma penis dan anus sangat jarang. Terjadinya. kondiloma pada anak sering kali tidak jelas, mungkin karena Child abuse atau waktu partus seorang ibu yang menderita kutil kelamin. Insiden anogenital (daerah anus dan kelamin) Pada anak saat ini tidak diketahui, karena sering kali pemeriksaan adanya kelainan kulit ini pada anak/bayi tak dilakukan.
          Cohen dan kawan-kawan (1980) melaporkan hasil penelitiannya terhadap 73 anak yang menderita. kutil kelamin. Dikemukakan bahwa Pada umumnya penularannya adalah nonseksual dan ditemukan sexual abuse pada 66 anak.
Gejala klinis.
          Kutil kelamin mempunyai gambaran klinis yang bermacam-macam. Lesi kondiloma biasanya mulai sebagai papel kecil, bewarna seperti kutil dan lunak. Beberapa lesi dapat bergabung membentuk palakat. Pada perkembangan selanjutnya, lest berpoliferasi menjadi massa verkulosa dan  polipoid  men yerupai kembang kool.
          Kutil kelamin (KA) Pada pria lebih jarang ditemukan pada penis yang diskumsisi. Meskipun pada tiap bagian penis dapat terkena, tapi pada mulanya biasa timbul di frenulum, surkus koronarius dan permukaan dalam frenulum. Lesi berupa multipel merah muda, lembab yang dapat bersatu menjadi lesi yang besar. Sedangkan kondiloma uretra sering dijumpai. sekitar 0,5-5% kutil penis diserta kondiloma uretra. Lesi Pada uretra biasanya multipel, bewarna merah cerah karena permukaan epitel yang tipis sehingga pembuluh darah dapat terlihat. Lesi dapat pula berbentuk satu daerah pigmentasi yang lebih gelap berbatas tegas. Kelainan ini hanya terlihat bila dibubuhi asam asetat 3-5% yang akan memberi perubahan warna epitel menjadi putih.
          Kondiloma akuminata Pada umumnya dipengaruhi oleh faktor host. KA umumnya akan tumbuh dan berkembang pada keadaan kekebalan seluler terganggu. Kondiloma yang meluas (ekstensif) ditemukan Pada Penyakit Hodgkin dan pada keadaan imunosupresi. Pada kehamilan, lesi juga bertambah besar karena timbulnya supresi sementara. Pada kekebalan seluler dan setelah melahirkan lesi berkurang, bahkan dapat terjadi penyembuhan spontan.
Komplikasi.
          Kondiloma genital dan anal (di alat kelamin dan anus) dapat tumbuh menjadi massa yang besar dan mengganggu penderita karena dapat mengalami infeksi sekunder dan perdarahan. Pada kehamilan, kondiloma yang besar dapat menghalangi partus karena obstruksi, perdarahan, kesukaran menjahit luka pada jaringan kondiloma pada waktu seksio sesaria yang seringkali diperlukan dan kemungkinan transmisi kondilloma ke janin pada waktu partus.
          Beberapa faktor risiko peningkatan terjadinya keganasan pada infeksi vph di daerah serviks (mulut rahim) telah diselidiki dan disebut antara lain peningkatan promiskuitas hingga terjadi penyebaran secara seksual, usia muda pada waktu melakukan hubungan seksual yang pertama, infeksi PHS (Penyakit hubungan seksual) yang lain, gangguan mentalitas, dan pengaruh rokok. Pada wanita perokok lendir serviks mengandung nikotin, hingga bersifat lebih mutagenik daripada yang bukan perokok. Berkembangnya lesi kondiloma menjadi suatu keganasan bergantung antara lain pada tipe virus yang ada.
Pengobatan.
          Perjalanan VPH pada umunya tidak dapat diramalkan, demikian pula respons terhadap pengobatan bervariasi dan dapat timbul regresi spontan. Menurut M.Soedarto dari Labor Penyakit kulit dan kelamin FK-Unand/RSUP M.Jamil Padang, telah ada cara diagnostik baru namun belum ditemuklan obat atau terapi tuntas yang menjamin kambuhnya penyakit kutil kelamin ini.
          Sebelum pengobatan, sebaiknya penderita diperiksa dulu terhadap kemungkinan adanya PHS lain seperti gonore, sifilis, trikomoniasis, kandiasis, yang perlu diatasi lebih dahulu. Dianjurkan agar pasangan seksual juga diperiksa dengan seksama. Hubungan seksual untuk sementara supaya dihindari. Dianjurkan pada penerita agar menjaga kebersihan kelamin (genital), untuk mencegah infeksi. Suasana yang lembab dan kotor akan mempercepat pertumbuhan kutil kelamin.
          Pada umunya pengobatan yang digunakan untuk kutil kelamin Sitotoksik atau destruktif. Pengobatan antara lain dengan podofilin,  5-Fluoro Urasil, Pengobatan bedah, laser C02, imunoterapi, dan pengobatan lain. Pada kehamilan tua diatas 24 minggu, sebaiknya pengobtan ditunda hingga selesai melahirkan.
          Kondiloma genital dan anal kini punya insiden cukup tinggi dan merupakan masalah, terutama dalam pengobatannya bagi dokter maupun penderitanya. (Tarmizi, BSc, S.Pd / Universitas Negeri Padang)
Referensi: Oriel. JD,"Condylomata acuminats adn genital molliscum contagiosum," Felman, JM (ed): sexuallly transmitted disease. Ed. Churchill Livingstone, 1986. 2) Cholis.M,"Beberapa Aspek Epidemiologi dan Pola Spektrum Penyakit Menular Seksual di beberapa Rumah Sakit di Indonesia," Berkat 11mu Penyakit Kulit dan Kelamin, Vol.2 No.3 (Supl) 1990. 3) Cohen, Honig, Andrphy, "Anogenital warts'in Children. Clinical and virological evaluation for sexual abise," Arch.dermatol, 1990. 4) Soedarto.M, "Kondilomata akuminata," Dexa Media (Supl) Vol.8, 1995.

Tumbuhan Obat

Followers